Diposting Jumat, 20 Januari 2012 jam 7:48 pm oleh Evy Siscawati

Keacakan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 20 Januari 2012 -


Ada beberapa ciri keacakan dalam proses fisika dengan merujuk perbedaannya dengan komputasi:

Pertama, dalam sebuah proses acak, tidak ada cara untuk menentukan sebuah fungsi yang nilainya dibangkitkan oleh proses, tanpa mereferensi pada proses itu sendiri. Fungsi ini ada dalam artian teori bilangan sebagai pasangan yang hasilnya dikeluarkan oleh proses. Namun dalam konteks ini, menentukan fungsi ini berarti menentukan hubungan yang diperoleh antara argumen dan nilai fungsi. Jika proses sepenuhnya acak, tidak ada cara untuk menentukan fungsinya tanpa membangkitkan nilai fungsi dengan menjalankan proses.

Kedua, sebuah proses acak tidak dapat diulang. Tentu saja, sebuah deretan peristiwa yang sama tidak dapat terjadi dua kali. Namun proses fisika dapat diulang dalam artian barisan keadaan yang sama (seperti didefinisi misalkan oleh himpunan persamaan dinamis) dapat muncul dalam sistem fisika yang sama ataupun dalam dua sistem fisika yang sama (misalnya dua sistem yang memenuhi persamaan yang sama). Proses acak murni tidak dapat diulang dalam artian ini. Mereka tidak dapat digunakan oleh yang lain yang tertarik untuk mempelajarinya. Bila tidak ada manusia, maka tidak ada yang dapat belajar dari proses yang tidak dapat diulang. Bila ada manusia, namun membuat kesalahan dalam mencatat hasilnya, kesalahan tersebut tidak akan pernah dapat diperbaiki.

Ketiga, seorang pengguna proses tidak dapat memilih nilai fungsi yang ia inginkan agar dibangkitkan oleh proses. Dalam kasus proses acak, seorang penggunan tidak punya cara menyetel sebuah sistem untuk menghitung nilai fungsi tertentu. Bila ia ingin mendapatkan nilai ke-n dari sebuah fungsi, apa yang bisa dilakukannya hanyalah membiarkan proses berjalan hingga tiba pada nilai ke-n tersebut. Jika hal ini tidak terjadi hingga satu juta tahun dari sekarang, tidak ada cara untuk mempercepatnya.

Sumber

Piccinini, G. 2011. The Physical Church-Turing Thesis: Modest or Bold? British Journal for the Philosophy of Science.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.