Diposting Kamis, 10 November 2011 jam 7:23 am oleh Gun HS

Penemuan Dua Jenis Bintang Neutron Menunjukkan Dua Kelas Supernova yang Berbeda

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 10 November 2011 -


Para astronom dari Universitas Southampton dan Oxford telah menemukan bukti bahwa bintang neutron, jenis bintang yang dihasilkan apabila sebuah bintang masif meledak sebagai supernova, benar-benar hadir dalam dua varietas yang berbeda. Temuan mereka juga menunjukkan bahwa setiap varietas dihasilkan dari jenis peristiwa supernova yang berbeda.

Bintang neutron merupakan tahap akhir evolusi dari bintang masif. Jenis bintang ini mewakili bentuk materi yang paling ekstrim: massa sebuah bintang neutron melebihi matahari secara keseluruhan, tapi diperas menjadi bola yang hanya berdiameter lebih kecil dari kota Jakarta.

Dalam sebuah makalah yang akan dipublikasikan minggu ini dalam Nature, Profesor Christian Knigge dan Malcolm Coe dari Universitas Southampton, bekerja sama dengan Philipp Podsiadlowski dari Universitas Oxford, mengungkapkan bagaimana mereka telah menemukan dua populasi bintang neutron yang berbeda yang tampaknya telah terbentuk melalui dua saluran supernova yang berbeda.

“Para ahli teori sebelumnya telah berspekulasi tentang kemungkinan keberadaan berbagai jenis bintang neutron, tetapi tidak pernah ada bukti pengamatan yang jelas bahwa memang benar-benar ada lebih dari satu jenis,” kata Profesor Coe.

Para astronom menganalisis data pada sampel besar binari sinar-X bermassa-tinggi, yang merupakan sistem bintang ganda di mana sebuah bintang neutron berputar-putar cepat sambil mengorbiti sebuah bintang muda yang besar. Bintang neutron dalam sistem ini juga secara berkala menyedot material dari mitranya. Selama fase tersebut, bintang neutron menjadi pulsar sinar-X: kecerahannya meningkat dengan sangat hebat, namun radiasi sinar-X yang dihasilkannya berdenyut pada periode bintang neutron itu berputar-putar. Sistem seperti ini sangat berguna, karena pada waktu denyutan tersebut, para astronom dapat mengukur secara akurat periode bintang neutron itu berputar-putar.

Para astronom mendeteksi dua kelompok yang berbeda dalam satu set besar periode putaran yang diukur dengan cara ini, dengan satu kelompok bintang neutron yang biasanya berputar sekali setiap 10 detik, dan yang lainnya sekali setiap 5 menit. Temuan ini lantas memunculkan kesimpulan bahwa dua populasi bintang neutron yang berbeda terbentuk melalui dua saluran supernova yang berbeda.

“Temuan ini membawa kita kembali ke proses yang paling mendasar tentang evolusi bintang dan membawa kita ke pertanyaan bagaimana supernova benar-benar bekerja,” tambah Profesor Knigge. “Ini membuka berbagai area penelitian baru, baik di bagian observasi maupun teoritis.”

Kredit: Universitas Southampton
Jurnal: Christian Knigge, Malcolm J. Coe, Philipp Podsiadlowski. Two populations of X-ray pulsars produced by two types of supernova. Nature, 09 November 2011. DOI: 10.1038/nature10529

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.