Diposting Minggu, 29 Mei 2011 jam 12:52 pm oleh Evy Siscawati

Delapan dari Sembilan Pejabat China adalah Ilmuan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 29 Mei 2011 -


 

Tahukah anda kalau presiden China adalah ilmuan? Presiden Hu Jintao adalah seorang insinyur hidrolik. Perdana Menterinya, Wen Jiabao, adalah insinyur geomekanik. Faktanya, 8 dari 9 pejabat puncak di China adalah ilmuan. Apa makna para pejabat yang berpikir ilmiah ini dalam politik dalam peran sains dan teknologi di China sehingga mampu berkompetisi dengan AS dan dunia dalam hal inovasi dan ekonomi?

Coba sebutkan pejabat kita atau anggota DPR kita yang berasal dari kalangan ilmuan? Tidak bisa? Ya. Anda harus populer untuk dapat dipilih masyarakat dan masyarakat kita senang sesuatu yang tidak terlalu berbau ilmiah. Apakah ini berarti masyarakat China berbeda? Sebenarnya, menurut Norm Augustine, bukan hanya di China “… para ilmuan dan insinyur adalah selebriti di banyak negara. Mereka tidak dipandang kutu buku atau orang aneh, tapi tidak di Amerika.” Dan juga tidak di Indonesia.

Rahasianya terungkap oleh Program Penilaian Siswa Internasional atau Programme for International Student Assessment (PISA; 2010) dalam mata pelajaran membaca, sains dan matematika. Tes matematika untuk siswa di China? Ranking 1 PISA. Tes Sains? Ranking 1. Tes membaca? Ranking 1. Ranking 2 dan 3 dalam matematika ditempati Singapura dan Hong Kong. Sementara AS hanya peringkat ke 14 dalam membaca, 17 dalam sains dan 25 dalam matematika.

Penulis dari AS pernah mengkritik kalau kebudayaan China yang berbasis Konfusius terlalu menekankan prestasi akademis  sedemikian hingga menekan perkembangan kreativitas dan ekspresi pribadi. Walau demikian, tampaknya China telah belajar beradaptasi dengan tekanan demikian. Sementara itu, separuh kandidat doktor di AS sebenarnya adalah imigran dan 70% peraih gelar doktor dibidang teknik di AS juga berasal dari luar negeri. Jika AS ditinggalkan para imigran cerdas ini, mungkin AS akan kebablasan dalam sains dan teknologinya.

Dan sepertinya penekanan keras pemerintah China pada sains dan teknologi membuahkan hasil gemilang. China telah menggantikan AS sebagai eksportir teknologi tinggi terbesar di dunia.

China unggul dibidang inovasi karena program pemerintah untuk produksi barang yang besar-besaran. Walau begitu, sejak 1980 tidak satupun pemenang Nobel berasal dari China. Hal ini diduga berkaitan dengan penekanan yang lebih tinggi pada sains terapan seperti teknik ketimbang pada sains murni.

Sumber :

Peter Murray, 2011. Eight Out Of China’s Top Nine Government Officials Are Scientists. Singularity Hub.

Referensi lanjut :

Wikipedia. Hu Jintao

Eric Savitz, Danger: America Is Losing Its Edge In Innovation Jan. 20 2011

Bill Gates. How to Keep America Competitive Sunday, February 25, 2007

Norman R. Augustine. Scilence. Science 19 September 2008: 1605.

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.