Diposting Kamis, 17 Maret 2011 jam 1:25 pm oleh Evy Siscawati

Ilusi Optik menunjukkan Pandangan dalam Cara Baru

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 17 Maret 2011 -


Ilusi optik telah membuat kagum manusia sepanjang sejarah. Para arsitek Yunani menggunakan ilusi optik untuk memastikan kalau tiang-tiangnya terlihat lurus (mereka membuatnya dengan gembungan) dan kita semua terkesan dengan puntiran mental yang terlibat dalam kasus wajah wanita tua/ gadis muda.

Hayo, nenek atau cewek?

Penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal akses terbuka BioMed Central, BMC Neuroscience menunjukkan penggunaan yang lebih serius pada ilusi-ilusi ini dalam memahami bagaimana otak menilai ukuran relatif.

Para peneliti dari University College London menggunakan dua ilusi terkenal: ilusi Ebbinghaus, dimana sebuah benda dikelilingi oleh lingkaran-lingkaran kecil terlihat lebih besar daripada benda yang sama bila dikelilingi oleh lingkaran-lingkaran besar, dan ilusi Ponzo, dimana sebuah benda dalam garis memusat (seperti jalur kereta api atau lorong) terlihat lebih besar daripada benda yang sama didekat pengamat.

Ilusi Ebbinghaus : yakin kedua bola oranye sama besar?

Hasilnya menunjukkan kalau ilusi Ponzo tetap terjadi tidak melihat apakah mata digunakan atau apakah petunjuk lingkungan disajikan ke mata yang berbeda daripada ke benda. Hal ini menunjukkan kalau petunjuk kita mengenai ukuran relatif pada suatu jarak ditentukan setelah citra dua dimensi terlihat oleh mata telah diproses menjadi citra tiga dimensi tunggal. Sebaliknya, ilusi Ebbinghaus tidak bekerja bila benda di tengah disajikan pada mata berbeda daripada lingkaran yang mengelilingi dan menunjukkan determinasi ukuran benda relatif ke benda lainnya dalam bidang yang sama terjadi sebelum pemprosesaan tiga dimensi.

Chen Song mengatakan, “Walaupun persepsi kita pada ukuran disimpangkan oleh petunjuk lingkungan, studi ini menunjukkan kalau keluasan distorsi dan mekanisme otak yang terlibat tergantung pada tipe konteks lingkungan.”

Ilusi Ponzo: yakin kedua garis horisontal itu sama panjang?

Sumber berita:

BioMed Central.

Referensi jurnal :

Song, C., Schwarzkopf, S., Rees, G. Interocular Induction of Illusory Size Perception. BMC Neuroscience, (in press) DOI: 10.1186/1471-2202-12-27

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.