Diposting Jumat, 25 Maret 2011 jam 8:14 pm oleh Gun HS

Sekilas Bagaimana ‘Kode’ Kehidupan Dimunculkan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 25 Maret 2011 -


Sebagian dari “kode” kehidupan telah terurai oleh seorang mahasiswa pascasarjana UC Santa Barbara dari kota Jojutla, Meksiko. Annia Rodriguez bekerjasama dengan John Perona, profesor di Departemen Kimia dan Biokimia UCSB, memecahkan komunikasi intramolekul dalam enzim protein-RNA besar yang bertanggung jawab mengekspresikan kode genetik untuk glutamin asam amino. Yang mengejutkan mereka, eksperimen Rodriguez ini menangkap sekilas sebagian bagaimana pengkodean genetik kehidupan muncul.

Hasil studi ini dipublikasikan dalam jurnal Struktur.

Kehidupan merupakan dasar kemampuan semua sel hidup untuk mengubah informasi genetik pada DNA, ke dalam urutan spesifik asam amino yang menyusun protein yang menjadi tunggangan sel. Reaksi kunci dalam proses pengkodeannya adalah lampiran asam amino tertentu ke salah satu ujung molekul RNA kecil yang dikenal sebagai RNA transfer. Enzim yang mengkatalisis lampiran asam amino RNA ini adalah sintetase tRNA-aminoasil.

Rodriguez melakukan banyak eksperimen di mana ia membuka bagian-bagian sintetase stem tRNA-aminoasil yang berinteraksi dengan antikodon transfer RNA, jauh dari bagian enzim yang mengikat asam amino. Dengan menggunakan pendekatan biokimia yang dikenal sebagai kinetika pemadaman kimia cepat, Rodriguez menemukan bahwa ketika ia membuat perubahan ini pada enzim, pengikatan asam amino pada protein diperkuat, meskipun asam amino yang mengikat jauh dari posisi di mana perubahan telah dibuat.

“Ini benar-benar berlawanan dengan intuisi,” kata Perona. “Bayangkan jika Anda memiliki mobil, dan Anda mengeluarkan gigi roda, dan mobil melaju lebih cepat. Untuk apa Anda menginginkan gigi yang membuat mobil Anda berjalan lambat?”

Rodriguez menemukan bahwa dengan menghapus secara terpisah tujuh “gigi” berbeda pada bagian jauh dari masing-masing molekul, menyebabkan asam amino mengikat lebih erat ke sintetase tRNA-aminoasil. Perona menjelaskan bahwa ini memberikan analisa sistematis pertama yang menunjukkan komunikasi jarak jauh pada enzim yang bergantung pada RNA untuk fungsinya.

“Jadi apa yang kami pikirkan yang terjadi adalah bahwa interaksi jauh enzim-RNA dari lokasi asam amino yang mengikat, berkembang bersama-sama dengan kebutuhan sel untuk merespon isyarat halus dari lingkungan – terutama dalam hal berapa banyak asam amino yang tersedia,” kata Perona. “Itu masuk akal dalam hal evolusi.”

Rodriguez adalah yang pertama dalam keluarganya yang mengejar gelar Ph.D., di mana dia akan menyelesaikannya tahun ini. Sekarang di usianya 28 tahun, ia memulai karirnya sebagai perawat di Cuernavaca, Meksiko. Kemudian melanjutkan untuk memperoleh B.S. dalam bidang teknik biokimia di Tecnológico Instituto de Zacatepec.

Lulus dari program sarjana, dia terpanggil untuk bekerja di sebuah lembaga riset dan memilih UCSB.

Meskipun penelitian yang sekarang tidak terfokus khusus pada kesehatan manusia, Rodriguez mengatakan: “Ketertarikan saya pada biokimia karena saya ingin tahu mekanisme obat-obatan dan medikasi yang mana yang bekerja dalam tubuh manusia. Saya ingin mempelajari tidak hanya tanda-tanda dan gejala penyakit, tapi juga bagaimana penyakit berkembang pada tingkat molekuler.”

Sumber artikel: UCSB Scientists Get Glimpse of How the ‘Code’ of Life May Have Emerged by Deciphering Molecular Puzzle (ia.ucsb.edu)
Kredit:
University of California – Santa Barbara
Informasi lebih lanjut: Annia Rodríguez-Hernández, John J. Perona. Heat Maps for Intramolecular Communication in an RNP Enzyme Encoding Glutamine. Structure, 2011; 19 (3): 386 DOI: 10.1016/j.str.2010.12.017

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.