Diposting Jumat, 22 April 2011 jam 2:40 pm oleh Evy Siscawati

Kilat Galaktik Terterang yang Pernah teramati di Bumi

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 22 April 2011 -


 

Sedikit yang kita ketahui tentang struktur fisik magnetar karena tidak satupun yang cukup dekat dengan Bumi untuk mampu dipelajari. Magnetar ukurannya hanya sekitar 20 km (diameter) namun massanya lebih besar dari Matahari. Magnetar juga berputar sangat cepat, dengan sebagian besar magnetar menyelesaikan satu rotasi sekali tiap satu hingga sepuluh detik saja. Usia aktif magnetar juga singkat. Medan magnet kuat mereka meluruh setelah sekitar 10 ribu tahun, ketika aktivitas dan kekuatan pancaran sinar-X lenyap. Dengan sedikitnya jumlah magnetar yang teramati sekarang, perhitungan memperkirakan hanya ada 30 juta magnetar tidak aktif di Bima Sakti.

Letupan sinar-x pada tanggal 27 Desember 2004 diduga berasal dari magnetar. Kita tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang. Walau begitu, dengan teleskop sinar gamma, peristiwa ini sama terangnya dengan sinar bulan purnama di langit malam.

Objek yang menyebabkan ledakan itu diberi nama SGR 1806-20. Magnetar ini berada di inti nebula radio G10.0-0.3 dan merupakan komponen dari kluster 1806-20, yang pada gilirannya merupakan komponen dari daerah H II terbesar di Bima Sakti. Kluster 1806-20 terdiri dari beberapa bintang yang sangat aneh, termasuk setidaknya dua bintang Wolf-Rayet kaya karbon (WC9d dan WCL), dua hiper raksasa biru dan salah satu bintang terterang paling masif di galaksi, LBV 1806-20. Jaraknya 50 ribu tahun cahaya dari Bumi.

Zat penyusun magnetar adalah neutronium. Ia tercatat dalam Kartu Saku Nuklir Pusat Data Nuklir Nasional AS sebagai isotop pertama sebuah unsur dengan simbol n dan nomor atom Z=0 dan bilangan massa A = 1. Isotop ini dinyatakan meluruh menjadi unsur H dengan waktu paruh antara 10.22 hingga 10.26 menit.

 

Medan gravitasi di permukaan magnetar sekitar 200 miliar kali lebih kuat daripada Bumi. Kecepatan lepas dari permukaannya adalah sekitar 100 ribu km/detik, yang berarti sekitar sepertiga kecepatan cahaya. Medan gravitasi demikian kuat bertindak sebagai lensa gravitasi yang membengkokkan radiasi yang dipancarkan oleh bintang-bintang sedemikian hingga permukaan belakang yang normalnya tidak terlihat menjadi terlihat.

Referensi

Cracked Science. 7 Horrible Ways The Universe Can Destroy Us Without Warning, 2011

Robert Roy Britt, Brightest Galactic Flash Ever Detected Hits Earth. 18 February 2005, Space.com

Wikipedia. Magnetar

Wikipedia. Neutronium

Wikipedia. Neutron Star

Wikipedia. SGR 1806-20

Referensi lanjut

Duncan, R.C., “Magnetars, Soft Gamma Repeaters and Very Strong Magnetic Fields”. University of Texas at Austin. March 2003.

Kouveliotou, C.; Duncan, R. C.; Thompson, C. “Magnetars“. Scientific American, February 2003. Page 35.

Ward, P.D., Brownlee, D. Rare Earth: Why Complex Life Is Uncommon in the Universe. Springer, 2000

Zahn, Corvin. “Tempolimit Lichtgeschwindigkeit”, 1990

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.