Diposting Sabtu, 9 April 2011 jam 5:33 pm oleh Gun HS

Orang Lebih Baik dalam Mengontrol Otak Saat Melihat Aktivitas Otaknya Sendiri

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 9 April 2011 -


Sebagaimana manusia menghadapi peningkatan gangguan dalam kehidupan pribadi dan profesionalitas, para peneliti dari Universitas British Columbia telah menemukan bahwa orang bisa memperoleh kontrol yang lebih besar atas pikiran mereka sendiri jika diberi umpan balik otak secara real-time.

Penelitian ini merupakan penelitian pertama di dunia tentang bagaimana umpan balik real-time fungsional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) pada wilayah otak yang bertanggung jawab bagi pikiran tingkat tinggi, termasuk introspeksi, mempengaruhi kemampuan kita untuk mengendalikan pikiran-pikiran. Para peneliti menemukan bahwa umpan balik otak secara real-time meningkatkan kemampuan orang secara signifikan dalam mengendalikan pikiran mereka dan secara efektif ‘melatih otak mereka’.

“Sama seperti atlet dalam memperoleh manfaat pelatihan dari bimbingan seorang pelatih, umpan balik dari otak kita dapat membantu kita untuk lebih sadar akan pikiran kita,” kata rekan penulis Prof. Kalina Christoff, dari Fakultas Psikologi UBC. “Temuan kami menunjukkan bahwa kemampuan mengendalikan pikiran kita mengalami peningkatan ketika kita tahu bagaimana area yang terkait di dalam otak kita berperilaku.”

Untuk penelitian ini, yang dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal NeuroImage, para partisipan melakukan tugas, baik menaikkan ataupun menurunkan introspeksi mental, dalam interval 30 detik selama empat sesi enam menit. Teknologi fMRI melacak aktivitas secara real-time pada korteks prefrontal rostrolateral (RLPFC), daerah otak yang terlibat dengan pemikiran tingkat tinggi.

Para partisipan dengan akses ke umpan balik fMRI secara real-time, yang bisa melihat aktivitas RLPFC mereka, mengalami peningkatan selama introspeksi dan mengalami penurunan selama pikiran non-introspektif, seperti tugas mental yang difokuskan pada sensasi tubuh. Para partisipan ini menggunakan umpan balik untuk memandu pikiran mereka, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengendalikan pikiran dan berhasil melaksanakan tugas-tugas mental. Sebaliknya, peserta yang tidak diberikan atau hanya berupa umpan balik yang tidak akurat, justru tidak mencapai perbaikan dalam meregulasi otak.

“Ketika para partisipan melihat otak mereka bereaksi terhadap pikiran mereka sendiri, mereka tahu apakah mereka sedang melakukan tugas dengan baik atau buruk, dan mereka bisa menyesuaikan pikiran mereka,” kata rekan penulis Graeme McCaig, lulusan Fakultas Elektro UBC dan spesialisasi Interaksi Komputer Manusia Teknik Komputer. “Akibatnya, peserta yang menerima umpan balik real-time dapat lebih fokus pada tugas mental secara lebih konsisten.”

Studi ini menitikberatkan pada kemungkinan peningkatan kehidupan sehari-hari kita melalui bimbingan fMRI dalam kemampuan kita untuk memfokuskan pikiran pada hal-hal pribadi atau profesional, demikian menurut tim peneliti, yang meliputi Matt Dixon, Kamyar Keramatian dan Irene Liu.

Temuan ini juga meningkatkan harapan bagi perawatan klinis, yang dapat bermanfaat meningkatkan kesadaran dan meregulasi pikiran seseorang, termasuk depresi, gelisah, serta gangguan obsesif-kompulsif. Misalnya, dengan meningkatnya ketersediaan teknologi fMRI, umpan balik otak secara real-time menghadirkan pelengkap penting yang potensial untuk umpan balik yang disediakan oleh kemampuan pemantauan diri seorang terapis atau pasien.

Sumber: People control thoughts better when they see their brain activity: UBC study (publicaffairs.ubc.ca)
Kredit: University of British Columbia
Referensi Jurnal: R. Graeme McCaig, Matt Dixon, Kamyar Keramatian, Irene Liu, Kalina Christoff. Improved modulation of rostrolateral prefrontal cortex using real-time fMRI training and meta-cognitive awareness. NeuroImage, 2011; 55 (3): 1298 DOI: 10.1016/j.neuroimage.2010.12.016

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.