Diposting Minggu, 5 Juni 2011 jam 12:46 pm oleh Evy Siscawati

Jaringan Interaksi Semut ternyata Tidak Efisien

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 5 Juni 2011 -


 

“Semut Temnothorax regutulus senang hidup dalam celah batu kecil seperti dibawah batuan atau dalam retakan di batuan,” kata Benjamin Blonder, seorang peneliti. “Triknya adalah meyakinkan mereka untuk pergi dari rumah kecil mereka yang indah di Gunung Lemmon ke lab.” Yang menimbulkan pertanyaan menarik: Bagaimana mengumpulkan satu koloni semut?

“Caranya tidak mudah,” kata Blonder. “Kamu harus memiliki sebuah aspirator, yaitu sebuah tabung dengan jala halus di ujungnya, sehingga kamu tidak menelan sang semut, lalu kamu letakkan tabung itu ke koloni, dan menyedotnya. Semutnya naik dan kamu menghembuskannya ke dalam wadah untuk dikirim ke lab.”

Setelah mengamankan dan merelokasi beberapa koloni semut, para peneliti menghadapi tantangan kedua: bagaimana membedakan dua semut satu sama lain.

“Untuk memahami jaringan interaksi, anda perlu mengetahui siapa tiap individu itu,” kata Blonder. “Anda perlu mampu membedakan setiap individu. Kami mencapainya dengan mewarnai tiap semut dengan kode warna yang unik.”

Para peneliti merekam semut ini dengan video definisi tinggi dan merekam sekitar 9 ribu interaksi antara 300 hingga 400 individu. “Kami menonton tiap video berulang-ulang untuk memastikan kami tidak melewatkan satu interaksi dan dengan benar mengidentifikasi tiap semut,” kata Blonder.

Bertentangan dengan prediksi kalau jaringan semut akan menyebarkan informasi secara efisien seperti halnya jaringan berarah sendiri lainnya, para peneliti menemukan kalau semut sesungguhnya tidak efisien dalam menyebarkan informasi.

Penemuan ini menantang konsep enam derajat pemisahan, gagasan kalau semua individu dalam jaringan berkaitan dengan tiap individu lainnya paling banyak dalam enam loncatan individu. Sebagai contoh, saya mengenal seseorang yang mengenal seseorang dst, dan pada orang keenam atau kurang saya telah terhubung dengan setiap orang di dunia.

Ini akan mewakili jaringan yang sangat efisien, dimana hanya perlu enam interaksi untuk informasi menyebar ke semua komponen. Jaringan interaksi semut tampaknya berfungsi berbeda, menunjukkan kalau jaringan lainnya juga mungkin tidak seefisien yang diduga sebelumnya.

Penelitian ini juga menggambarkan pentingnya mengetahui kapan interaksi terjadi. Bila dua individu berinteraksi dan kemudian berinteraksi dengan yang ketiga, maka informasi dari interaksi pertama akan diteruskan ke individu ketiga, namun individu ketiga tidak dapat merelay informasi kembali ke yang pertama. “Itulang perspektif pengurutan peristiwa yang kita bawa ke studi ini dan kami berharap akan menangkapnya dalam studi jaringan lainnya. Kami menduga ini adalah kesempatan yang nyata,” kata Blonder.

“Dalam beberapa konteks, jelas lebih baik tidak menyebarkan informasi secepatnya dan kemudian pertanyaannya menjadi dimengerti dalam konteks apa baik untuk efisien dan dalam konteks apa yang tidak baik untuk menjadi efisien.”

Dengan memahami bagaimana jaringan interaksi berfungsi dapat memiliki aplikasi dari memungkinkan kita membangun jaringan berarah mandiri untuk melakukan fungsi tertentu, seperti drone tanpa manusia untuk menjelajah planet lain, untuk mencegah penyebaran penyakit.

Sumber berita:

University of Arizona.

Referensi jurnal :

Benjamin Blonder, Anna Dornhaus. Time-Ordered Networks Reveal Limitations to Information Flow in Ant Colonies. PLoS ONE, 2011; 6 (5): e20298 DOI: 10.1371/journal.pone.0020298

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.