Diposting Minggu, 8 Mei 2011 jam 5:36 pm oleh Evy Siscawati

Akupuntur

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 8 Mei 2011 -


 

Ada kesepakatan ilmiah kalau kerangka kedokteran berbasis bukti harus digunakan untuk menilai hasil kesehatan dan tinjauan sistematis dengan protokol yang ketat sangat mendasar. Organisasi seperti Kolaborasi Cochrane dan Bandolier menerbitkan tinjauan demikian. Secara praktek, kedokteran berbasis bukti adalah integrasi antara keahlian klinis individual dengan bukti eksternal terbaik. Ketidak sepakatan dalam aspek metodologis penelitian akupuntur bukanlah hal yang jarang.

Tidak Efektif

Tinjauan Cochrane tahun 2004 pada awalnya menyimpulkan kalau akupuntur tanpak lebih efektif daripada obat antiemetik dalam merawat muntah dan nausea pascaoperasi, namun para peneliti segera menarik kesimpulan ini karena bias publikasi di negara-negara Asia yang membengkokkan hasil ini. Tinjauan Cochrane tahun 2009 menyimpulkan kalau rangsangan titik akupuntur P6 penetratif ataupun non penetratif kurang lebih sama dan tidak lebih baik dari obat antiemetik untuk muntah dan nausea pasca operasi. Tinjauan Cochrane lainnya menyimpulkan kalau elektroakupuntur dapat membantu dalam perawatan muntah setelah kemoterapi, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitasnya dibandingkan pengobatan antimuntah modern.

Untuk kondisi-kondisi berikut, Kolaborasi Cochrane menyimpulkan kalau tidak ada bukti yang cukup untuk menentukan apakah akupuntur bermanfaat, seringkali karena mutu penelitian yang buruk, dan penelitian lebih lanjut dibutuhkan:

1.      Asma

2.      Palsi Bell

3.      Ketergantungan kokain

4.      Depresi

5.      Dismenorrhoea primer (mencakup TENS)

6.      Epilepsi

7.      Glaukoma

8.      Insomnia

9.      Sindrom perut rentan iritasi

10.  Induksi kelahiran

11.  Arthritis rheumatoid

12.  Sakit bahu

13.  Schizophrenia

14.  Berhenti merokok

15.  Stroke akut

16.  Rehabilitasi stroke

17.  Siku tennis

18.  Demensia vaskuler

Hasil positif dari beberapa studi mengenai efektivitas akupuntur kemungkinan merupakan hasil dari studi yang dirancang buruk atau bias publikasi. Edzard Ernst dan Simon Singh menyatakan kalau mutu uji eksperimental akupuntur terus meningkat dalam beberapa dekade (lewat blinding yang lebih baik, penggunaan jarum palsu sebagai bentuk kontrol plasebo, dsb) dan hasilnya justru menunjukkan semakin sedikitnya bukti kalau akupuntur lebih baik dari plasebo dalam merawat sebagian besar masalah kesehatan.

Leonid Kalichman dan Simon Vulfsons menjelaskan penggunaan jarum kering pada titik-titik picu myofascial sebagai modalitas perawatan yang efektif dan rendah resiko. Walau begitu, peninjauan akupuntur yang lebih sistematik menemukan tidak adanya perbedaan antara memasukkan jarum ke titik akupuntur tradisional yang sesungguhnya dengan titik plasebo yang tidak berhubungan degan titik atau meridian akupuntur manapun. Tinjauan ini menyimpulkan kalau “sebuah efek analgesik kecil akupuntur ditemukan, namun terlihat tidak relevan secara klinis dan tidak dapat dibedakan dengan jelas dari bias. Apakah penusukan jarum pada titik akupuntur atau dimanapun, dapat mengurangi rasa sakit independen dari pengaruh psikologis ritual perawatan, masih belum jelas.

Landasan Teori Kuno yang Pseudosains

Basis dasar akupuntur sendiri adalah Qi dan meridian yang tidak memiliki tempat dalam studi kimia, biologi dan fisika modern. Hingga sekarang para ilmuan tetap tidak menemukan bukti yang mendukung keberadaannya.

