Diposting Kamis, 12 Mei 2011 jam 1:45 pm oleh Evy Siscawati

Masyarakat Primata

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 12 Mei 2011 -


Umumnya jantan (namun kadang pula betina) mentransfer kelompok lahir mereka pada saat dewasa untuk mencari pasangan. Perilaku kera khususnya dapat menjadi sangat kompleks; ia mencakup penggunaan seks untuk resolusi konflik, menampilkan pemecahan masalah sosial dan skill penipuan serta penggunaan alat.

Masyarakat bonobo adalah masyarakat berpusat betina dan termasuk egaliter. Seperti manusia, bonobo bersifat reseptif seksual sepanjang sebagian besar siklus reproduksinya. Mereka sering menggunakan seks untuk kesenangan atau sebagai alat mengurangi konflik dan tidak semata terbatas pada reproduksi.

Kecerdasan primata diduga berkembang, sebagian, sebagai adaptasi pada pemecahan masalah sosial. Primata harus memahami konsekuensi perilaku mereka sendiri dan mengantisipasi perilaku yang lain. Ada banyak kasus dimana primata menipu temannya untuk akses makanan atau pasangan yang lebih besar. Beberapa hewan membentuk koalisi politik dengan nonkeluarga.

Manusia bukan satu-satunya primata yang menggunakan alat. Di alam liar, simpanse adalah pengguna dan pembuat alat yang paling sering. Simpanse memodifikasi ranting untuk memancing rayap dan ekstraksi madu dari sarang lebah; mereka memecah kacang atau benda lain dengan cabang dan batu dengan teknik palu dan cungkil; dan mereka menghancurkan dedaunan untuk membuat spons untuk minum atau mencuci badan, memodifikasi benda untuk menjadi tangga, dan membangun tempat tidur. Beberapa spesies primata di penangkaran telah berhasil diajarkan untuk membuang serpihan tajam dari batuan.

Beberapa ilmuan berpendapat kalau simpanse tahu dan menggunakan tanaman obat-obatan. Beberapa simpanse yang sakit karena parasit usus telah diamati mencari tanaman tertentu. Beberapa diantaranya menelan daun besar berpermukaan kasar yang tidak untuk dicerna namun untuk mengeruk parasit usus saat mereka melewati perut. Yang lain memakan bagian pahit, bukan daun atau kulit kayu beracun, dari tanaman tertentu. Senyawa kimia dalam bagian ini dapat menyembuhkan infeksi parasit.

Sumber

Donald Johansson. Becoming Human.

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.