Diposting Rabu, 3 Agustus 2011 jam 4:44 pm oleh Evy Siscawati

Struktur Sel Eukariotik

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 3 Agustus 2011 - Sebuah sel eukariotik umum berdiameter 10 mikron, sehingga volumenya seribu kali sel bakteri. Seperti bakteri, sel eukariotik mengandung selaput sel, protein sitoplasma, DNA, dan ribosom, dengan struktur yang berbeda dari elemen yang sama di sel prokariotik. Sel eukariotik bahkan memiliki banyak tampilan struktur yang lebih jelas lagi membedakannya dari sel prokariotik.


Dalam sitoplasma eukariotik ada sejumlah protein struktural yang membentuk jaringan. Mikrotubula, aktin, filamen intermediat, dan filamen tipis membentuk empat kategori serat yang ditemukan dalam sel eukariotik. Serat dalam sel memberikan kerangka struktur kaku, berpartisipasi dalam gerakan vesikel dan kromosom, dan berpartisipasi dalam mengubah bentuk sel sehingga ia dapat bergerak. Mereka juga mengikat mayoritas ribosom.

DNA sel eukariotik tidak mencampur bebas dengan sitoplasma, namun terselubung dalam selaput inti. Secara normal, hanya protein kecil dengan berat molekul kurang dari 20 hingga 40 ribu dapat bebas memasuki inti lewat selaput inti. Ini adalah struktur besar yang secara aktif mentranspor protein atau RNA ke dalam atau ke luar inti. Dalam tiap siklus sel, selaput inti meluruh, dan kemudian menggumpal kembali. DNA sendiri terkekang erat dengan sejenis protein yang disebut histon, yang fungsi utamanya tampaknya membantu DNA mempertahankan keadaan kakunya. Saat sel membelah, sebuah alat khusus bernama spindel, dan terdiri dari sebagian mikrotubula, dibutuhkan untuk menarik kromosom ke sel-sel anakan.

Perbandingan sel eukariotik dan prokariotik

Sel eukariotik juga mengandung organel khusus seperti mitokondria, yang melakukan fosforilasi oksidatif untuk membangkitkan energi kimia yang dibutuhkan sel. Dalam banyak hal, mitokondria mirip dengan bakteri dan kenyataannya tampaknya berevolusi dari bakteri. Mereka mengandung DNA, biasanya dalam bentuk kromosom melingkar seperti yang ditemukan juga pada E.coli dan ribosom yang berada di sitoplasma sel eukariotik.

Kloroplas melakukan fotosintesis pada sel tanaman, dan merupakan tipe organel khusus lainnya yang ditemukan dalam beberapa jenis sel eukariotik. Seperti mitokondria, kloroplas juga mengandung DNA dan ribosom yang berbeda dari struktur yang analog di daerah lain sel tersebut.

Sebagian besar sel eukariotik juga mengandung selaput dalam. Inti dikelilingi oleh dua selaput. Retikulum Endoplasma adalah selaput lain yang ditemukan dalam sel eukariotik. Ia berdampingan dengan selaput inti luar namun membentang di seluruh sitoplasma dalam banyak tipe sel dan terlibat dengan sintesis dan transpor protein selaput. Aparat Golgi adalah struktur lain yang mengandung selaput. Ia terlibat dengan modifikasi protein untuk transpornya ke organel sel lain atau untuk ekspor ke luar sel.

Sumber

Schleif, R. 1993. Genetics and Molecular Biology.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.