Diposting Sabtu, 13 Agustus 2011 jam 3:19 pm oleh Evy Siscawati

Penaklukkan Api

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 13 Agustus 2011 -


Kapan dan bagaimana manusia purba memperoleh api? Letusan gunung berapi dan sambaran petir merupakan sumber alami. Walau begitu, merawat api adalah aktivitas yang lebih rumit. Bagaimana manusia purba mempertahankan api mereka?  Apakah mereka membawa api dari satu tempat ke tempat lain? Bila ya, bagaimana caranya? Pertanyaan-pertanyaan ini belum terjawab oleh para ilmuan.

Situs Menez Dragan

Kapan manusia purba pertama kali belajar mengendalikan api? Di Swartkrans, Afrika Selatan, para ilmuan menemukan tulang belulang hewan yang dibakar berusia 1,5 juta tahun. Bukti yang lebih konkrit datang dari situs Homo erectus di Zhoukoudian, China, berusia antara 460 ribu hingga 230 ribu tahun lalu. Para peneliti menemukan tulang belulang hewan yang dibakar, biji yang ditanak, dan alat-alat batu. Tungku tertua, dari sekitar 465 ribu tahun lalu, ditemukan di Menez-Dregan, Perancis. Disini manusia purba berulang kali menggunakan sebuah kawah arang yang dikelilingi batu. Pada 100 ribu tahun lalu, tungku merupakan hal yang umum. Situs berusia 40 ribu tahun di Abri Pataud, Perancis, mengandung batuan yang dihangatkan dan saluran pembuangan untuk udara dan asap; manajemen api yang baik penting saat itu maupun sekarang.

Sumber

Donald Johanson. Becoming Human.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.