Ahli akupuntur Felix Mann, yang merupakan pengarang buku teks berbahasa Inggris pertama yang komprehensif mengenai akupuntur, Acupuncture: The Ancient Chinese Art of Healing menyatakan kalau “titik-titik akupuntur tradisional tidak lebih nyata daripada titik hitam yang dilihat orang mabuk ada di depan matanya,” dan membandingkan meridian tubuh dengan meridian lintang yang digunakan dalam geografi – sebuah konstruksi manusia imajiner. Mann berusaha menyatukan pengetahuan medisnya dengan teori China. Walaupun protesnya terhadap teori tersebut, ia terkesan dengannya dan melatih banyak orang di Barat dengan sebagian teknik akupuntur. Ia juga menulis banyak buku mengenai subjek ini. Sekarang telah berdiri sebuah sekolah tinggi di London dan sistem tusuk jarum yang disebut “Akupuntur Medis.” Sekarang sekolah ini melatih dokter dan profesional medis barat saja.

Sejarah artikel sains medis yang diterbitkan dalam jurnal Biocommunications menyatakan bahwa “orang China menarik asosiasi numerik mistik yang disebut Da shu, atau “bilangan besar.” Tidak kebetulan bagi China kuno, misalnya, kalau keempat tangan kaki kita sama dengan jumlah musim dan arah, dan kalau dalam satu catatan pemotongan tubuh manusia, pemberontak Wangsun Qing, penjagal sewaan penangkapnya, Wang Mang, melaporkan penemuan lima zang (hati, empedu, jantung, pankreas, ginjal) berhubungan dengan lima planet; 12 pembuluh darah dan udara berhubungan dengan 12 sungai yang mengalir ke Kerajaan Tengah; dan 365 bagian tubuh, satu untuk setiap hari dalam setahun, dan Ling Shu yang dikutip mengatakan “Ada 365 hari dalam setahun, sementara manusia memiliki 365 persambungan (atau akupoin) … Ada 12 saluran sungai di daratan, sementara manusia juga memiliki 12 saluran.”

Laporan CSICOP mengenai pseudosains di China yang ditulis oleh Wallace Sampson dan Barry Beyerstein mengatakan:

Beberapa ilmuan China yang kami temui mengatakan kalau walaupun Qi semata metafora, ia masih merupakan abstraksi psikologis yang berguna (misalnya konsep yin dan yang sejajar dengan istilah ilmiah modern mengenai mekanisme umpan balik metabolik dan endokrinologis). Mereka melihat hal ini sebagai cara untuk menyatukan kedokteran Barat dan Timur. Kolega mereka yang lebih idealis lainnya dengan diam-diam menganggap Qi hanya sebagai filosofi, tanpa hubungan nyata dengan fisiologi dan kedokteran modern.

Sikap Asosiasi Medis dan Lembaga Kesehatan Nasional AS

Tahun 1997, Dewan Asosiasi Medis Amerika untuk urusan Ilmiah menyatakan:

Kritik mengatakan bahwa akupunturis, termasuk banyak dokter yang terlatih secara tradisional, semata menusukkan jarum pada pasien sebagai cara lain menawarkan pengobatan alternatif yang dapat mereka panen, karena banyak perusahaan asuransi melakukan hal tersebut. Tinjauan kiritis akupuntur yang dirangkum oleh Hafner dan lainnya menyimpulkan tidak adanya bukti kalau akupuntur mempengaruhi perjalanan suatu penyakit… Banyak informasi yang sekarang diketahui tentang terapi ini menjadikannya jelas bahwa banyak sekali yang terbukti tidak efektif. Penelitian yang dirancang baik dan terkendali dengan ketat harus dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas terapi alternatif.

Di tahun 1997 pula, Lembaga Kesehatan Nasional Amerika Serikat menyatakan bahwa walaupun penelitian akupuntur sulit dilakukan, ada bukti yang cukup untuk mendukung studi lebih lanjut dan memperluas penggunaannya. Pernyataan dan konferensi ini dikritik oleh Wallace Sampson, pendiri Scientific Review of Alternative Medicine, menulis untuk Quackwatch, menyatakan kalau pertemuan tersebut dikepalai oleh seorang pendukung kuat akupuntur dan gagal memasukkan pembicara yang mendapatkan hasil negatif pada studi akupuntur. Sampson mengatakan pula bahwa ia yakin kalau laporan tersebut menunjukkan penalaran pseudosaintifik. Tahun 2006, Pusat Nasional Pengobatan Komplementer dan Alternatif Lembaga Kesehatan Nasional menyatakan kalau mereka tetap sama seperti tahun 1997 walaupun penelitian masih tidak mampu menjelaskan mekanismenya.

Kesimpulan

Akupuntur adalah praktek pengobatan yang tidak jelas efektivitasnya. Paling buruk ia adalah penundaan keputusan orang untuk berobat dengan benar, paling baik ia hanya sebuah praktek yang efektif dalam beberapa penyakit, jauh lebih sedikit dari banyaknya penyakit yang diklaim mampu disembuhkannya.

