Diposting Jumat, 8 April 2011 jam 5:12 pm oleh Gun HS

Kepler Nasa Membantu Para Astronom Memperbaharui Sensus Bintang Mirip-Matahari

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 8 April 2011 -


Misi Kepler NASA telah mendeteksi perubahan kecerahan pada 500 bintang mirip-Matahari, memberi gagasan yang lebih baik bagi para astronom tentang sifat alami dan evolusi bintang-bintang. Sebelum peluncuran Kepler pada bulan Maret 2009, para astronom telah mengidentifikasi perubahan kecerahan, atau osilasi, sekitar 25 bintang yang serupa dengan matahari kita dalam hal ukuran, usia, komposisi dan lokasi dalam galaksi Bima Sakti.

Penemuan ini dilaporkan dalam makalah, “Ensemble Asteroseismology of Solar-Type Stars with the NASA Kepler Mission”, dalam jurnal Science edisi 8 April. Penulis utama makalah ini adalah Bill Chaplin dari Universitas Birmingham di Inggris.

Makalah ini menyebutkan bahwa Kepler merupakan dorongan besar untuk asteroseismologi, studi bintang dengan mengobservasi osilasi alami mereka. Osilasi mereka memberi petunjuk tentang dasar-dasar bintang seperti massa, radius dan usia, serta berperan sebagai petunjuk mengenai struktur internal bintang.

“Ini membantu kami memahami lebih lanjut tentang pembentukan bintang dan bagaimana mereka berevolusi,” kata Steve Kawaler, seorang profesor fisika dan astronomi di Iowa State University, rekan-penulis makalah dan pemimpin Kepler Asteroseismic Investigation. “Observasi baru ini memungkinkan kami untuk mengukur sifat rinci bintang pada akurasi yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya.”

Instrumen ini secara terus-menerus mengarah pada wilayah Cygnus-Lyra di Bima Sakti. Diharapkan untuk terus mengamati sekitar 170.000 bintang untuk setidaknya selama tiga setengah tahun.

Tugas utama Kepler adalah menggunakan variasi kecil kecerahan bintang dalam sudut pandangnya untuk menemukan planet mirip-Bumi yang mungkin bisa mendukung kehidupan.

Kepler Asteroseismic Investigation menggunakan data Kepler untuk mempelajari berbagai jenis bintang. Penyelidikan ini dipimpin oleh sebuah komite pengawas empat anggota: Kawaler, Ketua Ron Gilliland di Space Telescope Science Institute yang berbasis di Baltimore, Jorgen Christensen-Dalsgaard dan Hans Kjeldsen, keduanya dari Aarhus University di Denmark.

Kepler telah menyediakan informasi baru yang sangat banyak bagi para astronom, makalah Science menyebutkan bahwa mereka “memasuki era emas bagi fisika bintang”.

Data dari 500 bintang mirip-Matahari ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bintang-bintang, sifat dan evolusi mereka. Hal ini juga memberikan data bagi para astronom untuk menguji teori, model dan prediksi mereka tentang bintang dan galaksi. Juga memberikan cukup data bagi para astronom untuk membuat studi statistik bintang-bintang yang sangat bermanfaat.

“Tapi ini hanyalah awal dari berbagai hal,” kata Kawaler. “Ini merupakan analisis luas pertama dari data yang telah kami lihat. Ini merupakan pratinjau terhadap alat baru dan jenis sensus terinci di mana akan mampu kami lakukan.”

Di antara berbagai proyek ke depan, berdasarkan makalah Science, adalah studi untuk menentukan usia semua bintang mirip-Matahari dan mempelajari bintang-bintang inang bagi planet mirip-Bumi yang ditemukan oleh Kepler.

Sumber artikel: NASA’s Kepler helps Iowa State’s Kawaler, astronomers update census of sun-like stars (news.iastate.edu)
Kredit:
Iowa State University
Informasi lebih lanjut: W. J. Chaplin, H. Kjeldsen, J. Christensen-Dalsgaard, S. Basu, A. Miglio, T. Appourchaux, T. R. Bedding, Y. Elsworth, R. A. García, R. L. Gilliland, L. Girardi, G. Houdek, C. Karoff, S. D. Kawaler, T. S. Metcalfe, J. Molenda-?akowicz, M. J. P. F. G. Monteiro, M. J. Thompson, G. A. Verner, J. Ballot, A. Bonanno, I. M. Brandão, A.-M. Broomhall, H. Bruntt, T. L. Campante, E. Corsaro, O. L. Creevey, G. Do?an, L. Esch, N. Gai, P. Gaulme,  S. J. Hale, R. Handberg, S. Hekker, D. Huber, A. Jiménez, S. Mathur, A. Mazumdar, B. Mosser, R. New, M. H. Pinsonneault, D. Pricopi, P.-O. Quirion, C. Régulo, D. Salabert, A. M. Serenelli, V. Silva Aguirre, S. G. Sousa, D. Stello, I. R. Stevens, M. D. Suran, K. Uytterhoeven, T. R. White, W. J. Borucki, T. M. Brown, J. M. Jenkins, K. Kinemuchi, J. Van Cleve, T. C. Klaus. Ensemble Asteroseismology of Solar-Type Stars with the NASA Kepler Mission. Science 8 April 2011; Vol. 332 no. 6026 pp. 213-216; DOI: 10.1126/science.1201827

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.