Diposting Minggu, 27 Maret 2011 jam 5:27 pm oleh Evy Siscawati

Freemason

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 27 Maret 2011 -


 

Coba tanyakan asal usul Freemason pada lima orang anggotanya, dan kamu bisa mendapatkan lima jawaban berbeda. Ada yang bilang mereka keturunan Druid kuno. Ada yang menghubungkannya dengan sekte Isis-Osiris di Mesir Kuno. Ada yang mengklaim kalau mereka adalah ordo pendeta Yahudi yang disebut Essenes yang dibentuk abad ke-2 SM. Ada yang bilang mereka keturunan para ksatria Templar dan yang lainnya, adalah Freemason berasal dari tukang batu.

Sejarah Freemason

Yang paling mendekati kebenaran adalah Freemason berasal dari tukang batu. Ini bukan sekedar nyocok-nyocokin dengan bahasa Inggris dimana kata “mason” berarti “tukang batu.” Benar loh. Di Timur Tengah, ada kelompok tukang batu yang disewa para raja Eropa untuk membangun kastil dan benteng mereka. Para tukang batu ini mengalahkan tukang batu Eropa, dan segera saja memonopoli bisnis bikin istana, tidak ada saingan, Free… Dari sini datangnya istilah FreeMason.

Agar keahlian yang mereka miliki tidak diketahui orang selain mereka, maka para mason membangun organisasi Freemason. Mereka membuat kode-kode dan ritual-ritual sehingga orang Eropa tidak paham dan dengan cara ini, monopoli mereka pada bisnis properti aman untuk anak cucu mereka. Dan tentu saja, anak cucu mereka juga menjadi anggota Freemason. Dan beri waktu seribu tahun lebih dan jadilah sebuah organisasi besar dengan 5 juta anggota sekarang.

George Washington dengan busana Freemason

Tentu perjalanan Freemason tidak semulus itu. Mana ada sekarang raja minta bikinin kastil atau benteng dengan tukang batu. Bisnis bikin istana sudah lama runtuh, tapi Freemason tidak kepengen bubar, biasalah tradisi. Jadi harus bagaimana? Anggota-anggota yang orang tuanya sudah terlanjur kaya membangun Freemason bukan lagi sebagai sebuah organisasi buruh tapi menjadi organisasi elit. Anggotanya bukan lagi tukang batu tapi juga bangsawan dan seniman.

Mulai sejak inilah Freemason dicurigai. Bangsawan di organisasi buruh? Apa tujuannya? Seniman juga? Tentu saja, tujuan para bangsawan atau seniman masuk Freemason bisa jadi karena mereka kepengen tahu rahasia dari simbol atau ritual organisasi yang unik ini. Tapi yang namanya manusia, curigaan, sama seperti monyet.

Karena dicurigai, sebagian Freemason pindah ke Amerika Serikat. Tahun 1700an, Freemason datang bersama para kolonis lainnya dan membangun dua kelompok kecil (lodge) yaitu di Boston dan Philadelphia (walaupun mereka secara resmi masih dibawah pengendalian boss (Grand Master) mereka di Provinsi Inggris). Tahun 1731, Benjamin Franklin bergabung dengan lodge Philadelphia, dan menjadi Master disana tiga tahun kemudian. George Washington juga diresmikan sebagai anggota Freemason tahun 1752.

Rahasia Freemason

Apakah anda curiga dengan Freemason? Ingin tahu? Sayangnya, satu-satunya cara untuk tahu adalah menjadi anggota Freemason itu sendiri. Memang, rahasia adalah harta yang membuat Freemason tumbuh. Para politisi dan seniman yang penasaran mau tidak mau harus masuk. Tapi itu dulu, sekarang sudah teknologi informasi tidak dapat dibendung. Jadi masih adalah sedikit bocoran mengenai isinya Freemason itu.

Simbol Freemason

Nah inilah apa yang dialami anggota ketika masuk ke Freemason:

