Diposting Senin, 9 Januari 2012 jam 6:50 pm oleh Evy Siscawati

Kera Besar Mampu Memperhitungkan Resiko Sebelum Bertindak

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 9 Januari 2012 -


Pengarang studi ini, dipimpin oleh  Daniel Haun dari Max Planck Institutes for Psycholinguistics (Nijmegen) dan Evolutionary Anthropology (Leipzig), menyelidiki perilaku dari empat spesies kera besar non manusia. Kera diberikan dua potong pisang: yang kecil, yang selalu ada di tempat yang sama, dan yang besar, yang tersembunyi dalam satu dari banyak cangkir, dan karenanya merupakan pilihan yang beresiko.

 Para peneliti menemukan kalau pilihan kera besar diatur oleh ketidakpastiannya dan kemungkinan sukses untuk pilihan beresiko, menunjukkan proses pembuatan keputusan yang baik. Kera memilih potongan kecil lebih sering ketika mereka tidak yakin dimana pisang besar disembunyikan. Semakin kecil kemungkinan menebak benar, semakin sering mereka memilih potongan kecil.

 Para peneliti juga menemukan kalau kera mencari pisang besar – dan mengambil resiko tidak dapat apapun – tidak kurang dari 50% waku. Pembuatan keputusan beresiko ini meningkat hampir 100% ketika perbedaan ukuran antara kedua pisang paling besar. Sementara semua spesies menunjukkan strategi pengambilan keputusan yang baik, simpanse dan orangutan lebih mungkin membuat pilihan beresiko ketimbang gorila dan bonobo. Alasan pasti atas hal ini masih belum diketahui.

 Haun menyimpulkan: “Studi kami menambah bukti kalau kehidupan mental dari kera besar lainnya jauh lebih hebat daripada yang sering diasumsikan.”

Sumber berita:

  Max-Planck-Gesellschaft

Referensi lanjut:

Daniel B. M. Haun, Christian Nawroth, Josep Call. Great Apes’ Risk-Taking Strategies in a Decision Making Task. PLoS ONE, 2011; 6 (12): e28801 DOI: 10.1371/journal.pone.0028801

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.