Diposting Jumat, 15 April 2011 jam 7:21 pm oleh Evy Siscawati

Persamaan dan Perbedaan Manusia dengan Primata Lainnya

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 15 April 2011 -


 

Persamaan Manusia dengan Primata lainnya

Otak

Otak primata terhitung besar relatif dengan ukuran tubuhnya, sebagian karena ketergantungannya yang erat pada perilaku yang fleksibel dan dipelajari. Berbeda dengan hewan lainnya, primata butuh waktu lama untuk tumbuh menjadi dewasa.

Mata

Seperti pada banyak predator, primata memiliki kedua mata yang berada di depan kepalanya. Masing-masing bidang penglihatan mata saling tindih satu sama lain, menghasilkan pandangan tiga dimensi. Pandangan tiga dimensi ini membantu primata menangkap mangsa atau melompat ke cabang pohon yang tinggi di atas tanah.

Hidung

Primata tidak terlalu bertopang pada penciuman seperti hewan lainnya. Sebaliknya, mereka sangat bergantung pada indera penglihatan. Atas alasan ini, primata tidak memiliki moncong atau memiliki moncong yang sangat pendek serta memiliki hidung yang kecil. Perubahan ini juga tampak pada ukuran daerah penciuman dan penglihatan di otak.

Gigi

Primata memiliki gerigi yang bentuknya berbeda-beda yang memungkinkan mereka memakan beraneka ragam makanan: getah, daun, buah, akar, ubi, kacang, serangga dan daging.

Klavikel

Primata melestarikan tulang klavikel (tulang dasi) yang telah hilang pada sebagian mamalia lainnya. Sebagian besar hewan, seperti anjing dan kucing, menggerakkan tangan dan kakinya dalam arah maju mundur. Sebaliknya, primata lebih sering mengayunkan tangannya ke samping kiri kanan, seperti saat memanjat pohon. Klavikel bertindak sebagai topangan untuk menstabilkan bahu sehingga gaya samping tidak merusaknya.

Tangan

Sebagian besar primata memiliki kuku atau cakar di jari tangan dan kaki. Mereka juga memiliki alur di bantalan sentuhnya (sidik jari). Alur ini memberikan gesekan yang lebih baik pada  jari kaki dan tangan saat berpegangan pada dahan atau memegang makanan.

Ibu Jari

Primata memiliki ibu jari tangan dan kaki yang berlawanan, yang berarti mereka dapat menggenggam dengan tangan dan kaki. Manusia telah kehilangan kemampuan menggenggam dengan kaki karena kendala bipedalisme. Sebagian besar primata, walau begitu, termasuk manusia, dapat menyentuhkan ibu jarinya dengan jari depan – sebuah posisi presisi yang memungkinkan mereka mengambil benda kecil seperti benih rumput.

Dari kiri ke kanan: Manusia, Gorila, Simpanse, Orangutan, Gibon

Perbedaan manusia dan primata lainnya

Manusia secara anatomi sama dengan primata lainnya, dalam banyak hal, namun ada beberapa perbedaan penting. Sebagian besar perbedaan ini hanya semata derajat. Sebagian besar primata dapat membuat genggaman yang kuat dengan mempertemukan ibu jari dan jari depannya; manusia juga dapat melakukannya tapi dengan presisi dan kelincahan yang lebih baik. Primata memiliki otak yang rumit dan kemampuan berkomunikasi, namun manusia memiliki otak yang lebih rumit lagi dan terorganisasi untuk menggunakan bahasa.

Bipedalisme juga membedakan manusia dari primata lainnya. Perubahan dalam bentuk berjalan ini berpengaruh besar pada evolusi manusia karena ia memungkinkan leluhur kita membawa makanan ke tempat yang lebih aman untuk dimakan. Bipedalisme juga membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih efisien; dan ia juga membebaskan tangan untuk membuat dan menggunakan perkakas.

Sumber

Donald Johansson. Becoming Human

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.