Diposting Minggu, 20 Maret 2011 jam 6:05 pm oleh Evy Siscawati

Kepunahan Dinosaurus

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 20 Maret 2011 -


Hingga tahun 1970an, bukti terbaik mengatakan bahwa dinosaurus – bersama dengan pterosaurus, mosasaurus, plesiosaurus, pliosaurus, ammonita dan banyak kelompok fauna lainnya – perlahan berkurang selama sekitar 10 juta tahun sebagai hasil pendinginan iklim.

Lalu datang sebuah kejutan. Tahun 1980, Luis Alvarez, yang telah memenangkan nobel Fisika, anaknya bernama Walter, yang seorang ahli geologi, dan teman-temannya menerbitkan sebuah makalah mengesankan dalam jurnal ilmiah Science. Tim peneliti ini menggunakan unsur iridium sebagai penjaga waktu geologis, dan menemukan sesuatu yang sangat berbeda.

Iridium adalah unsur yang sangat langka di permukaan Bumi, dan kuantitas kecil yang tersedia di permukaan hanya dipasok oleh meteorit. Meteorit menabrak Bumi dengat jumlah yang kurang lebih sama setiap saat, sehingga iridium dapat digunakan sebagai penanda berlalunya waktu: konsentrasi iridium dalam batuan endapan menunjukkan berapa lama batuan tersebut terbentuk.

Lokasi struktur tumbukan Chicxulub berusia 65 juta tahun.

Metode ini bekerja baik saat tim peneliti menggunakannya pada bagian tebal di batuan endapan pada kedua sisi perbatasan KT di Gubbio, Italia. Namun pada perbatasan itu sendiri mereka menemukan peningkatan tajam jumlah iridium, 10 kali jumlah normal. Bila mereka harus bertopang pada hipotesis lama, mereka mesti menyimpulkan kalau batuan ini terbentuk akibat endapan yang luar biasa lambatnya sepanjang perjalanan waktu. Namun mereka menolaknya karena hipotesis yang lebih masuk akal, yaitu masuknya iridium mendadak dalam ukuran sangat besar disebabkan oleh meteorit atau bahkan asteroid raksasa. Mereka berpendapat kalau inilah yang menyebabkan kepunahan massal tersebut.

Tim peneliti berargumen kalau tumbukan demikian akan mengirimkan awan debu raksasa yang mengelilingi Bumi, menutupi matahari, mencegah fotosintesis dan karenanya menyebabkan kematian massal. Mereka menghitung kalau sebuah kawah dengan diameter sekitar 100 hingga 150 km cukup untuk membuktikan hipotesis ini karena berarti disebabkan oleh sebuah asteroid dengan diameter 10 km.

Makalah ini menyebabkan perdebatan sengit, karena ia menarik kesimpulan dari bukti yang sedikit, namun demikianlah biasanya kemajuan ilmiah paling berani terjadi. Tahun 1980an terus berjalan, ahli geologi menemukan semakin banyak bukti adanya tumbukan, termasuk lonjakan iridium di belasan lokasi di penjuru Bumi, keberadaan mineral tekanan tinggi seperti coesite dan stishovite, butiran-butiran quartz “terkejut”, sferul kaca hasil pelelehan batuan dan kepunahan mendadak banyak kelompok plankton di dunia. Di sekitar kepulauan Karibia, mereka juga menemukan sisa-sisa tsunami purba, dan tahun 1991, kawah yang diramalkan tersebut berhasil ditemukan di Chicxulub di semenanjung Yucatan, Meksiko. Seperti telah diramalkan, diameternya 130 km.

Masih ada beberapa misteri yang harus dipecahkan, belum lagi peran yang dimainkan letusan gunung berapi raksasa di dataran Deccan India di masa kepunahan tersebut. Beberapa ahli geologi masih memperdebatkan apakah tumbukan tersebut memang bertepatan dengan kepunahan. Walau begitu, konsensus di dunia ilmuan sekarang adalah tim Alvarez memang benar.

Sumber:

New Scientist, 5 March 2011. The Demise of Dinosaurs.

Referensi lanjut:

Alvarez, LW, Alvarez, W., Asaro, F., and Michel, HV, 1980, Extraterrestrial cause for the Cretaceous-Tertiary extinction: Science, v. 208, p. 1095–1108.

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.