Diposting Jumat, 29 Juli 2011 jam 2:28 pm oleh Evy Siscawati

Kreativitas Manusia Purba

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 29 Juli 2011 -


Sekitar 30 ribu tahun lalu, leluhur kita mulai melukis dan mengukir representasi hewan yang luar biasa di dinding gua dan naungan batu. Selanjutnya, mereka memahat gambar hewan dan manusia.

Lukisan Manusia Purba di Gua Altamira

Seni gua mengandung gambar yang diukir dan dilukis tersembunyi di dalam gua. Seni naungan batu lebih terbuka untuk umum dan terdiri dari gambar-gambar yang diukir. Karena seni ini terpaparkan pada unsur-unsur alamiah, cat purba segera terkikis. Subjek lukisan purba yang paling umum adalah hewan yang bergerak, namun ada juga mahluk abstrak, garis-garis tangan manusia, bentuk-bentuk, titik-titik, dan aneka garis. Manusia jarang digambarkan. Seniman paleolitikum menciptakan pigmen dari mangan, dan ochre merah dan kuning. Mereka memerlukan obor untuk cahaya dan penjangkau untuk mencapai langit-langit. Mereka menggunakan tekstur kasar di dinding untuk menggambarkan gerakan dan perspektif untuk penonton di bawahnya.

Lukisan Gua Arcy-sur-Cure

Gambar hewan, orang, atlatl, dan objek lain menjadi umum sekitar 20 ribu tahun lalu. Gambar Venus yang ditemukan dari Eropa barat hingga Siberia menggambarkan tubuh wanita hamil dengan karakteristik seksual yang ditonjolkan.

Lukisan dari pegunungan Marang, Kalimantan Timur, berusia sekitar 10 ribu tahun

Mengapa leluhur kita menghabiskan banyak waktu dan energi pada seni? Mungkin para seniman melakukan sihir berburu dengan secara ritual menangkap ruh sang hewan untuk diburu; begitu juga, gambar dapat mewakili hadiah berburu. Membuat gambar orang atau hewan dapat juga menjadi cara memberkati kesuburan dan kelahiran. Motif umum dari tangan manusia yang dicetak mewakili tanda tangan atau penanda anggota kelompok yang terhubung dengan pengumpulan sosial. Seni naungan batu, tampak dari jauh, dapat menandai sebuah lokasi atau gerakan buruan.

Lukisan Gua Cap Blanc

Tujuh tempat dengan karya seni purba terbaik antara lain:

Spanyol

Lukisan bison yang digambar dengan ochre merah di Altamira, Spanyol. Berasal dari 15 ribu hingga 13 ribu tahun lalu.

Lukisan Badak di Gua Chauvet

Perancis

  1. Lukisan gua Lascaux. Menggambarkan auroch, kuda, dan rusa dalam “Aula Banteng”. Berusia 17 ribu tahun lalu.
  2. Pahatan La Madelline. Berusia 12 ribu tahun menggambarkan bison menjilat punggungnya.
  3. Lukisan gua Arcy-sur-Cure. Berusia 27 ribu hingga 29 ribu tahun. Berupa gambar-gambar mamoth yang dilukis dengan ochre merah.
  4. Lukisan chauvet Pont d’Arc. Berusia 31 ribu tahun. Berupa gambar kuda, auroch, badak, dan bison.
  5. Lukisan Cap Blanc. Berusia 15 ribu tahun. Ukiran kuda yang dipahat di dinding naungan batu. Tampak bila dilihat dari lembah di bawahnya.
  6. Patung Lespugue. Sebuah patung dari gading yang berbentuk wanita dengan karakteristik seksual ditonjolkan. Patung ini termasuk citra Venus. Berusia antara 25 hingga 20 ribu tahun.

 

Lukisan gua Lascaux, Perancis

Patung Lespugue

Lukisan Tassili

Aljazair dan Niger

  1. Naungan-naungan batu di pegunungan Tassili, Aljazair. Naungan-naungan ini berusia 9 ribu tahun. Gambar-gambar yang dilukis disana menunjukkan gambar “Tuhan” berukuran hampir 4 meter dan bentuk-bentuk manusia dan hewan. Salah satu bentuk hewan adalah kambing Barbar atau Ibex berukuran kurang lebih sama dengan aslinya.
  2. Panel Sapi Menangis. Sebuah relief bergambar sapi liar yang diberi gambar air mata menetes dari matanya. Relief ini berusia 8 ribu tahun.
  3. Detail ukiran jerapah di Nigeria dengan panjang 6 meter lebih dari kepala hingga kaki belakang. Berusia 8 hingga 6 ribu tahun.

Lukisan Gua Drakensberg

Afrika Selatan

Lukisan di dinding naungan batu Drakensberg. Lukisan-lukisan San atau bushman adalah salah satu dari harta budaya terbesar Afrika Selatan. Sekitar 20 ribu lukisan batu individual telah ditemukan dalam 500 gua berbeda dan lokasi menggantung di antara Taman Nasional Royal Natal dan Bushman’s Neck.

Lukisan Gunung Gilruth, Australia

Australia

Seni batu adalah ciri khas di sebagian besar situs Aborigin di Australia. Bila tidak ada batu, pohon yang diukir. Seni ini berbentuk lukisan di permukaan batu dan ilustrasi yang dipahat di permukaan batu. Ada banyak sekali lokasi seni batu di Australia. Salah satunya adalah Kakadu dan Arnhem Land, sebuah koleksi besar seni batu. Kakadu sendiri merupakan salah satu lokasi seni batu terluas di dunia: sekitar 5000 situs seni ditemukan, dan diduga ada 10 ribu yang belum ditemukan. Situs seni ini terkonsentrasi di tepian sungai kering, gua, dan naungan batu; banyak lokasi ini terdiri dari berlapis-lapis lukisan. Lukisan-lukisan ini diperkirakan berusia dari 20 ribu tahun hingga sekarang dan menjadi salah satu catatan sejarah tertua dari kelompok manusia di dunia.

Jepang

Patung Kamikuroiwa berusia 12.165 tahun. Ini adalah gambar Venus versi Asia. Wujudnya berupa batu yang diukir dengan garis-garis yang membentuk payudara dan ‘rok’ wanita.

Patung Kamikuroiwa

Siberia

  1. Patung Maininskaya. Patung ini berusia antara 22 ribu hingga 16 ribu tahun. Dibuat dari tanah liat yang dibakar sehingga berwarna coklat kemerahan. Tingginya hanya 10 cm.
  2. Patung Mal’ta. Sebuah patung wanita yang diukir dari gading Mammoth. Berusia 22 ribu tahun.

Patung Maininskaya

Replika Patung Ma'lta

Sumber

Donald Johanson. Becoming Human

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.