Diposting Selasa, 17 Mei 2011 jam 12:45 pm oleh Evy Siscawati

Perilaku Pertahanan Diri Elang Bangkai Kalkun

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Selasa, 17 Mei 2011 -


 

Nama latinnya adalah Cathartes aura. Orang Indian Cherokee menyebutnya Suli. Elang bangkai kalkun adalah salah satu dari sedikit burung dari Amerika Utara yang memiliki penciuman sangat tajam. Elang bangkai ini bertopang pada pandangannya yang tajam sekaligus hidung yang kuat untuk mencari makanan.

Mereka akan berputar-putar di udara di atas sebuah bangkai, dan tetap disana hingga situasinya terasa aman. Mereka lalu mendarat dan mulai makan.

Saat bertemu predator, kenapa burung ini tidak terbang saja? Bila sang elang bangkai baru saja makan, sepertinya ia terlalu malas dan berat untuk terbang. Jadi, elang bangkai, terlalu berat untuk terbang dan memakai strategi lain. Ia memuntahkan seluruh isi perutnya di depan sang predator sebagai tawaran damai. Bayangkan, muntahan ini berasal dari bangkai hewan lain yang tidak mau dimakan predator.

Ketika sang elang telah memuntahkan seluruh isi perutnya, ia segera kabur sementara sang predator mengendus muntahan bangkai tersebut.

Referensi

Cracked Science. 2011. The Turkey Vulture’s Twice-Rotten Peace Offering

Turkey Vulture Socety.  Turkey Vulture Facts, Maps and Statistics.

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.