  1. Anda melamar jadi anggota dengan mengisi sebuah petisi dan memiliki dua sponsor dari Lodge. Isi dari petisi salah satunya adalah kesanggupan membayar uang anggota dan memberikan sumbangan sosial berkala pada masyarakat. Isi yang paling penting tentu saja, dilarang memberitahukan sedikitpun rahasia Freemason. Hoho.
  2. Dilakukan rapat rahasia untuk memilih calon-calon mana yang bisa menerima ujian masuk dan mana yang langsung gugur.
  3. Saat ujian masuk, tiap calon anggota akan ditanya apakah mereka percaya Tuhan ada? Jika mereka menjawab YA, mereka dapat melanjutkan. Jika tidak, mereka gugur.
  4. Mereka yang lolos akan masuk ujian. Ujian ini adalah uji mental. Anggota lama akan memberitahu jumlah kuil raja Sulaiman dan pembunuhan Hiram Abiff. Calon anggota akan ditutup matanya dan dihadapkan pada tiga orang. Ketiga orang ini akan menanyakan rahasia Freemason (mirip seperti ospek jaman dulu, pake bentak-bentak dan ancam-ancam). Jika anggota tersebut tetap tidak mau memberi tahu, maka ia lolos dan resmi menjadi anggota.
  5. Saat ini anggota baru disebut Apprentice Mason. Ia kemudian dapat naik peringkat ke Freecraft Mason lalu menjadi Master Mason. Seperti kuliah, dari S1 lalu S2 kemudian S3. Dalam tiap tahap, ia akan diajarkan pengetahuan baru. Jadi semakin tinggi peringkat, semakin tinggi pula ilmunya.
  6. Setelah menyelesaikan gelar Master Mason, anggota tersebut dapat tiba di Supreme order of the holy Royal Arch. Disini nama Arsitek Agung Alam Semesta akan diungkapkan. Nama ini adalah JahBulOn – sebuah akronim dari Yahweh (tuhan Yahudi), Baal (tuhan kesuburan Kanaan kuno yang dipandang jahat oleh yahudi yang memuja Yahweh) dan Osiris (tuhan dunia bawah Mesir). What? Hanya itu? Bagi kita sih biasa, tapi bagi orang zaman dulu, luar biasa.
  7. Dan setelah itu ia bisa melanjutkan ke 30 level selanjutnya. What? Jadi ada 33 level Mason? Nggak juga. Sebenarnya Free Mason itu gak punya big boss tertinggi dan markas besar. Jadi lain padang lain ilalang lah. Di Skotlandia levelnya mungkin hanya 13, di Amerika mungkin 30 level saja, dan seterusnya. 33 itu umumnya.

Lokasi Grand Lodge of England didirikan

Hukuman juga berlaku dalam Freemason. Hukuman diberikan bila ada anggota yang membocorkan rahasia, dan hukumannya mati. Tinggal pilih mau mati dengan cara apa. Semakin tinggi jenjangnya, semakin parah hukumannya. Jika melanggar di level Apprentice, lidahmu akan dipotong. Bila melanggar di level Freecraft Mason, jantungmu akan dicabut. Bila melanggar di level Master Mason, perutmu akan dibakar dan bila ada di level Royal Arch (level 13), bagian atas kepalamu akan dipotong. Kejam?

Landasan dasar dari Freemason adalah kebebasan, kesamaan dan kekeluargaan. Para anggotanya harus beriman kepada Tuhan (Huruf G di lambang Freemason berarti God – Tuhan), berakhlak mulia, melakukan tindakan amal dan mematuhi hukum negara tempat ia tinggal. Walaupun tujuan dari pertemuan adalah membahas masalah intelektual, namun masalah yang tidak boleh adalah politik atau agama. Jadi apa? Sains bisa, seni bisa, sastra boleh, sosial atau budaya, umm, silakan.

Kalau gitu, kenapa Freemason dicurigai?

Hal yang membuat Freemason dicurigai adalah karena organisasi ini selain rahasia, juga bersifat paradoks. Paradoks ini antara lain:

  1. Paradoks operatif. Di satu sisi, ia punya ritual, tanda dan token yang artinya rahasia dan hanya diketahui anggota, tapi di sisi lain, ia melakukan proyek-proyek sosial kepada masyarakat. Gimana tidak bikin bingung, saat orang ikut acara anda dan melihat anda melakukan sesuatu yang aneh, lalu anda tanya, kamu ngapain? Maaf, ini rahasia organisasi. Lha, kalau rahasia kenapa ditunjuk-tunjukin?
  2. Paradoks perkembangan zaman. Sementara zaman sudah maju dimana masyarakat dan ilmu pengetahuan bersifat rasional, Freemason masih berkutat dengan ritual alegoris dan mistik. Padahal, Freemason sendiri beranggota para ilmuan dan banyak menyumbang pada sains. Jadi ngapain juga pake ritual kalau anggotanya gak ada yang percaya?
  3. Simbolisme penuh paradoks. Seperti simbol yin dan yang, simbol masonic umumnya memiliki makna ganda. Api dan air, keyakinan dan keraguan, baik dan jahat. Memang makna simbol ini dalam dan sebenarnya kurang lebih sama dengan makna lambang organisasi pada umumnya, tapi bukan makna yang dalam itu yang dilihat orang pada umumnya. Mereka melihat sebuah pertentangan, sebuah konflik, yang misterius.

Kesimpulan

Ya Freemason gak terlalu banyak hubungannya dengan sains. Yang jelas anggotanya suka ngobrol dengan omongan yang level intelektual tinggi, salah satunya  ya sains. Juga terdapat yayasan khusus yang menyumbangkan dana untuk perkembangan sains, terutama di bidang kedokteran. Dari pemeriksaan ke 100 ribu artikel ilmiah dari tahun 1995, hanya 1 saja yang merupakan penelitian yang didanai yayasan ini. Jadi, ia sebenarnya gak terlalu hebat sama sekali dalam sains.

Referensi

Burkle, W.S. Paradox in Science, Life and Freemasonry.

Lomas, R. The Secret Science of Masonic Initiation. Lewis Masonic.

Watson, Stephanie.  “How Freemasons Work”  20 March 2007.  HowStuffWorks.com. <http://science.howstuffworks.com/dictionary/awards-organizations/freemason.htm>  24 March 2011

 

 

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.