Diposting Senin, 30 Mei 2011 jam 4:11 pm oleh Evy Siscawati

Dapatkah Facebook membantu Pendidikan?

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 30 Mei 2011 -


 

Banyak studi sebelumnya pada situs jejaring sosial berfokus pada presentasi identitas, privasi, dan bagaimana jejaring sosial terbentuk. Banyak respon populer pada penemuan perangkat web 2.0 adalah ia dapat berpengaruh buruk pada pelajar tidak lebih dari pengalih perhatian dari studi yang serius. Walau begitu, Stella Wen Tian dari Universitas Sains dan Teknologi China (Kampus Suzhou) bersama Angela Yan Yu, Douglas Vogel dan Ron Chi-Wai Kwok dari Universitas City di Hong Kong, menunjukkan kalau jejaring sosial online mahasiswa secara langsung mempengaruhi belajar sosial dan dapat berpengaruh positif pada belajar akademis.

Tim ini melakukan berbagai diskusi dengan mahasiswa untuk memahami pengalaman mereka di facebook dan sikap mereka pada gagasan penggunaan Facebook untuk pendidikan. Mereka berharap memahami pengaruh jejaring sosial online dan bagaimana lembaga pendidikan dapat meningkatkan orientasi dan praktek pedagogis, khususnya dengan adanya tekanan sejawat (peer pressure) yang telah ditemukan dalam berbagai studi sebagai salah satu faktor yang paling berpengaruh pada kehidupan pelajar.

“Pola jejaring sosial tipikal di facebook sering berada dalam moda periferi-inti: satu individu memiliki hubungan dekat dengan teman-teman inti dan hubungan lemah dengan banyak yang lain,” kata tim ini. “Aplikasi jejaring sosial seperti facebook menawarkan landas efisien untuk sosialisasi mahasiswa dengan memperluas lingkup jaringan mereka dan mempertahankan hubungan dekatnya.”

Ada dua aspek utama yang digunakan pelajar pada facebook: satu sosial dan satunya lagi edukasional. Mahasiswa melaporkan kalau ia dapat memperkuat dan mempertahankan hubungan, membangun jaringan sosial/membentuk hubungan maya, menghapus batasan penciptaan teman, mengikuti trend sejawat, berbagi potret, bersenang-senang dan melepas lelah dan tetap berhubungan dengan keluarga. Dalam hal belajar, mahasiswa melaporkan kalau facebook memungkinkan mereka berhubungan dengan fakultas dan mahasiswa lain lewat hubungan pertemanan/sosial, memberikan komentar pada sejawat/berbagi pengetahuan, berbagi perasaan dengan sejawat, bergabung dengan grup-grup yang dibuat untuk mata kuliah tertentu, bekerjasama: notifikasi, diskusi, jadwal kuliah, kalender manajemen proyek, dan menggunakan aplikasi pendidikan untuk mengorganisir aktivitas belajar.

Tim ini mengatakan kalau, “facebook sangat mempengaruhi kehidupan sosial mahasiswa dan menunjukkan potensi yang bagus dalam berhadapan dengan perubahan yang dihadapi mahasiswa.” Mereka menyimpulkan kalau, “Lembaga pendidikan perlu mengadopsi tindakan aktif (namun terbatas) untuk menggunakan aplikasi jejaring sosial yang ada seperti facebook untuk pendidikan. Aktivitas mengajar perlu dirancang khusus untuk berbagai populasi target. Titik terobosannya dapat dimulai dari belajar sosial mahasiswa.”

Sumber berita :

Inderscience Publishers

Referensi jurnal :

Stella Wen Tian, Angela Yan Yu, Douglas Vogel, Ron Chi-Wai Kwok. The impact of online social networking on learning: a social integration perspective. International Journal of Networking and Virtual Organisations, 2011; 8 (3/4): 264-280 DOI: 10.1504/IJNVO.2011.039999

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.