Diposting Jumat, 22 April 2011 jam 2:56 pm oleh Evy Siscawati

Orang Kanan sudah banyak 500 ribu tahun lalu

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 22 April 2011 -


 

Sekarang, David Frayer, professor antropologi dari Universitas Kansas, telah menggunakan penandaan gigi depan fosil untuk menunjukkan bahwa kekananan telah ada setidaknya 500 ribu tahun lalu. Beliau adalah penulis utama (bersama koleganya dari Kroasia, Italia dan Spanyol) dari sebuah paper yang diterbitkan bulan ini dalam jurnal ilmiah Inggris, Laterality.

Penelitiannya menunjukkan kalau penandaan nyata pada gigi fosil berkorelasi dengan ketanganan kiri atau kanan dari manusia prasejarah individual.

“Pola yang terlihat di gigi fosil secara langsung dan konsisten dihasilkan oleh manipulasi tangan kiri atau kanan dalam pekerjaan eksperimental,” kata Frayer.

Pola-pola goresan pada gigi fosil menunjukkan manusia purba menggunakan tangan kanan untuk makan, bukannya tangan kiri. (Credit: Image courtesy of University of Kansas)

Gigi tertua berasal dari lebih 500 ribu tahun lalu, dari sebuah ruangan bernama Sima de los Huesos dekat Burgos, Spanyol, mengandung sisa-sisa manusia yang diyakini sebagai leluhur Neandertal eropa. Gigi lain yang dipelajari Frayer datang dari populasi Neandertal lainnya di Eropa.

“Tanda dihasilkan ketika alat batu tidak sengaja tertarik sepanjang sisi labial dalam aktivitas yang dilakukan di depan mulut,” kata Frayer. “Penggoresan di sebagian gigi menunjukkan tanda ini dihasilkan pada masa hidup individu dan bukan hasil dari satu episode saja.”

 

Secara keseluruhan, Frayer dan teman-temannya menemukan kekananan dalam 93.1 persen individu sampel dari Sima de los Huesos dan beberapa situs Neandertal Eropa.

“Sulit menafsirkan data fosil ini dengan cara lain selain lateralitas memang muncul saat itu dalam catatan fosil Eropa dan terus berlangsung hingga masa Neandertal,” kata Frayer. “Ini menunjukkan kalau ketanganan ditemukan bukan hanya pada Homo sapiens.”

Frayer mengatakan kalau penemuan kekananannya berimplikasi pada pemahaman kapasitas bahasa populasi purba, karena bahasa umumnya berada di sisi kiri otak, yang mengendalikan sisi kanan tubuh, terdapat hubungan antara kekananan dan bahasa.

“Korelasi umum antara ketanganan dan lateralitas otak menunjukkan kalau otak manusia terlateralisasi secara modern paling tidak setengah juta tahun lalu dan pola ini tidak berubah sejak itu,” katanya. “Tidak ada alasan menduga pola ini tidak meluas lebih dalam ke masa lalu dan kalau bahasa memiliki akar purba, bukan baru.”

Sumber :

University of Kansas.

Referensi jurnal:

  1. David Frayer, Marina Lozano, Jose Bermudez de Castro, Eudald Carbonell, Juan Luis Arsuaga, Jakov Radovcic, Ivana Fiore, Luca Bondioli. More than 500,000 years of right-handedness in Europe. Laterality: Asymmetries of Body, Brain and Cognition, 2011; 1 DOI: 10.1080/1357650X.2010.529451

 

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.