Diposting Sabtu, 12 Februari 2011 jam 6:59 pm oleh Dianna Firefly

Orang yang Hidup Senang Sepanjang Hidupnya

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 12 Februari 2011 -


Ini merupakan fakta ilmiah. Tapi jangan salah kira bahwa indikator kesenangan itu adalah harta. Kesenangan yang dimaksud disini adalah sisi kejiwaan. Kalau anda miskin tapi anda merasa bahagia, anda kemungkinan berumur panjang. Ini diistilahkan kesejahteraan subjektif oleh para ilmuan. Tapi sebenarnya kalau anda merasa bahagia tapi anda sakit, hal ini tidak bakal membuat hidup anda panjang. Jika kita menonton film, seorang terkena kanker bisa mendadak sehat karena merasa bahagia, di dunia nyata jawabannya bisa ya atau tidak.

Orang yang merasa hidup senang dan sehat secara fisik adalah orang yang hidupnya paling panjang. Survey menunjukkan faktor kebahagiaan ini menambah panjang usia 7.5 hingga 10 tahun. Lagi pula, orang yang bahagia kemungkinan untuk bunuh diri sangat kecil dan anehnya, kemungkinan untuk menjadi korban kecelakaan juga kecil.

Studi yang paling terkenal dalam hal ini adalah studi biarawati. Biarawati yang hidup bahagia rata-rata wafat pada usia 93.5 tahun, sementara yang merasa tidak senang hidup hanya sampai usia rata-rata 86.6 tahun.

Hal ini sebenarnya lumrah kalau anda memandang bahwa jiwa dan raga adalah satu kesatuan. Saat seseorang senang atau sedih, tekanan darah mereka berubah, begitu juga sejumlah faktor fisiologi lainnya.

Penelitian juga mengungkapkan kalau suami yang merasa sedih setelah ditinggal wafat istrinya, kemungkinannya untuk ikut wafat dalam satu bulan pertama dua kali lipat daripada sebelumnya. Istri yang ditinggal suami?  Tiga kali lipat!

Aristoteles sudah sejak dulu mengatakan bahwa kebahagiaan adalah tujuan hidup utama manusia.  Meskipun sebagain orang sepakat bahwa kenikmatan dapat membahagiakan, namun kenikmatan itu bukanlah kenyataan itu sendiri. Kenikmatan itu tidak berdiri sendiri, tapi menyertai suatu tindakan. Bagi Aristoteles, seseorang dapat menemukan kebahagiaan sebagai tujuan akhir apabila ia menjalankan fungsinya dengan baik. Nilai tertinggi bagi manusia adalah suatu tindakan yang merealisasikan kemampuan atau potensialitas khas manusia. Dan di masa kini, kita menemukan bahwa kebahagiaan berhubungan langsung dengan kesehatan dan usia yang panjang. Apakah anda bahagia?

Referensi :

A. Rozanski et al., 1999. Impact of Psychological Factors on the Pathogenesis of Cardiovascular Disease and Implications for Therapy. Circulation. 99, 2192

B.S. Frey, 2008. Happiness: A Revolution in Economics. Cambridge: MIT Press

D.D Danner et al., 2001. Positive emotions in early life and longevity: Findings from the nun study. J. Pers. Soc. Psychol. 80, 804

K.Bertens, Etika, PT.Gramedia Pustaka Utama: Jakarta, 2001, Cet. IX

Richard H.Popkin & Avrum Stroll, Philosophy, Made Simple Books: London, Cet. IX, 1982

Dianna Firefly
I don't wanna explain who I am. Just a woman who has big dreams. I don't get to choose how i'm going to die, or When. But i can to decide how i'm going to live now. That's why i am Luminous ! Dianna Firefly
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.