Diposting Minggu, 28 Agustus 2011 jam 3:36 pm oleh Evy Siscawati

Referensi Ilmiah Mengenai Organisasi Diri

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 28 Agustus 2011 -


Kenyataannya, ada beberapa proses yang memunculkan kerumitan molekuler, istilah umum untuk proses tersebut adalah organisasi diri. Sebagian proses ini berada dalam pengendalian termodinamika, yaitu terjadi dalam pertukaran energi bebas negatif, dan juga ada proses organisasi diri yang tidak spontan, dalam pengendalian kinetik.

Bersama dengan peningkatan kompleksitas struktur ini, sifat lain harus dipertimbangkan – inovasi. Organisasi diri dan inovasi muncul sejalan. Kombinasi tertentu antara organisasi diri dan inovasi memunculkan reproduksi diri.

Istilah perakitan diri dan organisasi diri merupakan hal yang sinonim. Kita dapat berpendapat kalau perakitan diri lebih umum, dan organisasi diri berfokus pada kasus perakitan diri yang memunculkan derajat atau keteraturan tertentu (organisasi).

Ada banyak literatur mengenai perakitan diri dan/atau organisasi diri, dan digunakan secara praktis dalam semua bidang sains, dari kimia organik klasik hingga kimia polimer, sampai pada batas baru teknologi nano, robotika nano, kimia permukaan, dan elektrokimia.

Referensi kimia organik klasik dan kimia polimer:

  1. Lindsey, J. S. (1991). Self-assembly in synthetic routes to molecular devices – biological principles and chemical perspectives – a review. New J. Chem., 15, 153–80.
  2. Lawrence, D. S., Jiang, T., and Levett, M. (1995). Self-assembling supramolecular complexes. Chem. Rev., 95, 2229–60.
  3. Pope, M. T. and Muller, A. (1991). Polyoxometalate chemistry – an old field with new dimensions in several disciplines. Angew. Chem. Int. Ed. Engl., 30, 34–48.
  4. Zeng, F. W. and Zimmermann, S. C. (1997). Dendrimers in supramolecular chemistry: from molecular recognition to self-assembly. Chem. Rev., 97, 1681–712

Referensi teknologi nano dan robotika nano:

  1. Whitesides, G. M., Mathias, J. P., and Seto, C. T. (1991). Molecular self-assembly and nanochemistry – a chemical strategy for the synthesis of nanostructures. Science, 254, 1312–19.
  2. Bissel, R. A., Cordova, E., Kaifer, A. E., and Stoddart, J. F. (1994). A chemically and electrochemically switchable molecular shuttle. Nature, 369, 133.
  3. Whitesides, G. M. and Boncheva, M. (2002). Beyond molecules: self-assembly of mesoscopic and macroscopic components. Proc. Natl. Acad. Sci. USA, 99, 4769–74.

Referensi kimia permukaan dan elektrokimia:

  1. Miller, C., Cuendet, P., and Gratzel, M. (1991). Adsorbed omega-hydroxy thiol monolayers on gold electrodes – evidence for electron-tunneling to redox species in solution. J. Phys. Chem., 95, 877–86
  2. Dubois, L. H. and Nuzzo, R. G. (1992). Synthesis, structure, and properties of model organic-surfaces. Ann. Rev. Phys. Chem., 43, 437–63.
  3. Ulman, A. (1996). Formation and structure of self-assembled monolayers. Chem. Rev., 96, 1533–54.
  4. Decher, G. (1997). Fuzzy nano-assemblies: toward layered polymeric multicomposites. Science, 277, 1232–7.

Tentu saja, secara praktis semua biologi dicirikan oleh perakitan diri dan organisasi diri, dari pelipatan protein hingga interaksi protein-protein, dari dupleks asam nukleat hingga kompleks protein-asam nukleat, dari perakitan aktin dan pembentukan mikrotubula hingga perakitan virus mosaik tembakau, serta perakitan sel dan organ. Buku-buku yang membahas hal ini antara lain:

  1. 1.     Birdi, K. S. (1999). Self-Assembly Monolayer Structures of Lipids and Macromolecules At Interfaces. Plenum Press.
  2. 2.     Westhof, E. and Hardy, N., eds. (2004). Folding and Self-Assembly of Biological Macromolecules. World Scientific Publishing Company Inc.
  3. 3.     Riste, T. and Sherrington, D., ed. (1996). Physics of Biomaterials: Fluctuations, Selfassembly and Evolution (Nato Science Series Series E, Applied Sciences). Kluwer.
  4. Glotzer, S. C. (2004). Materials science. Some assembly required. Science, 306, 419–20

Sumber

Luisi, P.L. The Emergence of Life : From Chemical Origins to Synthetic Biology. Cambridge University Press, 2006.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.