Diposting Kamis, 14 April 2011 jam 6:23 pm oleh Evy Siscawati

Kekebalan Antibiotik Menyebar Cepat pada Bakteri

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 14 April 2011 -


 

Hasil penelitian ini akan diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Communications.

Semakin banyak bakteri yang kian kebal terhadap antibiotika umum kita, dan parahnya, semakin banyak lagi yang lebih kebal terhadap semua jenis antibiotika yang kita ketahui. Masalahnya disebut kekebalan ganda, dan umumnya merupakan ancaman masa depan paling nyata pada kesehatan umum. Kekebalan antibiotik dapat muncul pada bakteri dalam lingkungan dan tubuh kita. Kekebalan antibiotik kemudian dapat dikirim ke bakteri lain yang menyebabkan penyakit manusia, bahkan jika bakteri itu tidak berkerabat satu sama lain.

Sejumlah besar transfer gen antar bakteri terjadi dengan bantuan apa yang disebut plasmid konjugatif, sebuah bagian dari DNA bakteri. Sebuah plasmid hanya dapat eksis dan mengganda di dalam sel, dimana ia menggunakan permesinan sel, namun kemudian dapat ditransfer ke sel lain dan menyebar antar bakteri.

Tim peneliti telah mempelajari sekelompok pembawa gen kekebalan antibiotik yang diketahui: plasmid IncP-1. Menggunakan analisa DNA mutakhir, para peneliti berhasil memetakan asal usul berbagai plasmid IncP-1 dan mobilitasnya antar berbagai spesies bakteri. “Hasil kami menunjukkan kalau plasmid dari kelompok IncP-1 telah eksis dan beradaptasi dengan berbagai jenis bakteri. Mereka juga direkombinasi, yang berarti satu plasmid dapat dipandang sebagai puzzle gen, masing-masing teradaptasi dengan berbagai spesies bakteri,” kata Peter Norberg, seorang peneliti dari Lembaga Biomedis Universitas Gothenburg. Hal ini menunjukkan adaptabilitas yang baik dan menyarankan kalau plasmid-plasmid ini dapat bergerak relatif bebas antar spesies bakteri.

“Plasmid IncP-1 adalah kendaraan yang sangat potensial untuk mentransportasi gen kekebalan antibiotika antar spesies bakteri. Karenanya, tidak terlalu penting lingkungannya apa, di daerah mata, atau spesies bakteri apa, kekebalan antibiotik ini tetap akan muncul. Gen kekebalan dapat relatif mudah dikirim dari lingkungan asli ke bakteri yang menginfeksi manusia, lewat plasmid IncP-1 atau plasmid lainnya dengan sifat yang sama, sebagai kendaraan,” kata Professor Malte Hermansson dari Jurusan Biologi Sel dan Molekuler di Universitas Gothenburg.

Telah diketahui kalau sejak lama kalau plasmid penting bagi penyebaran kekebalan antibiotik. Penemuan tim penelitian kalau plasmid IncP-1 dapat bergerak, dan telah bergerak, pada berbagai spesies bakteri dan selain itu telah berinteraksi secara langsung dengan satu sama lain, yang dapat meningkatkan potensi penyebaran gen.

Sumber :

University of Gothenburg

Referensi Jurnal:

Peter Norberg, Maria Bergström, Vinay Jethava, Devdatt Dubhashi, Malte Hermansson. The IncP-1 plasmid backbone adapts to different host bacterial species and evolves through homologous recombination. Nature Communications, 2011; 2: 272 DOI: 10.1038/ncomms1267

 

 

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.