<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita dan Fakta Ilmiah Harian &#187; Botani</title>
	<atom:link href="http://www.faktailmiah.com/kategori/biologi/botani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.faktailmiah.com</link>
	<description>Pelajari fakta ilmiah dan perkembangannya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Apr 2013 04:21:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Kafein dalam Nektar Mendorong Kinerja Lebah dan Memperkaya Penyerbukan</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2013/03/09/kafein-dalam-nektar-mendorong-kinerja-lebah-dan-memperkaya-penyerbukan.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2013/03/09/kafein-dalam-nektar-mendorong-kinerja-lebah-dan-memperkaya-penyerbukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Mar 2013 03:11:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[kafein]]></category>
		<category><![CDATA[Lebah]]></category>
		<category><![CDATA[lebah madu]]></category>
		<category><![CDATA[memori]]></category>
		<category><![CDATA[nektar]]></category>
		<category><![CDATA[penyerbukan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=11858</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian dari Anda mungkin perlu secangkir kopi untuk memulai hari. Hal ini tampaknya berlaku pula bagi lebah madu untuk bisa lebih berdengung dengan mengkonsumsi nektar bunga yang mengandung kafein. Dalam jurnal Science, para peneliti menunjukkan bahwa kandungan kafein mampu meningkatkan memori lebah madu sekaligus &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2013/03/09/kafein-dalam-nektar-mendorong-kinerja-lebah-dan-memperkaya-penyerbukan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2013/03/09/kafein-dalam-nektar-mendorong-kinerja-lebah-dan-memperkaya-penyerbukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemanasan Global? Hutan di Masa Depan Jauh Lebih Tangguh dalam Meredam Karbon Dioksida</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/10/18/pemanasan-global-hutan-di-masa-depan-jauh-lebih-tangguh-dalam-meredam-karbon-dioksida.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/10/18/pemanasan-global-hutan-di-masa-depan-jauh-lebih-tangguh-dalam-meredam-karbon-dioksida.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 16:54:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[karbon dioksida]]></category>
		<category><![CDATA[ozon]]></category>
		<category><![CDATA[pemanasan global]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=9629</guid>
		<description><![CDATA[Hutan Amerika Utara tampaknya memiliki kapasitas yang besar untuk menyerap gas perangkap-panas, karbon dioksida, lebih besar dari dugaan para peneliti sebelumnya. Hasilnya, hutan bisa membantu memperlambat laju pemanasan iklim yang disebabkan manusia, lebih dari yang diperkirakan oleh para ilmuwan, simpul &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/10/18/pemanasan-global-hutan-di-masa-depan-jauh-lebih-tangguh-dalam-meredam-karbon-dioksida.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/10/18/pemanasan-global-hutan-di-masa-depan-jauh-lebih-tangguh-dalam-meredam-karbon-dioksida.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memberi Makan Dunia Sekaligus Melindungi Bumi: Rencana Global bagi Pertanian yang Berkelanjutan</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/10/13/memberi-makan-dunia-sekaligus-melindungi-bumi-rencana-global-bagi-pertanian-yang-berkelanjutan.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/10/13/memberi-makan-dunia-sekaligus-melindungi-bumi-rencana-global-bagi-pertanian-yang-berkelanjutan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 04:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[agrikultural]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=9575</guid>
		<description><![CDATA[Masalahnya sangat mencolok: Satu miliar orang di bumi tidak memiliki cukup makanan saat ini. Diperkirakan pada tahun 2050 akan ada lebih dari sembilan miliar manusia yang hidup di planet ini. Sementara itu, praktek pertanian saat ini justru merupakan salah satunya &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/10/13/memberi-makan-dunia-sekaligus-melindungi-bumi-rencana-global-bagi-pertanian-yang-berkelanjutan.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/10/13/memberi-makan-dunia-sekaligus-melindungi-bumi-rencana-global-bagi-pertanian-yang-berkelanjutan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Studi Terbaru Menunjukkan Bagaimana Pepohonan di London Membersihkan Udara dari Polusi</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/10/05/studi-terbaru-menunjukkan-bagaimana-pepohonan-di-london-membersihkan-udara-dari-polusi.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/10/05/studi-terbaru-menunjukkan-bagaimana-pepohonan-di-london-membersihkan-udara-dari-polusi.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 16:09:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[perkotaan]]></category>
		<category><![CDATA[pohon]]></category>
		<category><![CDATA[polusi]]></category>
		<category><![CDATA[udara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=9479</guid>
		<description><![CDATA[Penelitian terbaru oleh para ilmuwan di University of Southampton telah menunjukkan bagaimana pepohonan di kota London mampu meningkatkan kualitas udara dengan menyaring partikulat polusi yang merusak kesehatan manusia. Makalah yang dipublikasikan bulan ini dalam jurnal Landscape and Urban Planning menunjukkan &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/10/05/studi-terbaru-menunjukkan-bagaimana-pepohonan-di-london-membersihkan-udara-dari-polusi.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/10/05/studi-terbaru-menunjukkan-bagaimana-pepohonan-di-london-membersihkan-udara-dari-polusi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leluhur Tanaman Darat Terungkap</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/18/leluhur-tanaman-darat-terungkap.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/18/leluhur-tanaman-darat-terungkap.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Apr 2011 07:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[Evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[darat]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=7408</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya diduga bahwa tanaman darat berevolusi dari ganggang mirip-Chara. Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal terbuka BioMed Central, BMC Evolutionary Biology, menunjukkan bahwa kerabat terdekat untuk tanaman darat sebenarnya merupakan konjugasi ganggang hijau seperti Spirogyra. Nenek moyang tanaman hijau mulai &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/18/leluhur-tanaman-darat-terungkap.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/18/leluhur-tanaman-darat-terungkap.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Evolusi Quaking Aspen</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/17/evolusi-quaking-aspen.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/17/evolusi-quaking-aspen.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2011 13:06:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Evy Siscawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[demografi tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[ekologi evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat sains]]></category>
