Habitable Exoplanets Catalog: Database Online Pertama tentang Planet-planet Layak Huni
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Selasa, 6 Desember 2011 - "Salah satu hasil yang penting dari peringkat ini adalah kemampuan untuk membandingkan berbagai ekxoplanet dari kandidat yang terbaik hingga yang terburuk untuk kehidupan."
Para ilmuwan kini mulai mengidentifikasi potensi exoplanet ‘layak huni’ setelah hampir dua puluh tahun mendeteksi planet-planet pertama di seputar bintang. Lebih dari 700 planet telah terdeteksi dan dikonfirmasi, sedangkan ribuan lainnya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut oleh misi-misi seperti Kepler NASA. Sebagian besar adalah gas raksasa, serupa dengan Jupiter dan Neptunus, namun mengorbit dalam jarak dekat yang berbahaya dengan bintang masing-masing. Hanya beberapa yang memiliki ukuran tepat dan orbit yang dipertimbangkan cocok untuk kehidupan.
Sekarang, Planetary Habitability Laboratory (PHL) dari University of Puerto Rico di Arecibo (Arecibo UPR) menyajikan penilaian baru tentang kelayakhunian planet-planet itu sebagai bagian dari Habitable Exoplanets Catalog (HEC – Katalog Ekxoplanet Layak Huni). Katalog ini tidak hanya mengidentifikasi ekxoplanet baru yang berpotensi layak huni, termasuk exomoon seperti dunia Pandora dalam film Avatar, tapi juga ranking planet-planet itu berdasarkan berbagai indeks kelayakhunian.
“Salah satu hasil yang penting dari peringkat ini adalah kemampuan untuk membandingkan berbagai ekxoplanet dari kandidat yang terbaik hingga yang terburuk untuk kehidupan,” kata Abel Méndez, Direktur PHL dan investigator utama dalam proyek.
Katalog ini menggunakan penilaian kelayakhunian baru seperti Indeks Kesamaan Bumi (ESI), Jarak Zona-zona Layak Huni (HZD), yang Kelayakhunian Primer Global (GPH), sistem klasifikasi, dan perbandingan dengan bumi di masa lalu dan saat ini. Hal ini juga menggunakan data dari database lain, seperti Ensiklopedia Planet Luar Tata Surya (http://www.exoplanet.eu), Explorer Data Exoplanet (http://www.exoplanets.org), Misi Kepler NASA (http://www.kepler.nasa.gov), dan sumber-sumber lainnya.
Menurut Méndez, “Pengamatan-pengamatan baru dengan observatorium darat dan orbital akan menemukan ribuan exoplanet di tahun-tahun mendatang. Kami berharap bahwa analisis yang terkandung dalam katalog kami akan membantu mengidentifikasi, mengatur, dan membandingkan potensi kehidupan pada penemuan-penemuan ini.”
Katalog ini mendaftarkan dan mengkategorikan penemuan exoplanet dengan menggunakan berbagai sistem klasifikasi, termasuk tabel sifat-sifat planet dan bintang. Salah satu klasifikasinya membagi planet-planet itu menjadi delapan belas kategori massa dan panas, membuat sebuah tabel yang mirip dengan tabel periodik untuk exoplanet. Sumber daya tambahan dari katalog akan mencakup visualisasi ilmiah dan peta bintang exoplanet. Berbagai mahasiswa berpartisipasi dalam proyek ini.
Hanya dua exoplanet yang sejauh ini sesuai dengan kriteria untuk kelayakhunian dalam katalog ini, yaitu Gliese 581d dan HD 85512b, keduanya sedikit banyak mirip dengan bumi. Bagaimanapun juga, katalog ini mengidentifikasi lebih dari 15 planet dan 30 exomoon sebagai kandidat berpotensi layak huni. Observasi masa depan dengan instrumen baru, seperti Terestrial Planet Finder (TPF) milik NASA, akan diperlukan untuk mengkonfirmasi kecocokan bagi kehidupan dari salah satu kandidat-kandidat ini.
“Saya berharap database ini akan membantu meningkatkan minat dalam membangun teleskop besar berbasis ruang angkasa untuk mengamati exoplanet secara langsung dan mencari tanda-tanda kehidupan,” kata Jim Kasting, seorang ahli ilmu kelayakhunian planet dari Penn State.
Informasi lebih lanjut: Katalog ini tersedia secara online dalam situs PHL: http://www.phl.upr.edu
Kredit: University of Puerto Rico, Arecibo Campus
- Urutan Genom Coelacanth Menginformasikan Evolusi Vertebrata Darat
- Misi Kepler NASA: Tiga Planet Berukuran Super-Bumi Ditemukan Dalam Zona Layak Huni
- Teknik Ultra-cepat Menyingkap Prinsip-prinsip Perancangan dalam Biologi Kuantum
- Studi Telur Mengungkap Eratnya Hubungan Evolusi Antara Burung dan Dinosaurus
- Ilmuwan Membentuk Sel-sel Saraf Baru – Langsung di Dalam Otak
- Ilmuwan Temukan Kemungkinan untuk Menciptakan Bahan Bakar dari Karbon Dioksida di Atmosfer
- Metascreen Ultra-tipis: Setahap Mewujudkan Mantel Tembus Pandang ala Harry Potter
- Kehadiran Manusia di Kepulauan Pasifik Sebabkan Kepunahan Massal Burung
- Kehidupan Ditemukan Dalam Ekosistem Terluas di Bumi, Jauh di Kedalaman Kerak Samudera
- Ilmuwan Menghidupkan Kembali Embrio Katak yang Telah Punah
