Diposting Sabtu, 11 Desember 2010 jam 1:54 am oleh Gun HS

Angin dan Air telah Membentuk Schiaparelli di Permukaan Mars

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 11 Desember 2010 -


Kawah kecil yang terpendam di tepi cekungan tumbukan Schiaparelli memberi fitur menonjol pada gambar terbaru dari European Space Agency Mars Express. Semuanya merupakan bukti keberadaan air di masa lalu dan angin Mars yang besar, yang berhembus secara berkala.

Schiaparelli adalah cekungan bekas tumbukan besar berdiameter sekitar 460 km yang terletak di wilayah timur Meridiani Terra ekuator Mars. Pusat cekungan terletak di sekitar 3°S/17°E dan diberi nama setelah nama astronom Italia Giovanni Schiaparelli (1835-1910). Meskipun ia juga mempelajari Merkurius dan Venus, ia paling dikenal dengan pengamatannya tentang Planet Merah.

Schiaparelli di permukaan Mars. (Kredits: ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum))

Schiaparelli dalam konteks. (Kredit: NASA MGS MOLA Science Team)

Selama ‘Oposisi Besar’ di tahun 1877, ketika Mars dekat melewati Bumi, Schiaparelli memetakan planet itu, mengamati sejumlah garis-garis gelap lurus di seluruh permukaan merah. Dia mengasumsikan bahwa itu adalah saluran-saluran berisi air alami dan menggunakan persamaannya dengan kata Italia, ‘canali’.

Namun, para astronom lainnya menduga artinya adalah kanal, kata yang berati irigasi buatan dan rute transportasi. Dugaan ini menyebabkan beberapa astronom, dan sejumlah besar masyarakat umum, percaya bahwa “kanal-kanal” itu telah diciptakan oleh penghuni Mars yang cerdas.

Ketinggian Schiaparelli. (Kredit: ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum))

Sekarang kita tahu bahwa ‘canali’ Schiaparelli adalah ilusi yang tercipta dari teleskop yang relatif terbatas di masanya, dan tidak ada saluran yang terisi air di Mars saat ini. Namun demikian, ada bukti dalam gambar terbaru bahwa air pernah ada di kawasan planet itu, mungkin dalam bentuk danau.

Gambar ini diambil pada tanggal 15 Juli 2010 dengan Mars Express High-Resolution Stereo Camera of ESA.

Schiaparelli dalam perspektif. (Kredit: ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum))

Latarnya menunjukkan bagian kecil wilayah barat cekungan Schiaparelli dengan tepi kawahnya, interior kawah dan bagian-bagian di seputar dataran tinggi. Bukti untuk air dapat dilihat dalam bentuk sedimen gelap yang tampak di lantai Schiaparelli, menyerupai sendimen yang terendapkan oleh penguapan danau di Bumi.

Fitur dalam Schiaparelli. (Kredit: ESA/DLR/FU Berlin (G. Neukum))

Interior Schiaparelli telah dimodifikasi oleh beberapa proses geologi, termasuk jatuhnya material kawah yang menyembur ke atas akibat awal tumbukan, aliran lava menciptakan dataran halus, dan sedimen berair. Kotak 1 (pada Gambar Fitur dalam Schiaparelli) menunjukkan bagian dari endapan sedimen. Juga di lantai kawah, kawah-kawah yang lebih kecil sebagian pernah dibanjiri dan terisi air.

Sedimen-sendimen yang membentuk dataran halus pada Kotak 2 (pada Gambar Fitur dalam Schiaparelli) telah dimodifikasi oleh erosi, baik oleh angin, air atau keduanya untuk membentuk kontur yang tajam seperti dataran tinggi yang ramping di kiri bawah. Di tempat lain, material yang telah tersimpan oleh angin membentuk bukit-bukit dan gundukan pasir.

Kawah yang menonjol dalam Kotak 3 (pada Gambar Fitur dalam Schiaparelli) memiliki diameter sepanjang 42 km dan sisanya bertumpu pada bagian dalam tepi Schiaparelli. Bagian dalam kawah yang lebih kecil terisi sedimen yang muncul untuk membentuk teras di bagian utara dan struktur mirip delta di dekat pusatnya. Yang terakhir ini tampaknya sebagian terdiri dari gundukan bulat cahaya berwarna. Material yang terbawa angin telah terakumulasi di bagian selatan kawah.

Sumber artikel: Wind and water have shaped Schiaparelli on Mars (esa.int)
Kredit: European Space Agency

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.