Bakteri Limbah: Pembangkit Listrik Kecil Alam
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Senin, 18 April 2011 - Coba apa hal pertama yang muncul di pikiranmu ketika kami katakan “Bakteri”? Jika ada diantara kamu yang menjawab “listrik”, kemungkinan kamu jago boong atau Charles Miliken dari Universitas Medis Karolina Selatan.
“Bakteri dari genus Desulfitobacterium mampu menghasilkan listrik secara berkesinambungan dalam tingkat yang dapat digunakan untuk mentenagai alat elektronik kecil. Sejauh bakterinya diberi makan bahan bakar, mereka mampu menghasilkan listrik 24 jam sehari,” kata Charles Miliken, yang melakukan penelitiannya bersama rekannya Harold May.
Tapi apa yang mengagetkan May bukanlah kalau bakteri tersebut dapat menghasilkan listrik; hal ini sudah diketahui sejak tahun 1912. Namun Desulfitobacterium berbeda dari bakteri penghasil listrik sebelumnya. Hingga penemuan May, ahli mikrobiologi menduga kalau hanya bakteri gram negatif, dengan dua selaput sel (dalam dan luar), dapat membuat tegangan, atau beda potensial listrik, di antara kedua selaputnya (protein yang tertempel di selaput luar karenanya mampu menghasilkan arus listrik yang dibangkitkan oleh beda potensial ini). Desulfitobacterium adalah bakteri gram positif, dengan hanya satu selaput sel yang bisa atau tidak bisa tertempel protein. Jadi sang bakteri pasti membuat listriknya dengan cara berbeda; mekanisme ini tetap jadi misteri yang masih dipelajari May.
Bakteri ini paling terkenal atas kemampuan mereka memecah dan menawarkan racun sebagian polutan lingkungan paling problematis, termasuk PCB dan beberapa larutan kimia.
“Teknologi ini dapat digunakan untuk membantu reklamasi air limbah sehingga membuang racun sekaligus membangkitkan listrik.”
Referensi populer
Cracked.com. 2011. A Bacteria That Eats Poison and Makes Electricity
Kessler, R.E. October 2005. Nature’s little power plants. Natural History.
SPX. 8 Juni 2005. Pollution-Eating Bacteria Produce Electricity
Referensi ilmiah
Milliken CE, May HD. 2005. Sustained generation of electricity by the spore-forming, Gram-positive, Desulfitobacterium hafniense strain DCB2. Appl Microbiol Biotechnol. 2007 Jan;73(5):1180-9.
- Tujuan Hidup yang Lebih Besar Melindungi Perubahan Berbahaya di Otak yang Berasosiasi dengan Penyakit Alzheimer
- Resiko Cacat Lahir Lebih Tinggi pada Reproduksi yang Dibantu
- Pandangan Berbeda Mengenai Tuhan Mempengaruhi Perilaku Mencontek
- Manfaat Pengasuhan Anak Bermutu Tinggi Tetap Terasa Ketika Individu telah Berusia 30 Tahun
- Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara Berpenghasilan Rendah
- Asal Usul Suku-Suku Di Indonesia
- Kelelawar, Paus, dan Bio-Sonar: Temuan Baru Tentang Perilaku Mencari Makan Paus Mengungkapkan Konvergensi Evolusi Mengejutkan
- Tuhan dan Sains Modern (Part 11): Penutup
- Untuk Mendorong Kepuasan Konsumen, Pemilik Harus Memperhatikan Kepuasan Kerja Karyawan
- Kepulauan Pasifik di Khatulistiwa Dapat Menjadi Tempat Pengungsian Terumbu Karang dalam Iklim yang Menghangat Karena Perubahan Arus Samudera

