Diposting Rabu, 16 Maret 2011 jam 11:34 am oleh Evy Siscawati

Daging Hidup

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 16 Maret 2011 -


Bukan hanya kita koq, para ilmuan juga mikir gimana memperoleh protein untuk konsumsi tanpa sibuk atau terlibat dalam usaha pembunuhan ikan atau ternak. Dan tim dari NASA dipimpin Morris Benjaminson, ahli rekayasa biologis, sudah berhasil mengembangkan tekniknya pada daging ikan mas untuk astronot.

Hewan yang hidup menghasilkan kotoran (pub) dan menyembelih hewan di pesawat antariksa itu susah. Dengan menumbuhkan otot yang dapat dimakan, terobosan Benjaminson menghapus langkah-langkah tersebut.

Para ilmuan Belanda juga telah berhasil menumbuhkan daging. Yah, daging hidup. Ia terus tumbuh seperti tumbuhan tapi isinya daging. Sejauh ini, memang para ilmuan belum mencoba memakannya, namun mereka yakin kalau terobosan yang mereka buat dapat membawa pada produksi sosis dan produk prosesing lainnya dibuat dari daging lab tahun 2014.

Enak gak?

Ada manfaat lain dari daging kloning: ia dapat dibuat murah tanpa menyakiti hewan nyata dan menghasilkan jumlah yang cukup besar hingga dapat mengurangi kelaparan di dunia dan menghapus kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh industri daging. Tentu saja dengan asumsi kalau orang mau makan daging dari mahluk setengah hidup.  Seperti kata, Emma Hockridge, manajer kebijakan dari Asosiasi Tanah, organisasi organik terdepan Inggris, mengatakan bahwa “teknologi baru, tentu memberi pengaruh walaupun halus, yang harus diawasi.”

Sel yang diternakkan tentunya myoblas atau sel otot. Pertama, para ilmuan mengekstrak sel punca dari sel otot babi. Sel-sel ini lalu diletakkan dalam larutan kaya nutrisi yang membantu sel-sel bereplikasi. Menurut Maria Cheng dari Konsorsium Daging In-Vitro, sejauh ini para ilmuan baru berhasil membuat pita-pita daging sepanjang 1,5 inci saja. Untuk menumbuhkan daging babi, perlu waktu replikasi sel 30 hari. Hasilnya adalah jaringan otot lengket yang memerlukan latihan, sama seperti otot manusia, untuk menjadi otot yang lebih keras dan pantas dijadikan steak.

Referensi

Brondou, C. January 15, 2010 Scientists Grow Meat in the Lab

CNN. 2002. Lab-grown fish chunks could feed space travelers

Rogers, Lois. Times Online. November 29, 2009 Scientists grow pork meat in a laboratory

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.