Diposting Jumat, 15 April 2011 jam 7:46 pm oleh Evy Siscawati

Terapi Medan Elektrostatik

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 15 April 2011 -


 

Leher dan Bahu Kaku

Di Jepang, sebagian besar kasus kekakuan leher dan bahu disebabkan oleh otot-otot hipertonik. Penyebabnya macam-macam, bisa dari luar atau dalam. Penelitian Ito Fujio dkk tahun 2005 menguji alat terapi medan listrik bernama Healthtron dengan membandingkannya pada perawatan biasa dan mencatat kinerjanya lewat pengamatan fisual di daerah leher dan bahu, pemeriksaan persentase limfosit di darah periferal dan tekanan. Hasil penelitiannya menunjukkan kalau medan listrik yang dihasilkan Healthtron memang benar mampu mengurangi rasa pegal di bahu dan leher ketimbang teknik standar.

Jadi sekarang kita punya fakta ilmiah kalau setidaknya terapi medan listrik memang dapat menghilangkan pegal di leher dan bahu (mereka yang tinggal di bawah Sutet mungkin harus bersyukur). Tapi apakah ini semua penyakit? Tentu tidak, ia bahkan lebih pantas disebut kelelahan otot.

Kanker

Terapi medan listrik yang dikembangkan Profesor Yoram Palti dari Institut Teknologi Technion Israel ternyata mampu menghentikan pembelahan sel kanker dan tidak menyakiti sel normal. Uji klinis tahap pertama Terapi medan listrik Yoram Palti begitu memuaskan sehingga U.S. Food and Drug Administration mengizinkannya untuk melewati tahap dua, langsung ke tahap tiga. Menurutnya alatnya akan dipasarkan mungkin dalam dua atau tiga tahun. Uji klinisnya dibuat tahun 2007, jadi sekarang seharusnya alat tersebut sudah tersedia di pasar. Perawatannya diberi oleh alat bernama Novo-TTF, yang ditempelkan ke scalp dengan elektroda berisolasi dan ditenagai baterai yang dipakai pasien terus menerus seperti tas punggung ringan. Banyak pasien memang mengembangkan iritasi kulit ringan akibat elektrodanya, namun para ilmuan tidak menemukan efek samping yang besar.

Yang menyebabkan pembelahan sel kanker melambat akibat medan listrik adalah dalam kasus 200-kHz, medan listrik mencegah pembentukan dan fungsi dari sebuah struktur sel kunci yang disebut simpul mitotis. Simpul ini terdiri dari komponen sel yang disebut mikrotubula. Mikrotubula pada gilirannya mengandung komponen yang memiliki momen dipol listrik yang tinggi, dimana ada pemisahan besar muatan listrik yang berlawanan. Karenanya, bagian dari simpul mitotis sangat terpengaruh dan tampaknya terganggu oleh medan listrik.

Menenangkan Kuda

Lawrence B Smith tahun 1984 dengan tegas mengatakan dalam pendahuluan papernya bahwa, “posisi fisikawan atmosfer, meteorologi dan ilmuan lain adalah bahwa tidak ada pengaruh biologis signifikan sama sekali dari klaim pengaruh medan tersebut yang pernah dipublikasikan secara ilmiah; tidak pula ada pengaruh demikian ditunjukkan pada generator ion negatif, yang sekarang dijual secara komersil oleh puluhan ribu orang sebagai pembersih udara dan penyegar dengan klaim kabur mengenai manfaat kesehatannya.”

Smith sendiri gencar mencari manfaat medan listrik statis terhadap kesehatan dan tahu dimana ia menemukannya? Pada kuda! Penggunaan medan listrik statis tegangan tinggi berhasil membuat para kuda tenang dan lebih mudah dikendalikan. Efektivitasnya antara 80-95%. Kabel listrik statis tegangan tinggi tersebut digantung di atas kuda dan diduga medannya mempengaruhi perilaku kuda sehingga lebih tenang. Pada manusia? Tidak ada bukti.

Kesimpulan

Jadi apa yang kita dapat dari tinjauan literatur ilmiah disini:

  1. Setidaknya ada dua alat : Healththron dan Novo-TTF yang mampu memberikan pengaruh positif pada kesehatan dengan memanfaatkan medan listrik. Perhatikan, penelitian tidak menjelaskan apakah medan ini listrik statis atau dinamik.
  2. Alat Novo-TTF masih sangat baru dan kecil kemungkinan tetangga kita punya alat itu dan membuka klinik pengobatan alternatif.
  3. Studi yang benar-benar menyatakan memakai medan listrik statis mengatakan bahwa para ahli sepakat medan listrik statis tidak punya pengaruh pada kesehatan manusia. Tapi, medan tersebut memang berpengaruh pada kuda, dengan efek menenangkan perilaku.
  4. Studi yang mengatakan tidak ada dampak kesehatan itu dilakukan pada tahun 1984. Sangat tua, mungkin sekarang sudah ditemukan efeknya pada, uh, segala penyakit manusia? Yang bener saja.

Di sisi lain, ketika mencari mengenai terapi listrik statis yang ada di bidang komersil, kami menemukan:

  1. Terapi medan listrik tegangan tinggi yang berfungsi : merawat sakit kepala, sakit otot, insomnia, konstipasi kronis dan lumbago.  Itu adalah klaim aslinya dari produsen di Jepang. Tapi begitu dipasarkan dalam bahasa Melayu, klaimnya berubah menjadi : darah tinggi, strok, gout, batu karang, asma, lemah syahwat, senggugut, haid tidak teratur, penuaan, lemah-lemah sendi dan lain-lain. Pembesar-besaran? Ya. Jadi bahkan bila memang medan listrik statis punya sedikit pengaruh, katakanlah mengobati pegal-pegal, plang nama bisa mendadak membesar menjadi “Mengobati berbagai macam penyakit.”
  2. Terapi medan listrik statik lemah yang berfungsi: menggantikan akupuntur sebagai metode non invasif untuk mencegah atau merawat tekanan darah tinggi, sindrom menopause, sakit gerakan, sakit kepala, sakit gigi, sakit punggung, dismenorrhea dan masalah klinis lainnya. Alat yang berasal dari China ini patut dicurigai karena berbasis pseudosains: akupuntur, Qi, pengobatan kuantum, bioenergi. Oh please. Kalau saja ada penelitian tentang efektivitas akupuntur, Qi, pengobatan kuantum atau bioenergi tentu sudah kami posting disini. Fakil gini-gini suka sensasi di dunia sains loh.

 

Referensi dagangan

Weak electrostatic field therapy

Bios 9000 electric field therapy

Referensi ilmiah

Fujio, I., Kazuo, O., Kunihito, T., Hiroyuki, H. 2005. The Effects of Electric Field Therapeutic Device (Healthtron) on the Stiffness in the Neck and Shoulder Area-Changes in subjective symptoms, blood circulation and the autonomic nervous system. Journal of Japanese Association of Physical Medicine Balneology and Climatology, Vol. 68, No.2, pp.110-121

Kirson et al., Alternating electric fields arrest cell proliferation in animal tumor models and human brain tumors. PNAS 104, 10152-10157, June 12, 2007

Kirson ED, Gurvich Z, Schneiderman R, et al., Disruption of cancer cell replication by alternating electric fields, Cancer Res, 2004;64: 3288-95

Smith, L.B. 1984. Electric Field Therapy for Equine Sterotypic Behaviors. Journal of Biological Physics, Vol. 12, No.2, pp. 33-36

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.