Diposting Kamis, 12 Mei 2011 jam 2:16 pm oleh Evy Siscawati

Sir Archibald Garrod, Pelopor Genetika Manusia

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 12 Mei 2011 -


 

Garrod terkenal mengenai teorinya tentang adanya faktor-faktor penentu bentuk dan kepelikan metabolisme organisme yang berasal dari mereka sendiri yang kini kita sebut gen. Garrod lahir pada tahun 1857 di London, di masa karya Mendel dan Darwin pertama kali diterbitkan. Sepanjang hidupnya beliau telah menerbitkan banyak buku seperti Inborn Errors of Metabolism tahun 1909 dan The Inborn Factors of Inherited Disease tahun 1931. Ia telah dinobatkan sebagai bapak genetika biokimia.

Terlahir dalam keluarga dokter yang mapan mendukung pendidikan dan karir Garrod. Beliau segera berkecimpung dan menjadi pakar dalam kajian kelainan metabolisme bawaan manusia. Di masanya, kajian ini dipandang sangat kontroversial dan dua tema yang diusungnya mendapat kritik hebat. Tema pertama adalah adanya diatesis, yaitu individualitas kimiawi manusia. Menurutnya, tiap manusia memiliki sidik kimia, kombinasi kimia tubuh yang hanya dimiliki satu orang saja, kurang lebih seperti sidik jari. Tema keduanya adalah cacat bawaan manusia pada dasarnya merupakan kekurangan dari beberapa faktor kimia dari individu tersebut. Sama halnya dengan beberapa orang memiliki sidik jari yang tidak bagus, begitu juga beberapa orang memiliki kekurangan faktor kimia tertentu sejak lahir.

Teori-teorinya sekarang telah terbukti dengan keberadaan DNA dimana setiap orang di bumi ini (kecuali kembar monozigot) memiliki DNA yang berbeda. Dan bukti tentang cacat kimiawi menunjukkan mutasi perusak yang ada pada DNA tersebut.

Sumber

Bearn, A.G. Archibald Garrod and the Individuality of Man. New York: Oxford University Press, 1993.

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.