Diposting Rabu, 6 April 2011 jam 7:34 pm oleh Evy Siscawati

Herbarium Toga

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 6 April 2011 -


 

Namanya Herbarium Toga, entah Toga itu apa, mungkin nama kelompok siswa atau kelas, yang jelas disitu ditunjukkan beberapa daun awetan yang mengingatkan Evy pada praktikum biologi dasar waktu semester satu kemaren. Daun-daun ini adalah obat-obatan tradisional yang dipandang berkhasiat dalam merawat beberapa gangguan kesehatan. Mari kita daftarkan dulu apa yang tercatat di Herbarium Toga.

Temulawak (Curcuma xanthornza)

Khasiat : abses, hati, cacar, campak, demam eksim, ginjal, limpa, jerawat, lever, maag, meningkatkan nafsu makan.

Handeuleum (Graptophyllum pictum)

Melancarkan haid, wasir, sembelit

Mangga

Sariawan, darah tinggi, luka bakar

Bangle (Zingiber)

Demam, masuk angin, gangguan mata, kegemukan, nyeri sendi, mules, sakit kuning

Lavender (Grissthalia roosmirie)

Penangkal nyamuk, pengharum ruangan

Suci Wangi

Pewarna masakan, penurun panas

Kayu Putih

Batuk menahun, sakit perut, radang tenggorokan

Pacing (Costus speciosus)

Bengkak ginjal, perut busung, infeksi saluran kencing, nyeri kandung kemih, pengerutan hati, mencegah kehamilan

Evy gak berniat mengevaluasi dakuan-dakuan diatas karena biasanya hal tersebut dilakukan berdasarkan penelitian dalam negeri dan perusahaan farmasi yang aksesnya susah, walaupun sebagian besar mungkin benar. Pada dasarnya, yang berkhasiat dari tanaman tradisional hanya bagian tubuh tertentunya saja, ataupun zat kimia tertentu yang terkandung di dalamnya. Dengan cara ini, akan lebih mudah kalau ia di ekstrak dan industri obat-obatan sudah banyak memanfaatkannya. Ambil contoh komposisi dari obat sariawan yang sekarang ada di kamar Evy. Isinya adalah ekstrak daun saga (folia Abrus precatorius), ekstrak daun sirih (folia Piper betle), ekstrak akar kayu manis (radiks Liquiritiae) dan mentholum.

Yang ingin Evy sorot disini adalah bagaimana pengetahuan kita tentang sejumlah spesies di atas telah bertambah lewat penelitian sepuluh tahun terakhir. Mari kita cek.

Pacing (Costus speciosus)

Tidak ada penelitian terbaru yang Evy dapatkan, tapi Pacing memang punya sejarah pengobatan. Dalam Ayurweda, akarnya (rhizoma) digunakan untuk perawatan demam, ruam, asma, bronkitis dan cacingan. Dalam Kamasutra, ia disebutkan sebagai kosmetik untuk digunakan di bulu mata untuk meningkatkan daya tarik seksual.

Mangga


Penemuan terbaru 2010 kemarin adalah mangga ternyata mampu mencegah perkembangan sel kanker payudara dan usus besar tertentu. Walau mangga tidak punya sifat antioksidan, polifenol (khususnya gallotannin) didalamnya mampu menghambat perkembangan kanker payudara dan usus besar. Ia juga berpengaruh meredakan perkembangan kanker prostat, leukemia dan paru.

Kayu Putih


Minyak kayu putih ditemukan pada tahun 2010 kemarin bermanfaat untuk mencegah enzim COX-2 yang menyebabkan pendarahan. Zat kimia yang terkandung dalam minyak kayu putih yang bertanggung jawab menekan aktivitas enzim ini adalah carvacrol.

Secara keseluruhan, kayu putih juga memiliki kemampuan untuk dijadikan biomassa untuk bahan bakar nabati. Walau begitu, mengingat pengalaman buruk kita dengan bahan bakar nabati (minyak sawit dan etanol dari jagung), perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam mengenai dampak lingkungan dan sosial dari penggunaan kayu putih sebagai bahan bakar.

Khasiat lain yang telah ditemukan ilmuan dari kayu putih adalah kemampuannya menghasilkan minyak untuk pembersih dan sebagai insektisida alami, serta mengeringkan rawa sehingga mengurangi resiko malaria. Masih banyak lagi manfaat dari kayu putih terutama bagi industri.

Dampak negatif kayu putih adalah konsumsi air yang sangat besar. Ia mengeringkan daerah sekitarnya.

Temulawak (Curcuma xanthornza)

Temulawak mengandung zat anti oksidan Curcumin yang menurunkan hambatan insulin dan mencegah diabetes tipe 2 pada model tikus dengan menghambat respon pendarahan yang memicu kegemukan. Ia juga menurunkan berat tubuh dan lemak walaupun kalorinya lebih tinggi, sehingga berguna untuk diet. Ia juga telah terbukti ilmiah memblokir perkembangan melanoma dan kanker jenis lainnya. Curcumin juga ditemukan meghambat metastasis pada paru tikus penderita kanker payudara. Selain itu, ada indikasi kalau ia berguna untuk perawatan Tuberkulosis, penyakit hati dan kanker usus besar.

