Diposting Minggu, 17 April 2011 jam 8:21 pm oleh Evy Siscawati

Uji Durbin Watson

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 17 April 2011 -


 

Berikut akan ditunjukkan bagaimana melakukan uji Durbin-Watson dengan menggunakan Microsoft Excel 2007. Perlu diperhatikan kalau penggunaan Excel tidak disarankan untuk standar penelitian ilmiah. Ia jauh dari standar ilmiah, sebagaimana telah ditunjukkan para ahli statistik (lihat referensi dibawah). Gunakan piranti lunak lain yang lebih terspesialisasi untuk statistik, misalnya SPSS untuk sosial atau R untuk sains. Penggunaan disini hanya menunjukkan bagaimana uji Durbin Watson dilakukan.

Pertama, lakukan analisa regresi dengan cara pilih data >  analysis > data analysis. Jika tidak ada, anda harus menginstall add-ins analysis toolpak.

Kemudian, pilih regression

 

Panel regression akan muncul, masukkan data dan centang residual. Nilai regresi akan keluar, langsung fokus ke residual output.

Anggap kolom residuals berada di kolom C49 sampai C66. Maka gunakan rumus

=SUMXMY2(C50:C66,C49:C65)/SUMSQ(C49:C66)

Fungsi SUMXMY2 menjumlahkan kuadrat X dikurang Y. Perhatikan kalau ada dua jangkauan dalam fungsi ini. Rentang pertama (disini C50:C66) mendaftarkan nilai X dan rentang kedua (disini C49:C65) mendaftarkan nilai Y.  Sehingga selisih pertama adalah C50-C49, kedua adalah C51-CC50 dan terakhir adalah C66-C65. Sehingga ada 17 selisih. Selisih ini semua dikuadratkan kemudian ditotal.

Pembagi menggunakan fungsi SUMSQ yang mengkuadratkan nilai-nilai dalam rentang dan menjumlahkan kuadratnya. Disini kita mengkuadratkan masing-masing nilai dari 18 data, kemudian ditotal. Secara matematis, rumusnya dibawah ini:

 

Setelah menghitung statistik d, anda perlu membandingkannya dengan nilai d kritis, yang disediakan dalam tabel statistik di buku paket atau di : Table for high n and k. Untuk memeriksa tabel, anda harus melihat apakah hasil perhitungan kurang dari 2 atau lebih dari 2.

Tabel statistik d memiliki petunjuk n (atau T) yang merupakan jumlah pengamatan dan k sebagai jumlah parameter untuk diperkirakan. Tabelnya sendiri memberi dua nilai kritis untuk d sebagai batas bawah (bb) dan batas atas (ba).

d lebih dari 2

Jika d lebih besar dari ba, maka tidak ada autokorelasi

Jika d lebih kecil dari bb, terdapat autokorelasi positif

Jika d terletak antara ba dan bb, tidak ada kesimpulan

d kurang dari 2

Jika d lebih kecil dari 4-ba, tidak ada autokorelasi

Jika d lebih besar dari 4-bb, terdapat autokorelasi negatif

Jika d terletak antara 4-bb dan 4-ba, tidak ada kesimpulan

 

 

 

Referensi
A.T. Yalta, (2008). The accuracy of statistical distributions in Microsoft Excel 2007.  Computational Statistics and Data Analysis 52, pp. 4579-4586

B.D. McCullough and D.A. Heiser, (2008). On the accuracy of statistical procedures in Microsoft Excel 2007. Computational Statistics & Data Analysis 52, pp. 4570-4578

Ellen, S. August 02, 2010. How to Use the Durbin-Watson Statistic in Excel. eHow

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.