Diposting Kamis, 10 November 2011 jam 11:37 am oleh Gun HS

Indeks Gas Rumah Kaca Terus Menanjak secara Berkelanjutan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 10 November 2011 -


Update terbaru Indeks Gas Rumah Kaca Tahunan (AGGI – Annual Greenhouse Gas Index) dari NOAA, yang mengukur pengaruh iklim langsung dari gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana, menunjukkan tren kenaikan yang stabil sejak dimulainya Revolusi Industri pada tahun 1880-an.

Dimulai dari tahun 2004, AGGI mencapai 1,29 pada tahun 2010. Artinya, gabungan efek pemanasan dari gas rumah kaca yang ditambahkan ke atmosfer oleh aktivitas manusia telah meningkat sebanyak 29 persen sejak tahun 1990, tahun “indeks” yang digunakan sebagai dasar untuk perbandingan. Hal ini sedikit lebih tinggi daripada AGGI 2009, yang mencapai 1,27, ketika gabungan efek pemanasan dari gas-gas rumah kaca tambahan ini mencapai 27 persen lebih tinggi daripada di tahun 1990.

“Peningkatan jumlah gas rumah kaca di atmosfer kita menunjukkan bahwa perubahan iklim merupakan masalah masyarakat yang akan dihadapi untuk waktu yang lama,” ujar Jim Butler, direktur Divisi Pemantauan Global pada Laboratorium Riset Sistem Bumi NOAA di Boulder, Colorado. “Pemanasan iklim memiliki potensi yang mempengaruhi aspek sebagian besar masyarakat, termasuk pasokan air, pertanian, ekosistem dan ekonomi. NOAA akan terus memantau gas-gas ini ke depannya untuk lebih memahami dampaknya terhadap planet kita.”

AGGI analog dengan dial pada selimut listrik – yang saat diputar, tidak akan memberitahu kapan persisnya Anda akan mendapatkan panas, demikian pula dengan AGGI dalam memprediksi suhu tertentu. Namun sama seperti memutar dial untuk meningkatkan panas selimut listrik, kenaikan AGGI mengartikan pemanasan rumah kaca yang lebih besar.

Para ilmuwan NOAA menciptakan AGGI untuk mengenali bahwa karbon dioksida bukanlah satu-satunya gas rumah kaca yang mempengaruhi keseimbangan panas di atmosfer. Banyak gas tahan lama lainnya yang juga berkontribusi terhadap pemanasan, meskipun tidak sebanyak karbon dioksida saat ini.

Indeks Gas Rumah Kaca Tahunan NOAA mengukur pengaruh pemanasan iklim dari gas rumah kaca yang ditambahkan ke atmosfer oleh aktivitas manusia dan dibandingkan dengan tahun "indeks", yaitu tahun 1990. AGGI menunjukkan tren kenaikan yang stabil, mencapai 1,29 pada tahun 2010. Yang artinya, gabungan efek pemanasan dari gas rumah kaca yang ditambahkan ke atmosfer telah meningkat sebesar 29 persen sejak tahun 1990. (Kredit: NOAA)

AGGI juga meliputi metana dan dinitrogen oksida, gas-gas rumah kaca yang dipancarkan oleh kegiatan manusia dan juga memiliki sumber-sumber alam. Juga mencakup beberapa bahan kimia yang diketahui bisa menguras lapisan ozon pelindung bumi, yang juga aktif sebagai gas rumah kaca. AGGI 2010 merefleksikan beberapa perubahan dalam konsentrasi gas-gas ini, termasuk:

Para ilmuwan di Laboratorium Riset Sistem Bumi NOAA mempersiapkan AGGI setiap tahunnya dari data atmosfer yang dikumpulkan melalui jaringan sampling udara kerjasama internasional lebih dari 100 situs di seluruh dunia.

Para peneliti NOAA mengembangkan AGGI pada tahun 2004 dan telah begitu jauh menghitung ke belakang hingga ke tahun 1978. Data komposisi atmosfer dari inti es dan catatan lainnya dapat memungkinkan catatan akan diperpanjang selama berabad-abad.

Kredit: National Oceanic and Atmospheric Administration
Annual Greenhouse Gas Index (AGGI) tersedia secara online: http://www.esrl.noaa.gov/gmd/aggi/

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.