Lavender


Aroma lavender, secara psikologi memiliki khasiat menurunkan stress. Ia juga berguna untuk mencegah infeksi yang resisten terhadap anti jamur. Penelitian lebih jauh menemukan kalau lavender merupakan herbisida alami, jadi bukan hanya untuk menghambat jamur, tapi juga tanaman gulma. Lavender juga dapat menyuburkan tanah sehingga membantu bioremediasi.

Walau begitu, ia berefek samping karena bila diusapkan terus menerus pada bayi dan anak laki-laki, dapat menyebabkan ginekomastia pra pubertas, penyakit pembesaran payudara.

Referensi ilmiah

  1. Adhvaryu et al. Prevention of hepatotoxicity due to anti tuberculosis treatment: A novel integrative approach. World Journal of Gastroenterology, 2008; 14 (30): 4753 DOI: 10.3748/wjg.14.4753
  2. E. Garcia-Moya, A. Romero-Manzanares, P. S. Nobel. Highlights for Agave Productivity. GCB Bioenergy, 2011; 3 (1): 4 DOI: 10.1111/j.1757-1707.2010.01078.x
  3. Jian-Mei Li, Yu-Cheng Li, Ling-Dong Kong, Qing-Hua Hu. Curcumin inhibits hepatic protein-tyrosine phosphatase 1B and prevents hypertriglyceridemia and hepatic steatosis in fructose-fed rats. Hepatology, 2010; DOI: 10.1002/hep.23524
  4. Lahcen Ouahmane, Mohamed Hafidi, Christian Plenchette, Marija Kisa, Ali Boumezzough, Jean Thioulouse, Robin Duponnois — Lavendula species as accompanying plants in Cupressus replanting strategies: Effect on plant growth, mycorrhizal soil infectivity and soil microbial catabolic diversity, Applied Soil Ecology, 2006, 34: 190-199. DOI: 10.1016/j.apsoil.200602.002
  5. Lahcen Ouahmane, Robin Duponnois, Mohamed Hafidi, Marija Kisa, Ali Boumezzouch, J. Thioulouse and C. Plenchette — Some Mediterranean plant species (Lavandula spp. and Thymus satureioides) act as potential “plant nurses” for the early growth of Cupressus atlantica, Plant Ecology, 2006, 185 (1): 123-134.
  6. Luzar J. (2007). The Political Ecology of a “Forest Transition”: Eucalyptus forestry in the Southern Peruvian. Ethnobotany Research & Applications.
  7. Mariko Hotta, Rieko Nakata, Michiko Katsukawa, Kazuyuki Hori, Saori Takahashi, and Hiroyasu Inoue. Carvacrol, a component of thyme oil, activates PPAR-gamma and suppresses COX-2 expression. Journal of Lipid Research, January, 2010
  8. Miriam Zanellato, Eva Masciarelli, Laura Casorri, Priscilla Boccia, Elena Sturchio, Mario Pezzella, Andrea Cavalieri, Fabio Caporali. The essential oils in agriculture as an alternative strategy to herbicides: a case study. International Journal of Environment and Health, 2009; 3 (2): 198 DOI: 10.1504/IJENVH.2009.024878

 

Referensi populer

1.      Columbia University Medical Center (2008, June 23). Common Cooking Spice Found In Curry Shows Promise In Combating Diabetes And Obesity. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2008/06/080620195436.htm

2.      Johns Hopkins Medical Institutions (2006, August 1). Chemicals In Curry And Onions May Help Prevent Colon Cancer. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2006/08/060801052004.htm

3.      NIH/National Institute of Environmental Health Sciences (2007, February 1). Lavender And Tea Tree Oils May Cause Breast Growth In Boys. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2007/01/070131204136.htm

4.      Ohio State University (2008, March 4). Aromatherapy May Make You Feel Good, But It Won’t Make You Well, Study Shows. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2008/03/080303093553.htm

5.      Society for General Microbiology (2011, February 16). Lavender oil has potent antifungal effect. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2011/02/110214201842.htm

6.      Texas A&M AgriLife Communications (2010, January 12). Mango effective in preventing, stopping certain colon, breast cancer cells, food scientists find. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2010/01/100111154926.htm

7.      The Rockefeller University (1997, September 24). Plant-Based Therapies Examined For Colon Cancer Prevention. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/1997/09/970924033126.htm

8.      University Of Texas M. D. Anderson Cancer Center. (July 14, 2005) Potent Spice Works To Block Growth Of Melanoma In Lab Test

9.       University of Texas M. D. Anderson Cancer Center (2005, October 16). Early Study Shows Spice Stunts Deadly Spread To Lungs. ScienceDaily. Retrieved April 5, 2011, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2005/10/051015091008.htm

10.   VOA. (2005) South Africa Water Project Clears Water-Guzzling Alien Plant Infestations.

11.   Wikipedia. Costus Speciosus

12.   WorldWatch Institute. (2007) State of the World: Our Urban Future.

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.