Diposting Minggu, 22 Mei 2011 jam 8:43 pm oleh Evy Siscawati

Perilaku Pertahanan Diri Newt Berusuk Spanyol

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 22 Mei 2011 -


Mereka dapat disangka kadal biasa, hingga ia menunjukkan perilaku pertahanan dirinya. Pada saat ini, mereka merespon dengan mengembangkan tulang rusuknya sehingga ujung tulang iganya yang beracun menembus keluar kulitnya.

Ketika diserang, newt berusuk Spanyol mendorong keluar rusuknya hingga menembus tubuhnya sendiri, mengeluarkan sederet tulang yang bertindak seperti duri-duri beracun.

Newt berusuk Spanyol beraneka ragam dari gelap hingga abu-abu terang dan ditutupi bintik gelap dengan tinta coklat. Perutnya lebih terang daripada punggung, biasanya berwarna krim, dengan pola bintik yang sama. Tiap newt memiliki sederetan tuberkel yang berderet di tiap sisi. Dari sinilah rusuk mereka yang tajam dapat keluar dan bertindak sebagai mekanisme pertahanan diri. Hal ini tidak terlalu menyakitkan bagi sang newt. Walau begitu, mekanisme penonjolan rusuk ini jarang dilakukan pada newt yang telah ditangkar.

Kemampuan newt berusuk Spanyol untuk memaparkan tulang rusuknya pertama kali disadari oleh seorang ilmuan tahun 1879.

Ketika sang newt merasakan bahaya, ia mengayunkan rusuknya maju, meningkatkan sudutnya ke dada hingga 50 derajat.

Referensi :

Heather Björnebo. 2000, the Spanish ribbed newt. Caudata.org

Matt Walker. Bizarre Newt Uses Ribs as Weapons. BBC.

The 8 Most Disgusting Animal Defenses | Cracked.com

Referensi lanjut :

Griffiths, RA. Newts and Salamanders of Europe. T&AD Poyser Natural History, 1996.

Indiviglio, F. Newts and Salamanders. New York: Barrons, 1997.

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.