Diposting Rabu, 30 November 2011 jam 5:55 pm oleh Gun HS

Mengkonsumsi Ikan, Melindungi Otak dari Alzheimer

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 30 November 2011 -


Orang yang mengkonsumsi ikan panggang atau ikan kukus secara mingguan dapat meningkatkan kesehatan otak mereka serta mengurangi resiko terserang gangguan kognitif ringan (MCI) dan penyakit Alzheimer, demikian menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan hari ini dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America (RSNA).

“Ini adalah studi pertama yang menetapkan hubungan langsung antara konsumsi ikan, struktur otak dan risiko Alzheimer,” kata Cyrus Raji, MD, Ph.D., dari University of Pittsburgh Medical Center dan University of Pittsburgh School of Medicine. “Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi ikan panggang atau ikan kukus minimal satu kali seminggu memiliki pelestarian volume materi abu-abu yang lebih baik pada MRI di area-area otak yang berkaitan dengan risiko penyakit Alzheimer.”

Penyakit Alzheimer adalah penyakit progresif otak yang sulit disembuhkan, yang perlahan menghancurkan memori dan kemampuan kognitif. Menurut National Institute on Aging, sebanyak 5,1 juta warga Amerika mungkin menderita penyakit Alzheimer. Pada MCI, kehilangan memori memang terjadi namun pada tingkat yang lebih rendah jika dibandingkan dengan penyakit Alzheimer. Namun penderita MCI seringkali terus berkembang ke arah penyakit Alzheimer.

Dalam penelitian ini, 260 orang berkognitif normal dipilih dari Cardiovascular Health Study. Informasi tentang konsumsi ikan dikumpulkan dengan menggunakan Kuesioner Frekuensi Makanan National Cancer Institute. Terdapat 163 pasien yang mengkonsumsi ikan setiap minggu, dan mayoritas mengkonsumsi ikan sebanyak 1-4 kali per minggu. Setiap pasien menjalani MRI volumetrik 3-D otak.

Morfometri berbasis voxel, yaitu teknik pemetaan otak yang mengukur volume materi abu-abu, digunakan untuk memodelkan hubungan antara konsumsi ikan setiap minggu dan struktur otak dalam 10 tahun kemudian. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan apakah pelestarian volume materi abu-abu yang terkait dengan konsumsi ikan mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Penelitian ini dikontrol berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, ras, obesitas, aktivitas fisik, dan ada atau tidak adanya apolipoprotein E4 (ApoE4), sebuah gen yang meningkatkan risiko perkembangan Alzheimer.

Volume materi abu-abu sangat penting bagi kesehatan otak. Saat volume ini tetap lebih tinggi, maka kesehatan otak sedang dipertahankan. Sedangkan penurunan volume materi abu-abu mengindikasikan sel-sel otak yang menyusut.

Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi ikan panggang atau ikan kukus secara mingguan positif berkaitan dengan volume materi abu-abu di beberapa area otak. Lebih besar pada area hipokampus, posterior cingulate dan volume korteks frontal orbital dalam kaitannya dengan konsumsi ikan yang mengurangi risiko MCI atau Alzheimer sebanyak hampir lima kali lipat.

“Mengkonsumsi ikan panggang atau ikan kukus mempromosikan neuron yang lebih kuat dalam materi abu-abu otak dengan membuat mereka lebih besar dan sehat,” kata Dr. Raji. “Ini pilihan gaya hidup sederhana yang meningkatkan daya tahan otak terhadap penyakit Alzheimer dan menurunkan risiko untuk gangguan ini.”

Hasil studi ini juga menunjukkan peningkatan tingkat kognisi pada orang yang mengkonsumsi ikan panggang atau ikan kukus.

“Memori kerja, yang memungkinkan orang fokus pada tugas dan informasi untuk memori jangka pendek, merupakan salah satu domain kognitif yang paling penting,” kata Dr. Raji. “Memori kerja ini dihancurkan oleh penyakit Alzheimer. Kami menemukan tingkat memori kerja yang lebih tinggi pada orang yang mengkonsumsi ikan panggang atau ikan kukus secara mingguan, bahkan ketika faktor-faktor lain diperhitungkan, seperti pendidikan, usia, jenis kelamin dan aktivitas fisik.”

Sedangkan mengkonsumsi ikan goreng, di sisi lain, tidak terbukti meningkatkan volume otak atau melindungi terhadap resiko penurunan kognitif.

Kredit: Radiological Society of North America
Jurnal Presentasi: Cyrus Raji MD, PhD, Kirk Ericson PhD, Oscar Lopez MD, Lewis Kuller MD, Gach H. Michael PHD, Paul Thompson PhD, Mario Riverol MD, PhD, James Becker PhD. Regular Fish Consumption Is Associated with Larger Gray Matter Volumes and Reduced Risk for Cognitive Decline in the Cardiovascular Health Study. Radiological Society of North America, 02 December 2011. SESSION: ISP: Neuroradiology (Cognition II)

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.