Post-tag ‘ilmu perbintangan’

RSS

Teleskop

Gambar 1. Diagram teleskop optik sederhana, menunjukkan hubungan antara panjang fokus, skala linier di detektor, dan skala sudut di langit. Catat kalau sudutnya dibesarkan. Sinar dari titik yang sangat jauh, A, semua jatuh ke sejajar obyektif satu sama lain dalam sudut yang sama. Hal yang sama juga terjadi pada sinar dari titik B. Sinar yang ditunjukkan melewati pusat lensa yang tidak mengalami pembelokan karena simetri lensa. Bila pengamatan visual yang diinginkan, perlu meletakkan sebuah lensa (yang disebut okuler) di bidang fokus teleskop bukannya detektor. Okuler kemudian akan membelokkan cahaya kembali sehingga manusia dapat melihat citranya.Sabtu, 28 Agustus 2010 - Walaupun teknologi yang diperlukan untuk mengumpulkan cahaya dan kualitas hasilnya sangat beraneka ragam sepanjang pita gelombang, prinsip dasarnya sama: tugas teleskop adalah mengumpulkan sebanyak mungkin

Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.