Diposting Rabu, 5 Oktober 2011 jam 12:22 am oleh Gun HS

Melihat Berat Kosmik Mengungkap Sejarah Lubang Hitam dan Galaksi

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 5 Oktober 2011 -


Dengan menggunakan teknologi dan peralatan analisis data yang canggih, sebuah tim astronom dari Institut Max Planck untuk Astronomi telah mengembangkan teknik baru dan kuat untuk menentukan secara langsung massa sebuah galaksi aktif pada jarak hampir 9 milyar tahun cahaya dari bumi. Metode ini menjanjikan pendekatan baru untuk mempelajari evolusi bersama antara galaksi dan lubang hitam di pusatnya. Hasil pertama menunjukkan bahwa bagi galaksi, bagian terbaik dari sejarah kosmik bukanlah sebuah waktu perubahan besar.

Salah satu perkembangan yang paling menarik dalam astronomi selama beberapa dekade terakhir ini adalah kesadaran bahwa galaksi tidak saja mengandung lubang hitam sentral berukuran raksasa, namun juga massa dari lubang hitam pusat secara langsung berkaitan dengan massa galaksi inang. Korelasi ini diperkirakan oleh model standar evolusi galaksi, yang disebut model hirarki, sebagaimana yang baru-baru ini ditunjukkan oleh para astronom dari Institut Max Planck untuk Astronomi.

Ketika para astronom melihat pada jarak yang lebih jauh dan lebih jauh, mereka melihat semakin jauh ke masa lalu. Menyelidiki korelasi massa antara lubang hitam dan galaksi pada kejauhan yang berbeda-beda, dan dengan demikian pada waktu yang berbeda dalam sejarah kosmik, memungkinkan para astronom mempelajari evolusi galaksi dan lubang hitam secara langsung.

Warna pada gambar galaksi J090543.56+043347.3 mengindikasikan apakah terdapat gas yang bergerak ke arah atau menjauh dari kita, dan berapa kecepatannya. Dengan menggunakan informasi ini, para peneliti merekonstruksi massa dinamis galaksi. Bentuk bintang menunjukkan posisi inti galaksi aktif, garis kontur di sekitarnya menunjukkan tingkat kecerahan atau cahaya yang dipancarkan oleh inti. Piksel-piksel biru tua menunjukkan gas yang bergerak ke arah kita dengan kecepatan 250 km/detik, piksel-piksel merah gelap adalah gas yang menjauh dari kita dengan kecepatan 350 km/detik. (Kredit: © K. J. Inskip/MPIA)

Bagi galaksi-galaksi yang lebih jauh dari 5 miliar tahun cahaya (sesuai dengan pergeseran merah z> 0,5), berbagai studi menghadapi kesulitan yang cukup besar. Objek yang biasanya dipelajari disebut galaksi aktif, dan terdapat pula metode mapan untuk memperkirakan massa lubang hitam di pusat galaksi. Yang menantang adalah massa dari galaksi itu sendiri: Pada jarak yang jauh, metode standar untuk memperkirakan massa galaksi menjadi sangat tidak pasti atau bahkan gagal sama sekali.

Kini, tim astronom dari Institut Max Planck untuk Astronomi, yang dipimpin oleh Dr. Katherine Inskip, untuk pertama kalinya telah berhasil “menimbang” langsung galaksi maupun lubang hitam pusatnya pada jarak yang jauh dengan menggunakan metode baru dan canggih. Sebuah galaksi, yang dikenal para astronom dengan angka J090543.56+043347.3 (kode berdasarkan posisi galaksi di luar angkasa) memiliki jarak 8,8 miliar tahun cahaya dari bumi (pergeseran merah z = 1,3).

Para astronom berhasil mengukur secara langsung massa dinamis dari galaksi aktif. Kunci dari gagasan ini adalah sebagai berikut: bintang dan awan gas galaksi mengorbiti pusat galaksi, misalnya, Matahari mengorbiti pusat galaksi Bima Sakti sekali setiap 250 juta tahun. Kecepatan orbital bintang-bintang yang berbeda-beda merupakan fungsi langsung distribusi massa galaksi. Tentukan kecepatan orbitalnya, maka Anda bisa menentukan massa total galaksi.

Kredit: Max-Planck-Gesellschaft
Jurnal: K. J. Inskip, K. Jahnke, H.-W. Rix, G. van de Ven. Resolving the Dynamical Mass of a z ~ 1.3 Quasi-stellar Object Host Galaxy Using SINFONI and Laser Guide Star Assisted Adaptive Optics. The Astrophysical Journal, 2011; 739 (2): 90 DOI: 10.1088/0004-637X/739/2/90

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.