Diposting Rabu, 23 Maret 2011 jam 6:42 pm oleh Evy Siscawati

Pengaruh Lingkungan terhadap Evolusi Manusia

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 23 Maret 2011 -


Bagaimana gagasan ini bertahan melawan semua bukti? Dari kala Eosen awal (sekitar 50 juta tahun lalu) hingga akhir era Pleistosen (10 ribu tahun lalu), Bumi mengalami trend pendinginan yang panjang. Trend bertahap ini mengandung beberapa perubahan suhu yang lebih cepat. Bukti-bukti ada mengenai pergeseran panas dingin sekitar 14 juta tahun lalu, 2.8-2.5 juta tahun lalu, 1.7 juta tahun lalu dan 700 ribu tahun lalu. Dua peristiwa iklim terakhir berkaitan dengan bertambahnya glasiasi di Eropa dan lingkungan terbuka yang lebih kering di Afrika. Apakah mereka juga sesuai dengan perubahan penting dalam evolusi biologi dan budaya manusia purba?

Sekitar 5 hingga 8 juta tahun lalu, silsilah kera Afrika dan manusia memecah dari satu leluhur bersama. Selama periode ini, lingkungan Afrika beragam secara ekologis. Hutan dan padang rumput banyak dan tidak ada trend pengeringan yang nyata yang mengendalikan leluhur manusia dari pepohonan.

Dari 2,5 hingga 2,3 juta tahun lalu, alat batu pertama muncul dalam catatan arkeologis. Sekitar 1,8 hingga 1,6 juta tahun lalu, teknologi batu Acheulean dan Homo erectus berevolusi; segera kemudian, migrasi dari Afrika dimulai. Manusia purba memperbaiki teknologi alat batu mereka antara 2,5 hingga 1,6 juta tahun lalu. Api dan pemukiman, dua teknologi penyedia panas signifikan, muncul kurang dari 500 ribu tahun lalu.

Bukti menyarankan kalau tida kada korelasi yang erat antara perubahan iklim dan evolusi manusia purba, manusia purba menggunakan teknologi sebagai penyangga terhadap lingkungan. Ini tidak berarti kalau perubahan iklim memang tidak mempengaruhi evolusi manusia purba. Iklim dapat memberikan batasan-batasan pada anatomi dan perilaku manusia tanpa menjadi satu-satunya penyebab perubahan. Bukti yang ada juga dapat dibatasi oleh celah-celah dalam catatan arkeologi. Sulit menunjukkan waktu yang tepat kapan tiap spesies muncul karena bukti yang ada hanya terdiri dari sisa-sisa yang telah terlestarikan.

Referensi

Donald C Johanson. 2007. BECOMING HUMAN. Institute of Human Origins. ASU

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.