Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara Berpenghasilan Rendah
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Senin, 14 Mei 2012 - Sebuah peningkatan yang signifikan dalam kasus korupsi mengalahkan manfaat dari liberalisasi ekonomi, menurut sebuah tinjauan sistematik oleh para peneliti Universitas Greenwich.
Peneliti Dr Mehmet Ugur dari Sekolah Bisnis and Dr Nandini Dasgupta dari Sekolah Humaniora, menyatakan kalau korupsi adalah ‘keburukan publik internasional’, dan tidak baik bagi negara berpenghasilan rendah. Tinjauan mereka, ditulis terutama untuk pembuat kebijakan dan mereka yang berusaha menghadapi korupsi, menawarkan bukti perlunya intervensi kebijakan anti korupsi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil. Namun ia juga menunjukkan kalau intervensi tersebut harus diintegrasikan dengan tata pemerintahan yang baik, khususnya manajemen investasi dan pengeluaran publik, untuk memperoleh dampak yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi.
Sementara praktek korupsi mewabah di penjuru dunia, ada determinasi yang tumbuh di banyak negara untuk menghabisi praktek tidak jujur yang membantu orang kaya menghabiskan orang miskin dan ekonomi secara luas. Puluhan ribu telah berdemonstrasi di jalanan Brasil dan India untuk memprotes kebudayaan birokrasi, pendanaan partai rahasia, mengabaikan kebobrokan, dan membayar kembali ‘bantuan untuk bantuan.’
Evidence on the economic growth impacts of corruption in low-income countries and beyond: a systematic review tersedia secara online, dan didanai oleh Kementrian Pembangunan Internasional Inggris.
Sumber berita: University of Greenwich
- Urutan Genom Coelacanth Menginformasikan Evolusi Vertebrata Darat
- Misi Kepler NASA: Tiga Planet Berukuran Super-Bumi Ditemukan Dalam Zona Layak Huni
- Teknik Ultra-cepat Menyingkap Prinsip-prinsip Perancangan dalam Biologi Kuantum
- Studi Telur Mengungkap Eratnya Hubungan Evolusi Antara Burung dan Dinosaurus
- Ilmuwan Membentuk Sel-sel Saraf Baru – Langsung di Dalam Otak
- Ilmuwan Temukan Kemungkinan untuk Menciptakan Bahan Bakar dari Karbon Dioksida di Atmosfer
- Metascreen Ultra-tipis: Setahap Mewujudkan Mantel Tembus Pandang ala Harry Potter
- Kehadiran Manusia di Kepulauan Pasifik Sebabkan Kepunahan Massal Burung
- Kehidupan Ditemukan Dalam Ekosistem Terluas di Bumi, Jauh di Kedalaman Kerak Samudera
- Ilmuwan Menghidupkan Kembali Embrio Katak yang Telah Punah
