Diposting Sabtu, 16 April 2011 jam 10:02 pm oleh Evy Siscawati

Homo Habilis : Satu atau Dua Spesies?

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 16 April 2011 -


 

Menurut Joseph Miller, Paleoanthropolog

Variabilitas volume endokranial (ECV) sebagaimana diukur oleh koefisien variasi (CV) telah menjadi argument penting yang mendukung pandangan kalau lebih dari satu spesies disajikan oleh Homo habilis. Pendukung pandangan ini menggunakan CV 10 sebagai standar untuk menentukan kalau CV H habilis 12,7 dan menunjukkan spesies berbeda dan ada kemungkinan kecil kalau specimen homo habilis specimen KNM-ER 1470 dan KNM-ER 1813 merupakan anggota takson yang sama. Studi yang saya temukan memeriksa data ECV dari berbagai fosil manusia purba untuk menentukan apakah CV member basis data informasi mengenai jumlah spesies H.habilis. Hasilnya menunjukkan kalau tidak ada landasan empiris menggunakan CV 10 sebagai standar mendeteksi spesies ganda H.habilis. Selain itu, geografi, waktu, pilihan sampel, rasio jenis kelamin dan pengukuran adalah faktor rumit yang harus dipertimbangkan saat menafsirkan CV sampel fosil. Selain itu, batas keyakinan statistik 95% yang lebar (5.1-20.3) menunjukkan kalau perkiraan CV 12,7 pada H habilis tidak cukup handal untuk memungkinkan penafsiran yang bermakna secara biologis. Walau begitu, jika CV H.habilis memang 12,7, ia masih berada di dalam jangkauan variasi spesies tunggal manusia modern. Bukti dari keragaman ECV tidak mendukung argumen spesies ganda H.habilis.

Menurut Bernard Wood, Paleoanthropolog

Mengesankan kalau hubungan taksonomi dan filogeni dari wakil tertua genus kita, Homo, tetap kabur. Kemajuan dalam teknik untuk penentuan waktu mutlak dan penilaian fosil telah memberikan model unilineal untuk evolusi manusia, dimana Homo habilis meneruskan australopitecus dan kemudian berevolusi via H. Erectus menuju H.sapiens – namun tidak ada konsensus alternatif yang jelas muncul. Dalam penelitian kami, kami secara formal mengajukan dua spesies untuk spesimen H.habilis.

 

Referensi

Donald Johansson. Becoming Human

Lewin, R. 2005. Human Evolution: An Illustrated Introduction. Wiley-Blackwell.

Miller JA. Does brain size variability provide evidence of multiple species in Homo habilis? Am J Phys Anthropol. 1991 Apr;84(4):385-98.

Wood, B. 1992. Origin and evolution of the genus Homo. Nature 355, 783-790 (27 February 1992)

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.