Seleksi Alam
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Jumat, 13 Mei 2011 - Berikut adalah urutan logika bagaimana seleksi alam dirumuskan berdasarkan fakta sebagai premisnya.
Fakta 1
Tiap populasi punya tingkat kesuburan sedemikian tinggi sehingga jumlah anggotanya akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu bila tidak ada pembatas. Contoh bakteri dari satu membelah jadi dua, masing-masing membelah jadi dua sehingga ada empat, kemudian delapan dst.
Fakta 2
Namun karena ada faktor pembatas di lingkungan, maka populasi akan mencapai posisi optimum dimana hanya terdapat kenaikan atau penurunan yang rendah. Ukuran populasi menjadi stabil. Contoh, pinggiran cawan petri membatasi pertumbuhan bakteri.
Fakta 3
Sumber daya untuk setiap populasi terbatas. Contoh, makanan di dalam cawan petri terbatas.
Kesimpulan
Jadi, tercipta persaingan antar individu dalam populasi.
Fakta 4
Tidak ada dua individu yang mutlak sama. Contoh ada bakteri yang sedikit lebih besar dan ada yang sedikit lebih kecil.
Kesimpulan
Setiap individu memiliki derajat kelestarian yang berbeda dengan individu lainnya.
Fakta 5
Banyak sifat individu yang dapat diwariskan ke anak cucunya. Contohnya gen ukuran tubuh bakteri.
Kesimpulan
Seleksi alam terjadi dan berlangsung selama bergenerasi-generasi dan menyebabkan evolusi.
Sumber
Ernst Mayr. 2001. What Evolution Is.
- Urutan Genom Coelacanth Menginformasikan Evolusi Vertebrata Darat
- Misi Kepler NASA: Tiga Planet Berukuran Super-Bumi Ditemukan Dalam Zona Layak Huni
- Teknik Ultra-cepat Menyingkap Prinsip-prinsip Perancangan dalam Biologi Kuantum
- Studi Telur Mengungkap Eratnya Hubungan Evolusi Antara Burung dan Dinosaurus
- Ilmuwan Membentuk Sel-sel Saraf Baru – Langsung di Dalam Otak
- Ilmuwan Temukan Kemungkinan untuk Menciptakan Bahan Bakar dari Karbon Dioksida di Atmosfer
- Metascreen Ultra-tipis: Setahap Mewujudkan Mantel Tembus Pandang ala Harry Potter
- Kehadiran Manusia di Kepulauan Pasifik Sebabkan Kepunahan Massal Burung
- Kehidupan Ditemukan Dalam Ekosistem Terluas di Bumi, Jauh di Kedalaman Kerak Samudera
- Ilmuwan Menghidupkan Kembali Embrio Katak yang Telah Punah
