Diposting Selasa, 5 April 2011 jam 8:19 pm oleh Evy Siscawati

Penemuan Genus Tanaman Baru yang Langka

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Selasa, 5 April 2011 -


 

Spesies baru ditemukan diantara sampel yang diberikan ke Kebun Raya Missouri untuk diidentifikasi. Sementara ratusan spesies tanaman baru ditemukan tiap tahun, genus baru ini sangat langka, dan karena sekaligus ditemukan dua spesies, membuat Yasunia sangat berbeda.

Henk van der Werff adalah kepala jurusan ilmu Monografi di Kebun Raya Missouri. Ia menjelaskan, “Ada banyak spesies baru yang sebagian besar ditemukan di daerah tropis tiap tahunnya. Khususnya, spesies baru berbeda dalam karakteristik kecilnya dari kerabat dekatnya. Genera baru ini berbeda pada karakteristik utama dari kerabatnya dan lebih menariknya, penemuan ini semata hanya karena kebetulan saja.”

Tahun 1993, staff MBG, David Neill mengumpulkan sampel pertama di dataran rendah Amazon di Ekuador, namun ia tetap menjadi spesimen yang tidak dapat dikenali karena kurangnya detail, khususnya bunga yang diperlukan untuk identifikasi. Staff setempat membuat persediaan bunga di Taman Nasional Yasuni mengumpulkan spesimen tambahan dari pohon yang ditandai, memastikan kalau informasi yang dibutuhkan untuk identifikasi akan tersedia. Dari sampel-sampel ini, ditemukan kalau karakteristik yang ada pada spesimen baru ini tidak sesuai dengan genera Neotropis Lauraceae manapun.

Tahun 2003, pengumpulan spesies kedua berlokasi di hulu sungai Rio Utiquinia di Ucayali (Peru) dekat perbatasan Brazil. Dalam detail minornya, ia sangat berbeda dari spesies Ekuador.

DNA dari kedua spesies Yasunia dan analisa terkaitnya dapat pada akhirnya menghasilkan perubahan klasifikasi famili tanaman.

“Ini skenario yang sangat langka dan menarik. Kedua spesies baru yang dikumpulkan bukan anggota dari genus yang dikenal, sehingga apa yang kami mendadak miliki adalah dua spesies baru dan satu genus baru. Biasanya, saat sebuah genus ditemukan, ia hanya terkait dengan satu spesies saja. Sangat langka menemukan dua spesies dalam satu genus baru sekaligus. Yasunia dengan dua spesies baru adalah kasus yang sangat langka tersebut,” kata Van der Werff.

Sumber berita:

Missouri Botanical Garden.

 

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.