Sir Archibald Garrod, Pelopor Genetika Manusia
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Kamis, 12 Mei 2011 - Kebanyakan orang mengatakan bahwa Gregor Mendel adalah pelopor genetika. Memang benar, tapi hukum Mendel dirumuskan dari studi tanaman. Sir Archibald Garrod adalah orang pertama yang merumuskan genetika pada manusia.
Garrod terkenal mengenai teorinya tentang adanya faktor-faktor penentu bentuk dan kepelikan metabolisme organisme yang berasal dari mereka sendiri yang kini kita sebut gen. Garrod lahir pada tahun 1857 di London, di masa karya Mendel dan Darwin pertama kali diterbitkan. Sepanjang hidupnya beliau telah menerbitkan banyak buku seperti Inborn Errors of Metabolism tahun 1909 dan The Inborn Factors of Inherited Disease tahun 1931. Ia telah dinobatkan sebagai bapak genetika biokimia.
Terlahir dalam keluarga dokter yang mapan mendukung pendidikan dan karir Garrod. Beliau segera berkecimpung dan menjadi pakar dalam kajian kelainan metabolisme bawaan manusia. Di masanya, kajian ini dipandang sangat kontroversial dan dua tema yang diusungnya mendapat kritik hebat. Tema pertama adalah adanya diatesis, yaitu individualitas kimiawi manusia. Menurutnya, tiap manusia memiliki sidik kimia, kombinasi kimia tubuh yang hanya dimiliki satu orang saja, kurang lebih seperti sidik jari. Tema keduanya adalah cacat bawaan manusia pada dasarnya merupakan kekurangan dari beberapa faktor kimia dari individu tersebut. Sama halnya dengan beberapa orang memiliki sidik jari yang tidak bagus, begitu juga beberapa orang memiliki kekurangan faktor kimia tertentu sejak lahir.
Teori-teorinya sekarang telah terbukti dengan keberadaan DNA dimana setiap orang di bumi ini (kecuali kembar monozigot) memiliki DNA yang berbeda. Dan bukti tentang cacat kimiawi menunjukkan mutasi perusak yang ada pada DNA tersebut.
Sumber
Bearn, A.G. Archibald Garrod and the Individuality of Man. New York: Oxford University Press, 1993.
- Tujuan Hidup yang Lebih Besar Melindungi Perubahan Berbahaya di Otak yang Berasosiasi dengan Penyakit Alzheimer
- Resiko Cacat Lahir Lebih Tinggi pada Reproduksi yang Dibantu
- Pandangan Berbeda Mengenai Tuhan Mempengaruhi Perilaku Mencontek
- Manfaat Pengasuhan Anak Bermutu Tinggi Tetap Terasa Ketika Individu telah Berusia 30 Tahun
- Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara Berpenghasilan Rendah
- Asal Usul Suku-Suku Di Indonesia
- Kelelawar, Paus, dan Bio-Sonar: Temuan Baru Tentang Perilaku Mencari Makan Paus Mengungkapkan Konvergensi Evolusi Mengejutkan
- Tuhan dan Sains Modern (Part 11): Penutup
- Untuk Mendorong Kepuasan Konsumen, Pemilik Harus Memperhatikan Kepuasan Kerja Karyawan
- Kepulauan Pasifik di Khatulistiwa Dapat Menjadi Tempat Pengungsian Terumbu Karang dalam Iklim yang Menghangat Karena Perubahan Arus Samudera