Sumber

Wikipedia. Acupuncture.

Referensi lanjut : Jurnal

1.      Ahn, Andrew C.; Colbert, Agatha P.; Anderson, Belinda J.; Martinsen, ØRjan G.; Hammerschlag, Richard; Cina, Steve; Wayne, Peter M.; Langevin, Helene M. (2008). “Electrical properties of acupuncture points and meridians: A systematic review”. Bioelectromagnetics 29 (4): 245–56

2.      Camillia Matuk (2006). “Seeing the Body: The Divergence of Ancient Chinese and Western Medical Illustration”. Journal of Biocommunication 32 (1).

3.      Casimiro, L; Barnsley, L; Brosseau, L; Milne, S; Robinson, VA; Tugwell, P; Wells, G; Casimiro, Lynn (2005). Casimiro, Lynn. ed. “Acupuncture and electroacupuncture for the treatment of rheumatoid arthritis”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2005 (4): CD003788

4.      Cheuk, DK; Wong, V; Cheuk, Daniel (2006). Cheuk, Daniel. ed. “Acupuncture for epilepsy”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2006 (2): CD005062

5.      Cheuk, DK; Yeung, WF; Chung, KF; Wong, V; Cheuk, Daniel KL (2007). Cheuk, Daniel KL. ed. “Acupuncture for insomnia”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007 (3): CD005472

6.      Ernst, E.; Pittler, MH; Wider, B; Boddy, K (2007). “Acupuncture: its evidence-base is changing.”. The American Journal of Chinese Medicine 35 (1): 21–5.

7.      Ezzo, JM; Richardson, MA; Vickers, A; Allen, C; Dibble, SL; Issell, BF; Lao, L; Pearl, M et al. (2006). Ezzo, Jeanette. ed. “Acupuncture-point stimulation for chemotherapy-induced nausea or vomiting”. Cochrane database of systematic reviews (Online) (2): CD002285.

8.      Gates, S; Smith, LA; Foxcroft, DR; Gates, Simon (2006). Gates, Simon. ed. “Auricular acupuncture for cocaine dependence”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2006 (1): CD005192

9.      Green, S; Buchbinder, R; Hetrick, S; Green, Sally (2005). Green, Sally. ed. “Acupuncture for shoulder pain”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2005 (2): CD005319

10.  Green, S; Buchbinder, R; Barnsley, L; Hall, S; White, M; Smidt, N; Assendelft, W; Green, Sally (2002). Green, Sally. ed. “Acupuncture for lateral elbow pain”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2002 (1): CD003527.

11.  He, L; Zhou, MK; Zhou, D; Wu, B; Li, N; Kong, SY; Zhang, DP; Li, QF et al. (2004). He, Li. ed. “Acupuncture for Bell’s palsy”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007 (4): CD002914

12.  Johnson, M. I (2006). “The clinical effectiveness of acupuncture for pain relief – you can be certain of uncertainty”. Acupuncture in Medicine 24 (2): 71–9.

13.  Kalichman, L.; Vulfsons, S. (2010). “Dry Needling in the Management of Musculoskeletal Pain”. The Journal of the American Board of Family Medicine 23: 640–6

14.  Law, SK; Li, T; Law, Simon K (2007). Law, Simon K. ed. “Acupuncture for glaucoma”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007 (4): CD006030.

15.  Lee A, Done ML (2004). Lee, Anna. ed. “Stimulation of the wrist acupuncture point P6 for preventing postoperative nausea and vomiting”. Cochrane database of systematic reviews (Online) (3): CD003281

16.  Lee A, Copas JB, Henmi M, Gin T, Chung RC (2006). “Publication bias affected the estimate of postoperative nausea in an acupoint stimulation systematic review”. J Clin Epidemiol. 59 (9): 980–3.

17.  Lim, B; Manheimer, E; Lao, L; Ziea, E; Wisniewski, J; Liu, J; Berman, B; Manheimer, Eric (2006). Manheimer, Eric. ed. “Acupuncture for treatment of irritable bowel syndrome”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2006 (4): CD005111

18.  Madsen, M. V.; Gotzsche, P. C; Hrobjartsson, A. (2009). “Acupuncture treatment for pain: systematic review of randomised clinical trials with acupuncture, placebo acupuncture, and no acupuncture groups”. BMJ 338: a3115.

