Diposting Minggu, 27 Maret 2011 jam 4:45 pm oleh Evy Siscawati

Penggunaan Pestisida berhubungan dengan Penurunan Amfibi

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 27 Maret 2011 -


 

Profesor ilmu lingkungan California State University, Sacramento, professor Carlos Davidson, yang sebelumnya menghubungkan penggunaan pestisida dengan menurunnya populasi katak kaki merah, mengatakan pertanian juga berasosiasi dengan penurunan katak kaki kuning pegunungan, katak kaki kuning kaki bukit dan katak Cascade. “Studi ini sangat condong pada pengaruh agrokimia yang dibawa angin sebagai faktornya,” kata beliau.

Penemuan ini ditampilkan dalam jurnal ilmiah Conservation Biology.

Davidson, bersama koleganya Brad Schaffer dari Pusat Biologi Populasi di University of California, Davis, dan Mark Jennings dari Rana Resources, mempelajari pengaruh empat faktor lingkungan – penggunaan pestisida yang terbawa angin, penghancuran habitat, radiasi UV-B dan perubahan iklim pada delapan spesies amfibi yang menurun jumlahnya.

Untuk mengendalikan faktor regional, studi ini menyatukan spesies-spesies dari pegunungan berbeda sepanjang Kalifornia, termasuk katak kaki merah Kalifornia, salamander harimau Kalifornia, kodok kaki sekop barat, kodok arroyo dan kodok Yosemite selain katak kaki kuning pegunungan, katak kaki kuning kaki bukit dan katak cascade.

Para peneliti membandingkan populasi historis dengan data survey terbaru dan kemudian menganalisa pola geografis untuk penyebab yang mungkin atas penurunan ini. Persentase lokasi yang sebelumnya ditinggali namun sekarang tidak lagi ternyata tinggi pada semua spesies, dari 33 persen absen pada salamander harimau hingga 83 persen absen pada katak kaki kuning pegunungan.

Dari keempat faktor, penggunaan lahan pertanian angin kuat – dengan potensi pestisida tertiup angin yang tinggi – dapat berkaitan dengan penurunan pada semua spesies katak. Lokasi-lokasi yang ditinggalkan empat kali lebih banyak merupakan lokasi pertanian angin kuat.

Perusakan habitat juga merupakan faktor penurunan, tapi hanya pada salamander harimau dan kodok kaki sekop.

Perhatian pada penurunan tajam ini membawa pada penambahan katak kaki merah pada Layanan Perikanan dan Kehidupan Liar AS sebagai spesies terancam punah tahun 1996. Pusat Keanekaragaman Biologi sekarang menuntut Dinas Perlindungan Lingkungan karena gagal bekerjasama dengan Layanan Perikanan dan Kehidupan Liar AS mengenai kemungkinan dampak penggunaan pestisida pada katak.

Davidson sekarang mencari asosiasi antara penggunaan pestisida historis dan penurunan amfibi di California. Ia dan Schaffer juga mempelajari pengaruh pestisida dosis rendah pada kerentanan amfibi pada penyakit.

Sumber berita :

California State University, Sacramento.

 

 

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.