Diposting Sabtu, 26 Februari 2011 jam 10:25 pm oleh Evy Siscawati

Teknik Menghindari Kemacetan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 26 Februari 2011 -


Emang sih sebagian dari kita mungkin sudah mengalami banyak kemacetan di jalan, tapi berguna kalau kita melihatnya secara sistematik dari tiga sudut pandang berbeda : dari sang pengemudi sendiri, dari pandangan mata burung dan dari helikopter. Ada loh simulasinya disini:
Visualization with the TU-Dresden 3D Traffic Simulator
Kalau kamu males mencoba simulasi di atas, coba saja menonton video di bawah, ada yang aneh dalam peristiwa tersebut. Sumber macetnya gak jelas. Sumbernya hanya keacakan berkendara saja, mungkin oleh orang yang stiker mobilnya rame.
Berikut video eksperimen para fisikawan jepang yang menunjukkan cara kerja gelombang kejut kemacetan:

Shockwave Traffic Jam Recreated for the First Time

Eksperimen Gelombang Kejut Kemacetan di Jepang

Para pengendara setengah mati menjaga kecepatannya tetap. Tiba-tiba satu mobil mengerem, akibatnya mobil di belakang ikut melambat, dan di belakangnya melambat, terus ke belakang sepanjang jalan. Itulah gelombang kejut kemacetan. Tiap kali mobil di depan berhasil lolos dari ngerem mendadak (mungkin kaget ada bala-bala di kakinya), di ekor paling belakang masuk satu mobil kedalam ular naga panjang dari mobil ini.
Jadi bagaimana menghindarinya? Ya dengan memutus gelombang kejutnya. Agar anda dapat memutus gelombang kejutnya, anda harus berada dalam ruang yang besar antara mobil di depan anda. Jangan tergoda untuk melaju ke depan. Beri ruang kosong yang besar di depan anda. Teknik ini akan memutus gelombang kejut kemacetan karena anda jauh dari mobil yang melambat di depan anda. Anda tidak perlu melambat, anda bisa membelok ke samping. Gampang kan? Yah resikonya emang diomelin ama orang di belakang kita. Ada ruangan kosong di depan koq gak di isi. Tapi mereka akan berterima kasih kalau ternyata ada kemacetan di depan. Kalau gak ada kemacetan, ya, nasib mu lah nak.
Coba lihat videonya disini yang ngajarin caranya:  Traffic Waves

Referensi
Wikibooks. 2010. Fundamentals of Transportation: Shockwaves.
Yuki Sugiyama et al 2008. Traffic jams without bottlenecks—experimental evidence for the physical mechanism of the formation of a jam. New J. Phys. 10 033001

Evy Siscawati
Facts are the air of scientists. Without them you can never fly (Linus Pauling). Berjalan di pantai, dud dud, berjalan di pantai, dud dud (ESW).
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.