19.  McCarney, RW; Brinkhaus, B; Lasserson, TJ; Linde, K; McCarney, Robert W (2003). McCarney, Robert W. ed. “Acupuncture for chronic asthma”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2003 (3): CD000008.

20.  Napadow, Vitaly; Ahn, Andrew; Longhurst, John; Lao, Lixing; Stener-Victorin, Elisabet; Harris, Richard; Langevin, Helene M. (2008). “The Status and Future of Acupuncture Mechanism Research”. The Journal of Alternative and Complementary Medicine 14 (7): 861–9

21.  Peng, WN; Zhao, H; Liu, ZS; Wang, S; Weina, Peng (2008). Weina, Peng. ed. “Acupuncture for vascular dementia”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007 (2): CD004987

22.  Proctor, ML; Smith, CA; Farquhar, CM; Stones, RW; Zhu, Xiaoshu; Brown, Julie; Zhu, Xiaoshu (2002). Zhu, Xiaoshu. ed. “Transcutaneous electrical nerve stimulation and acupuncture for primary dysmenorrhoea”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2002 (1): CD002123

23.  Rathbone, J; Xia, J; Rathbone, John (2005). Rathbone, John. ed. “Acupuncture for schizophrenia”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2005 (4): CD005475

24.  Sampson, Wallace I. (September/October 1996). “Traditional Medicine and Pseudoscience in China: A Report of the Second CSICOP Delegation (Part 2)”. Skeptical Inquirer 20 (5).

25.  Smith, CA; Hay, PP; Smith, Caroline A (2004-03-17). Smith, Caroline A. ed. “Acupuncture for depression”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2004 (3): CD004046.

26.  Smith, CA; Crowther, CA; Smith, Caroline A (2004). Smith, Caroline A. ed. “Acupuncture for induction of labour”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2004 (1): CD002962

27.  Tang, JL; Zhan, SY; Ernst, E (1999). “Review of randomised controlled trials of traditional Chinese medicine.”. BMJ (Clinical research ed.) 319 (7203): 160–1

28.  Vickers, Andrew J (2001). “Message to complementary and alternative medicine: evidence is a better friend than power.”. BMC Complementary and Alternative Medicine 1: 1.

29.  Vickers, A; Goyal, N; Harland, R; Rees, R (1998). “Do Certain Countries Produce Only Positive Results? A Systematic Review of Controlled Trials”. Controlled Clinical Trials 19 (2): 159–66

30.  White, A.R.; Filshie, J.; Cummings, T.M.; International Acupuncture Research Forum (2001). “Clinical trials of acupuncture: consensus recommendations for optimal treatment, sham controls and blinding”. Complementary Therapies in Medicine 9 (4): 237–245

31.  White, AR; Rampes, H; Campbell, JL; White, Adrian R (2006). White, Adrian R. ed. “Acupuncture and related interventions for smoking cessation”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2006 (1): CD000009

32.  Wu, HM; Tang, JL; Lin, XP; Lau, J; Leung, PC; Woo, J; Li, YP; Wu, Hong Mei (2006). Wu, Hong Mei. ed. “Acupuncture for stroke rehabilitation”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2006 (3): CD004131

33.  Zhang, SH; Liu, M; Asplund, K; Li, L; Liu, Ming (2005). Liu, Ming. ed. “Acupuncture for acute stroke”. Cochrane Database of Systematic Reviews 2005 (2): CD003317

Referensi lanjut : Lainnya

1.       “Acupuncture”. US National Center for Complementary and Alternative Medicine. 2006

2.       “Acupuncture: Evidence for its effectiveness”. National Health Service. 2010-03-18.

3.       Cochrane and Alternative Medicine – Acupuncture

4.       Committee on the Use of Complementary and Alternative Medicine by the American Public (2005). Complementary and Alternative Medicine in the United States. National Academies Press.

5.       Mann, Felix (2000). Reinventing acupuncture: a new concept of ancient medicine. Oxford: Butterworth-Heinemann

6.       NIH Consensus Development Program (November 3–5, 1997). “Acupuncture –Consensus Development Conference Statement”. National Institutes of Health.

7.       “Report 12 of the Council on Scientific Affairs (A-97) – Alternative Medicine”. American Medical Association. 1997.

8.       Sampson, W (2005-03-23). “Critique of the NIH Consensus Conference on Acupuncture”. Quackwatch.

9.       Singh, S; Ernst E (2008). Trick or treatment: The undeniable facts about alternative medicine. W. W. Norton & Company

10.   Traditional Chinese Medicine

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.