		<category><![CDATA[kebugaran]]></category>
		<category><![CDATA[Konstruksi niche]]></category>
		<category><![CDATA[pewarisan nongenetik]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi nongenetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=7372</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Salah satu alasan untuk membedakan ontologi sebuah klon terfragmen (klon pemecah) dari yang terintegrasi kohesif (integrator permanen) adalah bahwa mereka sepertinya memiliki nasib evolusi yang berbeda – walaupun mereka mungkin mendiami daerah permukaan yang sama dan karenanya lingkungan selektif &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/17/evolusi-quaking-aspen.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/17/evolusi-quaking-aspen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Populus tremuloides: Mahluk Hidup Terbesar di Dunia?</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/12/populus-tremuloides-mahluk-hidup-terbesar-di-dunia.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/12/populus-tremuloides-mahluk-hidup-terbesar-di-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 14:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Evy Siscawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[biosains]]></category>
		<category><![CDATA[ekologi evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat sains]]></category>
		<category><![CDATA[populasi tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[rekor tanaman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=7130</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Seperti Jeffrey B Mitton dan Michael C Grant (1996) catat, sebagian akar quaking aspen, Populus tremuloides, dapat mencapai usia lebih dari satu juta tahun. Apa yang lebih menarik lagi adalah siklus reproduksinya. Seperti dalam banyak tanaman, quaking aspen &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/12/populus-tremuloides-mahluk-hidup-terbesar-di-dunia.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/12/populus-tremuloides-mahluk-hidup-terbesar-di-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eceng Gondok</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/09/eceng-gondok.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/09/eceng-gondok.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 11:43:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Evy Siscawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[botani]]></category>
		<category><![CDATA[Eceng gondok]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[kolam]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[zoologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=7043</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Tanaman mengambang di kolam adalah tambahan paling disukai karena mereka menyediakan penutup permukaan, menaungi air kolam dan menyediakan tempat bagi ikan untuk kabur dari panas matahari. Eceng Gondok berasal dari Brazil dan entah kapan sampai ke Indonesia. Tanaman ini &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/09/eceng-gondok.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/09/eceng-gondok.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beringin</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/beringin.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/beringin.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2011 12:05:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Evy Siscawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[akar napas]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[botani]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[pohon beringin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=6941</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Beringin itu adalah pohon yang memulai hidupnya sebagai epifit ketika bijinya bersemai di celah atau retakan pohon induknya (atau struktur seperti bangunan dan jembatan). Biasanya beringin merupakan jenis umum yang berasal dari India bernama Ficus benghalensis, pohon nasional India, &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/beringin.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/beringin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Evolusi Instan pada Lalat Putih: Hanya Dengan Penambahan Bakteri</title>
		<link>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/evolusi-instan-pada-lalat-putih-hanya-dengan-penambahan-bakteri.html</link>
		<comments>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/evolusi-instan-pada-lalat-putih-hanya-dengan-penambahan-bakteri.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2011 22:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gun HS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Botani]]></category>
		<category><![CDATA[Evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[bakteri]]></category>
		<category><![CDATA[evolusi]]></category>
		<category><![CDATA[inang]]></category>
		<category><![CDATA[lalat putih]]></category>
		<category><![CDATA[populasi]]></category>
		<category><![CDATA[serangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.faktailmiah.com/?p=6902</guid>
		<description><![CDATA[Hanya dalam waktu enam tahun, bakteri bergenus Rickettsia menyebar melalui populasi lalat putih ubi jalar (Bemisia tabaci). Serangga lalat yang terinfeksi ini bertelur lebih banyak, mengembang lebih cepat dan lebih mungkin untuk bertahan hidup hingga dewasa dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang &#8230; <a href="http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/evolusi-instan-pada-lalat-putih-hanya-dengan-penambahan-bakteri.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.faktailmiah.com/2011/04/08/evolusi-instan-pada-lalat-putih-hanya-dengan-penambahan-bakteri.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced
Database Caching 3/14 queries in 0.009 seconds using disk: basic
Object Caching 785/918 objects using disk: basic

 Served from: www.faktailmiah.com @ 2013-05-18 22:47:22 by W3 Total Cache -->