Diposting Kamis, 22 Maret 2012 jam 2:23 pm oleh Evy Siscawati

Lemak Darah Menunjukkan Kalau Saran Nutrisi Online Tidak Efektif

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 22 Maret 2012 -


Penyelidik dari  Vrije Universiteit Amsterdam, Maastricht University, dan Erasmus University di Belanda memeriksa 442 dewasa Belanda sehat untuk menentukan efektivitas sebuah intervensi berpanduan computer yang ditujukan untuk mengurangi asupan lemak. Bukannya hanya melihat pada panggilan pelaporan sendiri untuk mengevaluasi asupan lemak diet, yang dapat disimpangkan oleh ukuran kesalahan, pengabaian, dan jawaban yang diinginkan secara social, para peneliti mengevaluasi hasil yang lebih handal – lemak darah (total, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida). Program computer ditujukan untuk mengurangi asupan lemak jenuh tidak berdampak pada nilai darah.

Drs. Willemieke Kroeze, PhD, dan Johannes Brug, PhD, asisten professor dan professor dari Vrije Universiteit, mengatakan, “intervensi berbantuan computer dengan satu dosisi, ditujukan untuk mengurangi asupan lemak (jenuh), dimana dampak bermaknanya berdasarkan laporan sendiri, tidak cukup untuk menghasilkan perubahan yang terdeteksi dalam lemak darah pada studi sekarang.” Ketika ditanya bagaimana meningkatkan hasil dari situs saran nutrisi online, Dr. Kroeze menyarankan menggunakan metode “untuk meningkatkan kelayakan secara objektif menilai dampak intervensi pendidikan nutrisi berbantuan computer ditujukan pada pencegahan utama dalam latar kehidupan nyata. Selain itu, strategi harus dikembangkan untuk meningkatkan intensitas dan durasi intervensi berbantuan computer, dan untuk menerapkan interaksi social dalam intervensi tersebut.”

Studi ini mendokumentasikan pentingnya menemukan factor kunci yang mempengaruhi kemampuan individu mengubah perilaku makan khususnya lewat pendidikan nutrisi online. Ia juga menunjukkan pentingnya evaluasi kritis usaha pendidikan nutrisi, karena intervensinya sering dikembangkan online atas alasan hemat biaya dan mencapai cakupan program yang lebih luas.

Artikelnya adalah “Biomarker Evaluation Does Not Confirm Efficacy of Computer-tailored Nutrition Education” oleh Willemieke Kroeze, PhD; Pieter C. Dagnelie, PhD; Martijn W. Heymans, PhD; Anke Oenema, PhD; Johannes Brug, PhD. Muncul dalam Journal of Nutrition Education and Behavior, Volume 43, Issue 3 (September/October 2011) diterbitkan oleh Elsevier.

Sumber berita:

 Elsevier Health Sciences

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.