Diposting Minggu, 29 Juli 2012 jam 9:26 pm oleh Evy Siscawati

Iklan Kampanye Menyerang Lawan Politik oleh Kelompok Independen Lebih Efektif daripada oleh Kandidat

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 29 Juli 2012 -


Menurut sebuah artikel terbaru di  American Politics Research, sebuah jurnal SAGE, kekuatan iklan yang disponsori oleh kelompok independen terletak bukan hanya dalam volumenya, namun juga efektivitas relatifnya. Ketika sebuah iklan disponsori oleh kelompok independen, para peneliti menemukan kalau iklan tersebut jauh lebih efektif daripada iklan yang sama tapi disponsori oleh seorang kandidat.

“Studi ini menunjukkan kalau kandidat harus berharap pada tenaga kerja tidak resmi, dimana kelompok independen yang tidak akuntabel bagi pemilih akan bekerja dengan melakukan kampanye yang tidak perlu dilakukan oleh kandidat,” tulis pengarang studi Deborah Jordan Brooks dan Michael Murov.

Brooks dan Murov melakukan eksperimen dengan menunjukkan iklan pilkada negatif mengenai seorang kandidat fiktif. Iklan tersebut didukung oleh lawan kandidat, oleh kelompok independen nonpartai, atau tidak kedua-duanya dan ditunjukkan pada sampel sebanyak 1500 orang dari AS.

 Tanpa melihat sponsornya, Brooks dan Murov menemukan kalau iklan semuanya sama persuasifnya tentang kelemahan kandidat yang menjadi target iklan. Perbedaannya adalah public menghukum kandidat untuk mensponsori iklan tersebut dengan apa yang disebut efek balik (backlash effect). Karena ada jauh lebih sedikit efek balik ditemukan pada kandidat ynag diuntungkan jika sponsor iklan adalah kelompok independen, iklan ini jauh lebih efektif ketika disponsori oleh   Citizens for a Better State Government daripada kandidat itu sendiri.

Para pengarang menyarankan pula kalau karena ada potensi efek balik dari pemilih, kelompok independen dapat memperoleh insentif lebih banyak untuk menghasilkan iklan yang sangat controversial sementara menghadapi sedikit insentif dari iklan yang jujur.

“Sampai pada mereka dapat memunculkan kontroversi, mereka dapat memperoleh liputan media gratis yang dapat memperluas cakupan mereka melebihi pengeluaran iklan yang sesungguhnya,” tulis para pengarang.

Sumber berita:

 SAGE Publications

Referensi jurnal:

D. J. Brooks, M. Murov. Assessing Accountability in a Post-Citizens United Era: The Effects of Attack Ad Sponsorship by Unknown Independent Groups. American Politics Research, 2012; 40 (3): 383 DOI: 10.1177/1532673X11414791

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.