Pengobatan Sel Punca tidak menghasilkan Manusia Super
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Senin, 4 Juli 2011 - Liga Utama Baseball (MLB) AS ingin tahu apakah perawatan sel punca dapat tergolong doping. Pitcher New York Yankees, Bartolo Colon, baru saja melakukan perawatan demikian. Jika prosedur Colon mencakup sebuah dosis hormon pertumbuhan manusia – yang dilarang dalam baseball – maka MLB dapat menuntutnya.
Joseph Purita, seorang dokter bedah ortopedik yang menjalankan sebuah klinik pengobatan regeneratif di Boca Raton, Florida, merawat atlit ini di Republik Dominika bulan April 2010. Dalam prosedur selama 45 menit, Purita mengatakan kalau ia mengekstrak sel punca Colon dari sumsum tulang dan jaringan lemaknya lalu menyuntikkannya ke siku dan bahunya untuk memperbaiki kerusakan – tanpa menggunakan hormon pertumbuhan manusia.
Damon Noto dari Pusat Perawatan Rusuk dan Sendi di Hasbrouck Heights, New Jersey, dan Pusat Medis Universitas Hackensack melakukan pembedahan yang diterima oleh Colon, dan menjelaskan bagaimana operasinya bekerja.
Sel punca yang diekstrak tersebut adalah sel punca mesenkimal (MSC). Apa yang dilakukan MSC secara pasti masih belum diketahui, namun ada dua hipotesis utama : sel punca ini menjadi jaringan tendon dan otot dengan sendirinya, atau mereka melepaskan faktor pertumbuhan yang mendorong sel tendon dan otot pasien tumbuh di lokasi yang cedera.
Petunjuknya datang dari kuda. Roger Smith dari Kampus Kedokteran Hewan Kerajaan di North Mymms, Herfordshire, Inggris pernah melakukannya pada kuda pacu. Hasilnya mengesankan karena lebih efektif dari perawatan biasa dan tidak memiliki efek samping. Dalam penelitian lainnya, Smith menguji elastisitas tendon kuda yang terluka yang diperbaiki dengan MSC. Datanya, kata beliau, menunjukkan kalau tendon baru sama elastisnya dengan tendon sebelum cedera, namun tidak memberikan kekuatan kuda super. Bila ini berlaku pula pada manusia, maka pembedahan Colon sama saja dengan pengobatan biasa, hanya saja lebih efektif, bukannya membuat sang atlit memiliki kekuatan super.
Sumber
New Scientist, 11 Juni 2011
Referensi jurnal
E. E. GODWIN, N. J. YOUNG, J. DUDHIA, I. C. BEAMISH and R. K. W. SMITH. 2011. Implantation of bone marrow-derived mesenchymal stem cells demonstrates improved outcome in horses with overstrain injury of the superficial digital flexor tendon. Equine Veterinary Journal, doi: 10.1111/j.2042-3306.2011.00363.x
- Tujuan Hidup yang Lebih Besar Melindungi Perubahan Berbahaya di Otak yang Berasosiasi dengan Penyakit Alzheimer
- Resiko Cacat Lahir Lebih Tinggi pada Reproduksi yang Dibantu
- Pandangan Berbeda Mengenai Tuhan Mempengaruhi Perilaku Mencontek
- Manfaat Pengasuhan Anak Bermutu Tinggi Tetap Terasa Ketika Individu telah Berusia 30 Tahun
- Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara Berpenghasilan Rendah
- Asal Usul Suku-Suku Di Indonesia
- Kelelawar, Paus, dan Bio-Sonar: Temuan Baru Tentang Perilaku Mencari Makan Paus Mengungkapkan Konvergensi Evolusi Mengejutkan
- Tuhan dan Sains Modern (Part 11): Penutup
- Untuk Mendorong Kepuasan Konsumen, Pemilik Harus Memperhatikan Kepuasan Kerja Karyawan
- Kepulauan Pasifik di Khatulistiwa Dapat Menjadi Tempat Pengungsian Terumbu Karang dalam Iklim yang Menghangat Karena Perubahan Arus Samudera
