Diposting Minggu, 15 Mei 2011 jam 5:49 pm oleh Evy Siscawati

Perilaku Pertahanan Diri Paus Kerdil

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 15 Mei 2011 -


 

Paus sperma kerdil dan paus cebol, seperti namanya, berukuran kecil, dewasanya hanya maksimal 2 meter dan karenanya rentan oleh serangan predator. Paus sperma kerdil sangat sulit ditemukan, diduga selain karena diburu di masa lalu, juga karena perilakunya. Mereka naik ke permukaan dengan perlahan dan diam-diam, begitu di permukaan air mereka diam saja seperti balok hanyut, dan setelah mendapat cukup udara, mereka lalu perlahan lenyap. Mereka memilih hidup di perairan tenang dan dalam, tersembunyi dari bahaya.
Namun jika memang mereka terpaksa harus berhadapan dengan predator, paus sperma kerdil mengeluarkan tinjanya ke air. Lalu ia memutar ekornya sehingga mengaduk tinja ini menjadi kabut di laut dan bersembunyi di dalamnya. Ketika bahayanya lenyap, ia pun dengan tenang pergi dengan wajah tak berdosa. Paus sperma kerdil biasanya hidup sendirian, namun kadang bisa ditemukan dalam kelompok besar.
Bisa dibayangkan bila mereka serentak mengeluarkannya. Sebuah pengamatan melaporkan perilaku seorang ibu paus bersama anaknya ketika tidak sengaja dikelilingi oleh kerumunan lumba-lumba berbintik. Sang ibu lalu melepaskan tinjanya ke air, 6-8 kali. Sang ibu melepaskan kabut ini kapanpun ada lumba-lumba mendekati anaknya; lalu membawa anaknya masuk ke dalam kabut untuk bersembunyi.
Mekanisme pertahanan ini mirip dengan cumi-cumi yang menyemprotkan tinta. Bedanya jika cumi kabur jika sudah menyemprotkan tinta, paus cebol justru masuk ke dalam tinjanya. Dan kalaupun ia ketahuan, ia akan kabur sambil terus menerus menembakkan tinjanya. Pertanyaanya, koq bisa mereka memakai tinja untuk perlindungan? Apakah mereka sengaja tidak BAB untuk waktu lama? Hal ini masih belum diketahui sains.


Sumber
Boris Culik (2010) Odontocetes. The toothed whales: “Kogia sima”. UNEP/CMS Secretariat, Bonn, Germany
Sarah D. Oktay. The Smallest Large Thing
The 8 Most Disgusting Animal Defenses | Cracked.com

Referensi lanjut
Scott MD, Cordaro JG (1987) Behavioral observations of the dwarf sperm whale, Kogia simus. Mar Mamm Sci 3: 353-354.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.