Diposting Selasa, 15 Maret 2011 jam 12:00 pm oleh Evy Siscawati

Cincin Jari Kaki

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Selasa, 15 Maret 2011 -


Cincin jari kaki sebagai perhiasan mungkin akan bikin kamu merinding karena derajat alay minta ampunnya, tapi ada juga yang mencobanya sebagai alat terapi untuk menurunkan berat badan. Kalau kamu mau menggolongkan cara menurunkan berat badan di dunia ini, bisa dibilang di dunia ini hanya ada empat cara menurunkan berat badan: cara latihan, cara diet, cara aneh bin ilmiah dan cara aneh bin ajaib. Kacamata biru dan cincin jari kaki termasuk cara aneh bin ilmiah.

Teorinya seperti ini, dengan meletakkan cincin plastik fleksibel di ibu jari kaki, distribusi berat yang menopang otot normal menjadi bergeser. Bagaimana tidak bergeser, cincin tersebut membentuk tonjolan sehingga ibu jari atau jari kaki lainnya menjadi terasa tidak normal. Tubuh merespon dengan menyesuaikan titik berat agar terasa tetap nyaman. Setiap kali melangkah, tubuhmu akan melakukan penyesuaian tersebut. Otot-otot lama yang malas akan lebih giat dan otot yang biasanya bekerja keras menjadi lebih rileks. Pada orang gemuk, hal ini dapat mempengaruhi perut dan paha dalam, dan bisa mengurangi berat badan secara keseluruhan, karena di otot malas yang menjadi giat, kalori lebih mudah terbakar.

Cara ini kurang populer memang, karena kamu akan, ya, blingsatan. Gimana nggak? Efek samping yang lebih buruk sebenarnya ada pada tulang kaki dan postur tubuh. Demi menghindari diet dan olahraga, kamu mengorbankan cara berjalanmu. Bisa jadi saat kamu sudah kurus dan seksi, cara berjalanmu sudah termodif sedemikian hingga, ehm, kamu terlihat berjalan seperti alien di film Men in Black.

Grrrrr

Referensi

Steve Levenstein. Slim Rings Make You Toe the Line to Lose Weight

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.